Loading...

Wisata Makassar

Foto: Pixabay

Pantai Losari memang wisata Makassar yang paling terkenal, tapi sebenarnya Makassar masih menyimpan banyak tempat wisata yang menarik. Tidak sekedar indah dipandang, ternyata di Makassar terdapat banyak objek wisata sejarah yang menyimpan banyak kenangan masa lalu. Bentuknya bermacam-macam ada yang berupa museum, monumen, hingga benteng. 

Wisata Makassar, Menelusuri Jejak Sejarah Kota Pelabuhan di Indonesia

Menelusuri jejak sejarah di Makassar bisa jadi pilihan liburan yang menarik. Selain menyenangkan, wisata sejarah di Makassar bisa jadi sarana liburan yang edukatif dan menambah wawasan. Berikut daftar wisata Makassar bersejarah yang wajib banget kamu kunjungi!

Monumen Korban 40 Ribu Jiwa

Monumen Korban 40 Ribu Jiwa merupakan monumen yang dibangun untuk menghormati gugurnya 40.000 pejuang di medan perang melawan pasukan Belanda. Atas perintah Raymond Pierre Paul Westerling pasukan Belanda membantai habis 40  ribu pejuang di tanah Makassar, peristiwa ini sering disebut pembantaian Westerling. Monumen Korban 40 Ribu Jiwa jadi tujuan wisata Makassar yang mengingatkan kita tentang kekejaman perang dan penjajahan. 

Benteng Somba Opu

Benteng Somba Opu terletak di kawasan Barombong, Makassar. Benteng ini merupakan salah satu dari sekian banyak benteng kerajaan Gowa. Benteng ini pun punya nilai sejarah yang tinggi bagi masyarakat Makassar. Pada masa penjajahan Benteng Somba Opu melindungi rakyat Gowa-Tallo dari serangan pasukan Spellman. Bahkan benteng ini disebut sebagai salah satu benteng yang sulit ditaklukan pada masa itu. 
Pada masa kejayaan Kota Makassar, Benteng Somba Opu sempat menjadi pusat perdagangan rempah-rempah. Tempat ini menjadi penghubung antara Bangsa Eropa dengan kawasan Indonesia bagian Timur. 
Namun tahukah kamu bahwa Benteng Somba Opu pernah dihancurkan oleh pemerintah kolonial Belanda, lho. Kejadian ini terjadi pada tahun 1669. Kemudian pada tahun 1980 para sejarawan dan arkeolog menemukan reruntuhan benteng ini dan kemudian dilakukan pemugaran dan rekonstruksi. 

Kompleks Makam Raja-Raja Tallo

Kerajaan Gowa-Tallo merupakan kerajaan pernah menguasai area Makassar. Kerajaan ini berperan besar dalam pergerakan rakyat setempat untuk melawan penjajahan. Untuk mengenang kemasyhurannya serta kehebatan raja-raja Gowa-Tallo, terdapat Komplek Makam Raja-Raja Tallo yang terjaga rapi. Makam-makam para raja ini berada di sebelah timur laut Komplek Benteng Tallo. 

Bentuk makannya sendiri menyerupai bangunan candi yang terbuat dari batu bata. Total ada 78 makan di area ini. 

Benteng Fort Rotterdam

Selain Pantai Losari, Benteng Fort Rotterdam juga menjadi daya tarik utama para wisatawan yang berkunjung ke Makassar. Objek wisata Makassar yang satu ini juga kaya akan sejarah. Lokasinya sendiri terletak di Jalan Ujung Pandang, Bulo Gading, Ujung Pandang, Makassar. 

Benteng ini merupakan peninggalan kerajaan Gowa-Tallo dan dibangun sekitar tahun 1545 oleh I Manrigau Daeng Bonto Karaeng Lakiung Tumapa’risi’ Kallonna, Raja Gowa IX. Kini area Benteng Fort Rotterdam menjadi tempat penyimpanan benda dan kenangan bersejarah Kerajaan Gowa-Tallo. Tempat yang paling terkenal di sini adalah sebuah sel yang pernah digunakan Belanda untuk memenjarakan Pangeran Diponegoro. 

Monumen Mandala Pembebasan Irian Barat

Monumen ini terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Ujung Pandang, Kota Makassar. Monumen Mandala Pembebasan Irian Barat merupakan destinasi wisata Makassar yang bertujuan untuk memperingati perjuangan bangsa Indonesia untuk merebut kembali Irian Barat dari tangan penjajah. Monumen ini sendiri dibangun pada tahun 1994 dan diresmikan oleh Presiden Suharto. 

Buat kamu yang berencana wisata sejarah di Makassar jangan lupa siapkan tempat menginapnya juga. Kamu bisa pesan hotel RedDoorz yang lokasinya strategis dan dekat dengan destinasi wisata Makassar tujuanmu. Download aplikasi RedDoorz dan rencanakan liburan dengan lebih praktis!

Press Enter To Begin Your Search
×