Loading...

Kekayaan alam dan budaya yang dimiliki Indonesia membuat negara kita ini tak luput jadi salah satu destinasi populer bagi wisatawan di seluruh dunia. Belasan ribu pulau yang termasuk ke dalam wilayahnya memiliki keunikan sendiri-sendiri. Bahkan setiap kota kecil di pesisir maupun di kaki gunung selalu memiliki alasan dikunjungi. Salah satunya, kawasan dataran tinggi Dieng.

Sesungguhnya kawasan dataran tinggi Dieng merupakan kaldera, yakni dataran yang terbentuk karena jatuhnya tanah setelah terjadi aktivitas vulkanik. Nggak heran kalau di sana banyak sekali kawah yang menjadi tempat keluarganya gas, uap air, dan berbagai material vulkanik lainnya. 

Buat RedTraveler yang gemar berada di tempat terbuka menyaksikan keindahan alam, melakukan aktivitas outdoor seperti hiking, dan menikmati udara sejuk pegunungan, wisata Dieng bisa jadi salah satu opsi terbaik untuk dijelajahi.

Berada sekitar 2000 meter di atas permukaan laut, nggak heran kalau suhu Dieng berkisar 12-20 derajat celcius pada siang hari, dan 6-10 derajat celcius pada malam hari. Di musim kemarau bahkan suhunya bisa mencapai 0 derajat celcius di pagi hari, memunculkan embun beku yang membuat kawasan Dieng seolah-olah dihujani salju. Namun, meski hal ini jadi daya tarik tersendiri, fenomena ‘salju’ di Dieng ini menyebabkan kerusakan pada tanaman pertanian yang merugikan penduduk setempat. 

Berhubung cuacanya cukup ekstrem dan kawasan Dieng Plateau ini banyak yang menuntut aktivitas fisik, pastikan RedTraveler dalam keadaan fit jika ingin berkunjung ke sana, ya!

Daftar Wisata Dieng yang Menarik untuk Dikunjungi

Dieng Plateau Theater

Diresmikan oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2006, teater ini mempertontonkan pengetahuan tentang Dataran Tinggi Dieng, mulai dari sejarah, geografis, sampai budaya. Lebih baik kamu datangi tempat ini pertama kali, jadi ketika mengunjungi destinasi wisata Dieng lainnya, kamu udah punya gambaran tentang hal-hal yang sedang kamu saksikan atau tempat yang kamu jejaki.

Sikunir

Ngomongin Dieng, destinasi yang ada di top of mind pasti Sikunir. Dengan tinggi 2300 mdpl, gunung Sikunir Dieng menawarkan panorama golden sunrise yang amat cantik! Nggak heran kalau destinasi ini nggak pernah sepi, meski untuk mengejar sunrise berarti kamu harus berangkat pagi buta sebelum fajar saat suhu Dieng lagi dingin-dinginnya! Datanglah pada musim kemarau agar mendapat pemandangan terbaik. Untuk sampai ke puncak, biasanya memakan waktu 30-60 menit, tergantung kemampuan fisik kamu, RedTraveler. Bakalan capek, tapi kalau sudah sampai di atas capeknya bakal kebayar dengan hamparan awan yang membuatmu merasa seperti di dunia berbeda. 

Wisata-DiengWisata Dieng : Bukit Sikunir

Candi Arjuna

Dieng punya beberapa situs candi bersejarah yang menarik, salah satu yang paling populer yakni Candi Arjuna. Candi ini masih aktif digunakan masyarakat beragama Hindu sampai sekarang, lho. Berdasarkan prasasti yang pernah ditemukan di kawasan ini, pembangunan Candi Arjuna ditaksir terjadi pada abad IX M.

Baca juga: 9 Tempat Wisata di Dieng yang Menarik Untuk Dikunjungi!

Telaga Warna Dieng

Kalau datang saat musim kemarau, kamu akan melihat air di telaga ini berubah warna mulai dari merah, hijau, biru, sampai kuning! Mitosnya, perubahan warna yang terjadi adalah karena isi pusaka milik Cupu Manik Astagina terjatuh. Tapi kalau menurut penilitian ilmiah, perubahan warna air tersebut terjadi karena pengaruh ekosistem yang ada di dalamnya.

Kawah Sikidang

Seperti Gunung Tangkuban Perahu di Subang, di Kawah Sikidang kamu bisa melihat kawah vulkanik yang masih aktif. Tapi, kalau mau ke sini siapkan masker yang layak untuk dipakai, ya, agar kamu nggak menghirup terlalu banyak bau belerang. Sebab materialnya bisa membahayakan kesehatan. Patuhi juga aturan yang terdapat di sekitar agar kamu terhindar dari bahaya.
 

Tempat Wisata di DiengTempat Wisata di Dieng : Kawah Sikidang

Petak 9

Petak 9 atau bukit Sidengkeng ini juga merupakan salah satu tujuan wisata di Dieng. Di sini kamu bisa menikmati pemandangan Telaga Warna dari sisi yang berbeda. Untuk mencapai puncak bukit Sidengkeng, butuh menanjak jalan setapak sekitar 15 menit. Tapi jalur yang dilewati akan membuat kamu lupa sama capeknya!

Gunung Prau

Kawasan wisata Dieng memang dipenuhi perbukitan yang banyak menuntut aktivitas fisik, nah khusus Gunung Prau, butuh lebih lagi! Puncak gunung Prau Dieng memiliki ketinggian 2.565 mdpl, memang nggak setinggi gunung lain di sekitarnya seperti Sumbing dan Sindoro, tapi kalau RedTraveler nggak terbiasa mendaki, ini akan cukup menantang. Sisi baiknya, jalur pendakian gunung ini cukup bersahabat untuk pemula. RedTraveler minat coba?

Pilihan Transportasi Menuju Dieng

Untuk menuju kawasan wisata Dieng, ada beberapa opsi transportasi umum yang bisa kamu pilih. 

Menuju Dieng dengan kereta api

Jika kamu memilih kereta api sebagai transportasi menuju kawasan Dieng, kamu bisa membeli tiket dengan tujuan akhir Purwokerto. Setiba di Purwokerto, kamu bisa melanjutkan perjalanan menuju Wonosobo menggunakan bus. Waktu tempuh Purwokerto-Wonosobo kurang lebih 2 jam.

Menuju Dieng dengan bus antarkota

Kalau mau praktis tanpa transit-transit, naik bus memang lebih enak. Bus antarkota menuju menuju terminal Mendolo Wonosobo juga beragam, bisa pilih yang ekonomis sampai yang eksekutif. Dari terminal Mendolo di Wonosobo, kamu tinggal naik angkot menuju kawasan wisata Dieng.

Menuju Dieng dengan Pesawat

Kalau naik pesawat, kamu bisa transit di bandara komersial terdekat dari Wonosobo yakni Bandara Ahmad Yani di Semarang. Lalu melanjutkan perjalanan menggunakan bus antarkota menuju Wonosobo.

Lebih enak mana? Hmm, karena nggak bisa sekali jalan tanpa transit langsung tiba di Dieng kecuali dengan menggunakan kendaraan pribadi, opsi dengan bus ataupun kereta sepertinya akan sama saja. Begitupun jika kamu dari luar kota atau luar pulau dan harus lebih dulu naik pesawat dan transit di Semarang.

Meskipun begitu, jangan khawatir perjalanan menuju Dieng akan membosankan karena lelahmu di perjalanan akan terbayar dengan pemandangan indah yang menyegarkan di kanan kiri jalan!

Butuh Liburan Berapa Lama?

Biasanya, tour wisata Dieng Wonosobo menawarkan paket 3D2N alias tiga hari dua malam. Kalau kamu dari Jabodetabek, perjalanan ke sana membutuhkan waktu sekitar 7-10 jam, disarankan ambil perjalanan malam. Misal, Jumat malam.

Setibanya di Dieng hari Sabtu pagi, kamu bisa mengunjungi Dieng Plateau Theater yang sudah buka sejak pukul 07.00 WIB, sambil menunggu makan siang dan waktu check-in. Setelah check-in dan bebersih, perjalanan bisa dilanjut ke Candi Arjuna, Telaga Warna, Sikidang, dan Petak 9.

Setelah makan malam, baiknya langsung istirahat. Siapkan tenaga untuk bangun dini hari keesokannya dan menuju Sikunir untuk hunting sunrise. Jauh-jauh ke Dieng, pastinya kamu nggak mau melewatkan kesempatan menyaksikan sunrise di puncak Sikunir, dong?

Setelah turun, kamu bisa sarapan dan kembali ke hotel, lalu siap-siap pulang kembali ke Jakarta.

Apa Saja yang Sebaiknya Dipersiapkan Ketika Berlibur ke Dieng?

1. Baju hangat! Tentu ini nggak boleh ketinggalan kalau kamu pergi ke Dieng demi kenyamanan dan kesehatanmu sendiri. Tanpa perlu menuju puncak Sikunir atau Prau, cuaca Dieng akan cukup bikin tubuh menggigil. Lengkapi dengan topi, sarung tangan, dan syal kalau dirasa perlu, ya!

2. Gunakan alas kaki yang nyaman. Ingat, kamu ingin wisata ke alam terbuka, ke tempat tinggi dan dingin. Jangan pakai sepatu yang akan merepotkanmu sendiri! Sepatu olahraga andalanmu bisa jadi opsi terbaik. Kamu juga bisa pakai sandal outdoor yang nyaman, tapi siap-siap aja kakimu kedinginan.

3. Obat-obatan. Terutama jika kamu punya masalah pernapasan seperti asma, obat-obatan jangan sampai ketinggalan ya, RedTraveler. Cuaca yang ekstrem juga bisa jadi kendala dan bikin kamu jadi gampang sakit. Jadi, bawalah P3K standar dalam ranselmu.

4. Jas hujan. Ada waktu-waktu di mana cuaca benar-benar nggak terprediksi. Bawalah jas hujan di tas buat jaga-jaga. Kenapa jas hujan? Karena kalau kamu harus berjalan jauh dan megang payung, nggak praktis. Tapi kalau mau bawa keduanya lebih baik, tinggal lihat mana yang sesuai dengan keadaan aja.

5. Uang tunai. Jangan samakan berwisata ke kaki gunung dengan ke perkotaan besar. Kamu mungkin akan banyak jajan di warung lokal yang nggak menyediakan mesin pembayaran nontunai. Daripada ribet, mending disiapin aja uangnya saat menuju ke sana, ya kan?

Nginep di Mana?

Kalau kamu berencana mendaki gunung Prau, mungkin kamu nggak perlu repot cari penginapan di Dieng. Yang penting kamu memperhitungkan waktu perjalanan dengan tepat. Nah, lain hal kalau kamu pengin eksplor Dieng. 

Pastinya kamu butuh penginapan yang OK buat mengistirahatkan tubuh yang lelah. Nggak perlu khawatir, sekarang ini ada banyak penginapan di Dieng yang bisa jadi pilihan. Kamu bisa menemukan hotel di Dieng sejauh mata memandang. Selain itu, nggak sedikit juga warga lokal yang rumahnya dijadikan homestay di Dieng karena melihat banyaknya wisatawan berdatangan. Semua opsi itu menawarkan harga ekonomis. Tapi soal kenyamanan dan fasilitas, nggak ada yang bisa kasih jaminan sampai kamu sendiri yang melihat dan mencoba beristirahat di sana.

Pengin yang pasti-pasti aja? Ya RedDoorz solusinya. Ketika merencanakan perjalanan, sempatkan waktu untuk menjelajahi situs pemesanan RedDoorz atau aplikasinya, untuk mencari penginapan di Dieng yang paling sesuai dengan kebutuhan dan budget kamu. 

Kenapa RedDoorz?

RedDoorz mempermudah kamu mencari akomodasi yang diperlukan di manapun kota tujuan kamu. Tinggal buka aplikasi atau situs pemesanannya melalui www.reddoorz.com, lalu ketik kota tujuan serta tanggal menginap kamu. Secara otomatis akan muncul rekomendasi RedDoorz hotel di Dieng. Tinggal pilih aja mau yang mana. Pembayaran pun bisa dilakukan dengan mudah. Malah, beberapa properti menyediakan opsi bayar di hotel, lho.

Nyari penginapan lewat RedDoorz nggak bakal rugi, karena selain harganya murah, kamu juga nggak bakal ketipu lokasi. Dengan RedDoorz kamu bisa dapet tempat penginapan yang strategis dekat lokasi wisata. Nggak ada cerita kamu dapat penginapan murah dan bagus, tapi ternyata lokasinya menipu. 

Fasilitas di penginapan pun terjamin! Setelah lelah berkeliling seharian, kamu bisa beristirahat dengan nyaman di atas kasur yang empuk dengan linen bersih, kamar ber-AC meski mungkin di Dieng kamu nggak butuh, TV, dan lain-lain! So, tunggu apalagi? Yuk rencanain liburan ke Dieng. Buat kamu yang nggak punya jatah cuti banyak, Dieng bisa jadi opsi liburan yang menyenangkan di akhir pekan, lho.

Klik untuk cari RedDoorz di Kawasan Dieng
 

Cropped fav logo@2x
Press Enter To Begin Your Search
×