Loading...

Selamat Tahun Baru Islam 1441 Hijriah, RedTraveler! Setiap tahunnya, masyarakat Indonesia merayakan tahun baru islam dengan berbagai cara. Contohnya di Jakarta, perayaan ini dilakukan dengan pawai obor elektrik dan berbagai acara seperti panggung hiburan sampai festival kuliner halal. Nah, bagaimana dengan kota lain? Berikut RedDoorz bahas tradisi perayaan Tahun Baru Islam di Indonesia:

  1. Tabot di Bengkulu

*Tradisi Perayaan Tahun Baru Islam : Tabot

Tabot adalah upacara tradisional masyarakat Bengkulu untuk mengenang kepahlawanan dan kematian cucu Nabi Muhammad SAW, Husein bin Ali bin Abi Thalib dalam peperangan dengan pasukan Ubaidillah bin Zaid di padang Karbala. Tradisi ini dilakukan selama 10 hari berturut-turut dengan 9 rangkaian ritual lho, RedTraveler! Di acara ini kamu bisa melihat prosesi sakral ritual Tabot, pergelaran seni budaya daerah, permainan rakyat tradisional, pameran sampai bazar. Menurut masyarakat Bengkulu, apabila perayaan Tahun Baru Islam ini tidak diselenggarakan maka musibah dan malapetaka akan datang. Acara ini juga selalu dilestarikan oleh masyarakat Bengkulu, bahkan pemerintah daerah menetapkan acara ini sebagai agenda wisata tahunan.

  1. Nganggung di Bangka Belitung

Tradisi Perayaan Tahun Baru Islam : Nganggung

Nganggung merupakan tradisi masyarakat Bangka Belitung untuk merayakan Tahun Baru Islam. Tidak hanya pada Tahun Baru Islam, nganggung juga seringkali dilaksanakan untuk menyambut tamu kehormatan, acara selamatan, idulfitri atau apapun yang melibatkan orang banyak. Nganggung adalah tradisi gotong royong dengan membawa makanan lengkap di atas dulang kuningan yang ditutup dengan tudung saji. Tiap keluarga membawa satu dulang berisi makanan. Kegiatan ini biasanya dilakukan di masjid atau rumah dinas walikota.

  1. Mubeng Beteng di Yogyakarta

Tradisi Perayaan Tahun Baru Islam : Mubeng Benteng

Mubeng Beteng merupakan ritual berjalan kaki mengelilingi benteng yang memagari keseluruhan wilayah  Keraton Yogyakarta. Orang-orang yang mengikuti ritual ini tidak berbicara atau bersuara dan tidak makan atau minum selama berkeliling. Biasanya ritual ini dimulai saat tengah malam tepat saat suara lonceng berdentang 12 kali di Regol Kaben. Ritual Mubeng diawali dengan pembacaan macapat dan kidung Jawa. Setelah itu, para abdi dalem Keraton yang menggunakan pakaian adat jawa akan melakukan persiapan dengan membawa panji-panji Keraton Jogja.

  1. Kirab Pusaka di Surakarta

Tradisi Perayaan Tahun Baru Islam : Kirab Pusaka

Kirab Pusaka adalah salah satu rangkaian acara untuk memperingati Tahun Baru Islam di Surakarta. Pada pelaksanaannya, acara ini dilakukan dengan iring-iringan pawai yang diikuti oleh masyarakat setempat. Pada pawai ini, beberapa ekor kerbau berwarna putih diarak keliling kota. Menurut masyarakat Surakarta, kerbau-kerbau ini dianggap keramat. Menariknya, dalam acara ini masyarakat berlomba-lomba menyentuh badan kerbau dan berebut untuk mendapatkan kotorannya karena dapat membawa berkah. Itulah beberapa tradisi perayaan tahun baru islam di Indonesia.

Kalau kamu ingin berlibur ke beberapa kota diatas, jangan lupa untuk menginap di RedDoorz ya! Dengan RedDoorz kamu bisa mendapatkan penginapan terjangkau dengan fasilitas yang lengkap di www.reddoorz.com atau melalui aplikasi RedDoorz di App Store/Play Store dan dapatkan promo menarik!

Cropped fav logo@2x
Press Enter To Begin Your Search
×