Loading...

Sumber: www.unsplash.com

Nggak ada yang mengira bahwa tahun ini dunia akan dilanda pandemi Covid-19. Apa daya, virus ini terlanjur mewabah dan mengakibatkan aktivitas kita terhambat. Berbagai sektor industri bahkan terpaksa tutup untuk sementara waktu demi mengurangi interaksi langsung antar manusia. Seiring berjalannya waktu, pemerintah ingin kembali mendorong mobilitas masyarakat meski masih berjuang mengalahkan pandemi dengan menerapkan Era New Normal.

Memasuki Era New Normal, sektor industri yang sempat terhenti salah satunya adalah industri pariwisata. Daerah-daerah yang biasa dijadikan tujuan turis lokal maupun mancanegara berlibur mulai membuka obyek-obyek wisatanya di Era New Normal, termasuk Yogyakarta. Di bawah ini adalah beberapa wisata Jogja yang beroperasi dalam pemantauan pemerintah setempat:

Wisata Jogja

1. Agrowisata Bhumi Merapi

Belajar berkebun, berternak, dan bertani di lahan seluas 5,2 hektar ini cukup dengan membayar Rp10 ribu. Dari sini mungkin sudah terbayang oleh kamu kalau Agrowisata Bhumi Merapi memfokuskan diri pada wisata edukasi. Anak-anak bisa mengamati langsung hewan-hewan air, ternak, dan reptil. Namun wahana di Agrowisata Bhumi Merapi yang paling tersohor adalah Langlangbuana. Melihat kebutuhan selfie saat berwisata, Agrowisata Bhumi Merapi mereplika Santorini dan Alpen House untuk memberi spot paling Instagramable bagi setiap pengunjungnya.

2. Puncak Becici

Ilustrasi : www.unsplash.com

Setelah berbulan-bulan terisolasi dari dunia luar akibat pemerintah yang menghimbau agar tidak bepergian jika tidak memiliki kepentingan mendesak, obyek wisata pertama yang diburu masyarakat di era new normal pastinya wisata alam. Puncak Becici merupakan salah satu destinasi di mana pengunjung berkesempatan melakukan berbagai aktivitas bersama alam, seperti berkemah. Jika tidak berniat menghabiskan banyak waktu di Puncak Becici, kamu bisa mengabadikan keelokan panorama Puncak Becici, menyaksikan matahari terbenam dari Gardu Pandang, atau bersantai di hammock sambil diterpa semilir angin.

3. Pantai Parangtritis

Sumber: www.unsplash.com

Kalau biasanya keindahan pantai dinilai dari pasirnya yang putih dan bersih, lain halnya dengan Pantai Parangtritis. Pantai Parangtritis justru memiliki pasir berwarna hitam. Selain menawarkan pesona pantai yang memikat, Pantai Parangtritis juga populer karena menjadi satu-satunya pantai di Asia Tenggara yang memiliki gumur pasir. Ketika mengunjungi Pantai Parangtritis, jangan sampai lewatkan pengalaman mengitari jagat pantai dengan mengendarai ATV atau menunggangi kuda. Tapi perlu diingat, selama era new normal, waktu rekreasi di Pantai Parangtritis terbatas. Pantai hanya akan menerima kunjungan dari pukul 6 pagi hingga 6 sore.

4. Air Terjun Kedung Pedut

Ilustrasi: www.unsplash.com

Berlokasi di Kabupaten Kulon Progo, Air Terjun Kedung Pedut menjanjikan wisata air yang menarik untuk mengisi liburan keluarga. Bagai tak mengenal musim, volume air di Air Terjun Kedung Pedut tak pernah berkurang. Airnya selalu deras mengaliri pemandian di bawahnya. Sekalipun Yogyakarta sedang melalui musim kemarau, pengunjung tetap akan merasa sejuk berkat pohon-pohon yang tumbuh rindang di sekitar. Meski mengklaim sebagai wisata air, nyatanya pengunjung juga bisa mencoba flying fox dan berfoto-foto ria di atas hammock atau miniatur helikopter yang disediakan pengelola.

5. Goa Kalisuci

Ilustrasi: www.unsplash.com

Tempat wisata di Jogja terakhir yang sudah mulai dibuka kembali untuk umum adalah Goa Kalisuci. Di antara tempat wisata yang telah disebutkan sebelumnya, Goa Kalisuci menawarkan wisata yang lebih ekstrim, tepatnya cave tubing. Untuk yang belum familiar, cave tubing adalah kegiatan menyusuri sungai dan goa menggunakan ban pelampung. Uniknya, sungai di Goa Kalisuci ini terletak di bawah tanah. Sambil mengikuti arus sungai, kamu akan disuguhkan pemandangan stalaktit dan stalakmit yang sudah terbentuk di dalam goa sejak berpuluh-puluh tahun lalu. Goa Kalisuci amat cocok untuk wisatawan yang gemar memacu adrenalin.

Itu tadi beberapa wisata Jogja yang barangkali memotivasi kamu untuk berangkat ke Jogja. Tapi seketat apapun pengelola tempat wisata mengaplikasikan protokol kesehatan, kamu akan tetap berhadapan dengan wisatawan lain yang belum tentu memperoleh edukasi soal protokol kesehatan sebaik dirimu. Jadi, gimana caranya supaya kamu bisa tetap liburan tanpa mengorbankan kesehatan? Staycation bisa menjadi solusinya. RedDoorz telah merangkum beberapa tips agar kamu dan keluarga tetap aman selama staycation di hotel favorit!

Tips Staycation Aman Saat Pandemi

1. Minimalisir Kontak Fisik

Di awal wabah Covid-19 menyeruak, masyarakat saling mensosialisasikan metode baru untuk menyapa, selain berjabat tangan. Bahkan hingga saat ini, kita masih diminta untuk selalu menjaga jarak terhadap satu sama lain, bukan? Hal ini dikarenakan penularan Covid-19 sangat mudah terjadi ketika masyarakat melakukan kontak fisik.

2. Gunakan Layanan Room Service

Siapa yang hobi mencicipi segala masakan yang dihidangkan hotel dalam bentuk buffet? Sebelum adanya pandemi, hal ini bisa aman dilakukan. Namun di tengah kondisi seperti sekarang, buffet sepertinya bukan pilihan bijak. Restoran hotel biasanya hanya menggelar buffet di jam-jam tertentu. Inilah mengapa buffet sangat memungkinkan sebuah kerumunan tercipta, karena tamu-tamu akan berkumpul di waktu dan tempat yang sama.

3. Pesan Kamar yang Memenuhi Kriteria

Kriteria yang dimaksud di sini bukanlah kamar dengan fasilitas mewah, melainkan kamar yang memiliki balkon dan sudah tidak ditempati setidaknya 3-5 hari. Mengapa demikian? Sebab Covid-19 dapat hinggap di permukaan benda hingga 5 hari lamanya. Jadi, ada baiknya, kamu memastikan kamar yang hendak kamu inapi benar-benar steril. Misalnya, menginap di hotel RedDoorz yang sudah mengantongi sertifikasi HyhienePass. Selain bersih, hotel RedDoorz bersertifikasi Hygienepass menerapkan protokol kesehatan selama masa pandemi.

4. Bawa Perlengkapan Mandi dari Rumah

Hampir semua hotel mempersiapkan peralatan mandi, seperti sabun, shampoo, sikat gigi, pasta gigi, dan penutup kepala. Tidak salah memang bila ingin mengandalkan produk-produk tersebut, tetapi alangkah baiknya kamu mengemasi perlengkapan mandimu sendiri sebelum melakukan staycation. Setidaknya dengan begini, kamu tidak perlu merasa khawatir apakah alat mandi yang digunakan higienis atau malah sebaliknya.

5. Mengikuti Protokol Kesehatan

Ikuti langkah-langkah yang dianjurkan pemerintah demi menjaga kesehatan masyarakatnya. Gunakan masker setiap kali ke luar kamar, menjaga jarak setidaknya 1 meter, jangan menyentuh area wajah sebelum membersihkan tangan dengan handsanitizer atau air mengalir dan sabun. Yang tak kalah penting adalah pastikan tubuhmu dalam keadaan sehat saat melakukan perjalanan.

Tips-tips tadi kedengarannya memang sederhana. Kesadaran akan Covid-19 yang berbahaya dan pentingnya menanggulangi paparan Covid-19 itulah yang kadang kala menyulitkan sebagian orang menerapkan tips-tips di atas. Entah itu melakukan wisata di Jogja atau sekadar staycation, stay safe di manapun kamu berada ya!

Cropped fav logo@2x
Press Enter To Begin Your Search
×