Loading...

Perkembangan virus corona di berbagai negara masih dalam tahap mengkhawatirkan. Baru-baru ini, Italia melarang perjalanan menuju wilayahnya, terutama di bagian utara negara tersebut, kecuali untuk hal penting.

Pihak berwenang di Italia akan melakukan sterilisasi dan sudah menutup sejumlah tourist area seperti Pompeii, Colosseum, Menara Pisa, Galeri Uffizi, serta banyak bioskop, pub, dan klub. Berdasarkan kabar tersebut, sepertinya kita bisa menarik kesimpulan untuk kegiatan traveling ke Italia baiknya ditunda, atau dibatalkan, ya RedTraveler.

##Lalu, bagaimana dengan rencana traveling ke destinasi lain?

Tips traveling di tengah wabah corona. (Photo by Steven Lewis on Unsplash)Tips traveling di tengah wabah corona. (Photo by Steven Lewis on Unsplash)

Ada banyak faktor yang patut dipertimbangkan kalau kamu mau tetap liburan di tengah wabah Corona seperti ini. Merangkum dari berbagai sumber termasuk situs resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), berikut tipsnya:

Cek status di destinasi tujuan

Minggu lalu, RedDoorz sempat update mengenai beberapa negara yang sudah memberikan peringatan terkait perjalanan dari dan/ke wilayahnya. Baca di sini: Corona Merebak, Jangan Traveling ke Negara Ini dulu, RedTraveler! Nah, jauh-jauh hari sebelum tanggal keberangkatan kamu juga harus cek tuh kondisi di tempat tujuanmu. Sudah ada peringatan? Carinya di situs resmi ya, jangan sampai termakan hoax!

Siapkan perlengkapan kebersihan

Yang utama adalah yang bisa kamu bawa di dalam tas ke manapun; tisu, hand sanitizer, dan sabun cair! Jangan biarkan tangan kotor menyentuh wajah, apalagi digunakan untuk makan. Bersihkan tanganmu sesering-sering jika memungkinan. Baiknya juga kamu sediakan masker untuk dipakai selama di sana. Meski katanya nggak efektif untuk tindak pencegahan di orang yang sehat, tapi ya nggak ada salahnya dilakukan ya, RedTraveler!

Perhatikan asupan makanan

Hindari dulu kuliner-kuliner ekstrem seperti yang sering ditemui di Thailand. Dalam kondisi seperti ini, cari yang pasti aman lebih baik. Makan makanan yang terjamin kebersihannya, dan pastikan sudah dimasak dengan sempurna. Keseimbangan nutrisi juga penting untuk menjaga daya tahan tubuh. Perbanyak minum air putih, makan sayur, juga buah-buahan ya!

##Jadi, sebaiknya tetap liburan atau batalkan?

Selama nggak ada sampai tahap Warning (level 3), sebetulnya masih sah-sah aja kalau kamu mau pergi dengan syarat tertentu. Tapi untuk keputusannya kembali ke individu. Kamu sendiri merasa aman nggak bepergian di tengah situasi seperti ini?

Beberapa hal-hal ini juga perlu kamu perhatikan kalau mau menempatkan diri di tengah ruang publik yang ramai dan berpeluang tinggi melakukan kontak langsung dengan banyak orang;

Cuci tangan dengan tepat secara berkala, salah satu upaya pencegahan virus corona dan virus-virus lainnya. (Foto: pexels.com/burst)

*Bersihkan tangan sesering mungkin, terutama setelah kontak dengan area pernapasan. *Jaga kebersihan tangan. Bersihkan tangan dengan sabun dan air atau dengan antiseptik berbasis alkohol. Gunakan antiseptik berbasis alkohol jika tangan tidak tampak kotor; cuci tangan dengan sabun dan air saat terlihat kotor. *Tutupi hidung dan mulut Anda dengan siku tertekuk atau tisu ketika batuk dan bersin, lalu segera buang tisu dan cuci tangan kembali. *Jangan menyentuh mulut dan hidung. *Masker medis tidak diperlukan jika tidak menunjukkan gejala, karena tidak ada bukti bahwa memakai masker dari jenis apa pun melindungi orang yang tidak sakit. Namun, dalam beberapa budaya, masker mungkin biasa dipakai. Jika masker harus dipakai, sangat penting untuk mengikuti praktik terbaik tentang cara memakai, melepas dan membuangnya, serta cuci tangan setelah pelepasan.

Jadi gimana, RedTraveler? Kamu sendiri masih akan tetap traveling nggak di tengah merebaknya virus corona?