Loading...

Foto: instagram.com/surabaya

Dalam menghadapi pandemi Covid-19, setiap industri di Indonesia mempunyai cara tersendiri agar tetap bertahan, terutama industri pariwisata. Terlebih saat pemerintah mensosialisasikan era kenormalan baru atau era new normal. Sejumlah destinasi wisata tampak kembali membuka pintu bagi pengunjung, tidak terkecuali destinasi wisata di Surabaya. Berencana bepergian ke Surabaya saat era new normal? Cari tahu dulu destinasi wisata Surabaya yang aman dikunjungi pada era new normal!

1. Kebun Binatang Surabaya

Foto: instagram.com/kebunbinatangsurabaya

Saat pertama kali dibuka kembali pada bulan Juli lalu, Kebun Binatang Surabaya hanya beroperasi mulai dari pukul 8 hingga 11 pagi. Selain jam operasional, pihak pengelola Kebun Binatang Surabaya menyatakan bahwa mereka juga membatasi jumlah pengunjung yang masuk. Hanya sekitar 1.000-1.500 pengunjung yang diterima setiap harinya. Itupun tidak termasuk orang-orang yang bersuhu tubuh di atas 37,5 derajat celcius, orang-orang lanjut usia, dan anak-anak bayi.

Serangkaian peraturan ini nggak akan mengganggu aktivitas wisatamu di Surabaya kok. Tingkah laku unik dan lucu aneka jenis unggas, primata, binatang buas, satwa langka, hingga satwa endemik yang katanya cuma bisa ditemukan di wilayah tertentu itu tetap bisa kamu saksikan secara langsung. Tak hanya itu, kamu bisa membuktikan sendiri kekuatan gajah, kuda, dan unta dengan mencoba mengendarai mereka. Wahana naik satwa ini tak pernah sepi peminat, terutama pada akhir pekan. Tapi hanya pada akhir pekan inilah Kebun Binatang Surabaya mempersembahkan hiburan khusus berupa pertunjukan atraksi hewan! Seru ya?

2. Surabaya North Quay

Foto: instagram.com/surabayasparkling

Merasa nggak familiar dengan wisata Surabaya satu ini? Surabaya North Quay terletak di Pelabuhan Tanjung Perak, tepatnya di salah satu gedung yang difungsikan sebagai terminal bagi para calon penumpang kapal pesiar. Berhadapan langsung dengan laut, pengunjung Surabaya North Quay dapat menikmati suara deburan ombak sambil menikmati pemandangan matahari terbenam. Yup, Surabaya North Quay memang lebih ramai dikunjungi menjelang malam. Pantulan sinar lampu dari kapal-kapal megah yang berlalu lalang semakin menambah suasana romantis.

Surabaya North Quay menyediakan dua area, area VIP dan area non-VIP. Pengunjung yang lebih nyaman duduk di bangku-bangku rotan bisa memilih area VIP, sementara area non-VIP diperuntukkan bagi pengunjung yang ingin bersantai sambil lesehan. Selama mengalami penutupan sementara akibat pandemi Covid-19 beberapa bulan lalu, pengelola Surabaya North Quay mempercantik beberapa sudut. Mereka menambahkan dekorasi dedaunan sintetis pada kanopi, lampu-lampu, serta kursi dan meja rotan pada area VIP. Seindah apa ya Surabaya North Quay sekarang?

3. House of Sampoerna

Foto: instagram.com/surabayasparkling

Bangunan yang masih mempertahankan gaya arsitektur khas era kolonial Belanda ini bernama House of Sampoerna. Di dalamnya menyimpan kisah Lim Seeng Tee selaku pendiri Sampoerna merintis bisnis rokoknya di Surabaya hingga mampu bertahan dan menjadi perusahaan rokok tertua dan tersohor di Indonesia. Jadi, udah bisa menebak ‘kan kalau House of Sampoerna merupakan sebuah museum. Nggak cuma mengenang perjalanan panjang perusahaan Sampoerna, di destinasi wisata Surabaya satu ini, pengunjung juga dapat menyaksikan proses pembuatan rokok kretek.

Capek berkeliling? House of Sampoerna juga menyediakan kafe yang nggak kalah menarik buat dihampiri. Berbagai pilihan kopi dari seluruh Indonesia siap kamu pilih. Nah, dalam rangka menyambut era new normal, House of Sampoerna sempat menggagas kegiatan virtual bertajuk Surabaya Heritage Track. Kegiatan ini mengajak peserta menyusuri berbagai belahan Kota Surabaya. Surabaya termasuk ke dalam daftar kota metropolitan di Indonesia, selain Jakarta. Maka tak heran jika Surabaya juga punya deretan spot untuk nongkrong, berwisata, maupun mempelajari budaya dan sejarah. Inilah tujuan yang House of Sampoerna ingin coba sampaikan melalui tur virtual “Surabaya Heritage Track”.

4. Hutan Mangrove Gunung Anyar

Foto: instagram.com/lovesuroboyo

Wisata Surabaya terakhir yang udah bisa didatangi pada era new normal adalah Hutan Mangrove Gunung Anyar. Menghabiskan sebagian besar waktu di rumah lama kelamaan bakal bikin jenuh. Oleh karena itu, berwisata alam di Hutan Mangrove Gunung Anyar boleh menjadi pilihan. Bermain-main di Hutan Mangrove Gunung Anyar, kamu bukan hanya bisa menghirup udara yang segar dan menikmati suasananya yang asri dan teduh. Setelah diantar dari dermaga menuju jembatan bambu menggunakan perahu atau speedboat, kamu akan menemukan hewan-hewan, seperti kera ekor panjang yang bergelantungan bebas dari pohon ke pohon. Pengalaman yang sulit ditemukan di tempat wisata Surabaya manapun!

Berbeda dari kebanyakan tempat wisata di Surabaya yang mengurangi jam operasional, Hutan Mangrove Gunung Anyar mulai menyambut pengunjung pukul 08.00 WIB sampai 16.00 WIB, sama seperti hari-hari sebelum pandemi. Meski begitu, jangan pernah tinggalkan protokol kesehatan saat melakukan wisata di Hutan Mangrove Gunung Anyar!

Itulah 4 alternatif wisata di Surabaya yang udah beradaptasi dengan era new normal. Akan tetapi, bagaimanapun juga solusi pandemi Covid-19 belum menemui titik terang. Jadi, di manapun kamu berada, jangan sepelekan protokol kesehatan. Stay safe!

Cropped fav logo@2x
Press Enter To Begin Your Search
×