Loading...

bandung menggunakan motor

(Source Photo: Pixabay.com)

Waktu saya pergi dari Jakarta ke Bandung, waktu itu bertepatan dengan tahun baru 2020, saya dan pacar beserta kedua orang tua pacar kita rencana traveling dari Jakarta-Bandung tepatnya dari Cipayung Jakarta Timur ke alun-alun Bandung. 

Kita berangkat jam 14:30 waktu itu, karena cuaca yang tidak berdahabat juga pada waktu itu, akhirnya hujan deras pun tak berhenti menghujani perjalanan kami. Hingga akhirnya kita tetap menerobos dengan masing-masing memakai jas hujan. 

bandung naik motor

(Foto: Dokumentasi Pribadi)

Alhasil kita sampai di Bogor tepatnya Cibedug pada jam 17.30, dan kami memutuskan untuk mampir ke rumah keluarga dari ibu pacar saya untuk sholat magrib dan beristirahat sekaligus makan sebelum lanjut. Karena dari Jakarta kami kedinginan. Saat itu, saya akui suhu sangat dingin di daerah Cibedug. Padahal, belum sampai puncak, ya mungkin karna hujan dan kabut yang tak kunjung berhenti pada saat itu. 

Setelah sholat dan makan kami pun melanjutkan perjalanan jam 20.00 kita memutuskan lewat Cianjur jadi melewati puncak bogor,diperjalanan menuju puncak jalanan macet dan banyak terjadi lonsor di sebelah kiri maupun kanan, jalan untuk akses motor pun banyak yang ditutup oleh para penduduk asli, pada akhirnya kita tetap nekat lanjutin perjalanan meskipun masih hujan deras yang masih tak berhenti. 

(Foto: Dokumentasi Pribadi)

Singkat cerita setelah panjangnya perjalanan dan setelah 4 jam lebih akhirnya kita melihat banyak kembang api di langit pada malam itu padahal masih hujan kecil tapi semangat orang-orang tetap menyalakan kembang api, sayangnya kami belum sampe di Alun-alun jam sudah berganti ke tahun 2020. 

Tapi kami tetap lanjutin perjalanan hingga akhirnya sampai di Alun-alun Bandung jam 01.00 dini hari dan di sana ternyata masih sangat ramai sampai kita harus muter-muter agar bisa masuk ke Alun-alun. Dan setelah sampai di Alun-alun, kita berkeliling dan lanjut makan malam di sana, dan membeli aksesori khas Bandung. Karena sudah malam, kami memutuskan untuk menginap dan pulang dikeesokan harinya, karena keteledoran jadi kami lupa untuk memesan penginapan terlebih dahulu sebelum keberangkatan waktu itu.

bandung naik motor

(Foto: Dokumentasi Pribadi)

Karena kami yakin penginapan pasti ada yang kosong, ternyata semua tak sesuai ekspektasi, semua penginapan penuh di daerah Alun-alun dan sekitarnya, kita pergi kesana kemari tetap semuanya penuh, mungkin karena tahun baru. 

Dan pada akhirnya kita tidur di masjid di daerah sana,pengalaman traveling yang sangat berkesan buat saya, dan suatu pelajaran juga, bahwa jika siapa pun ingin traveling/perjalanan jauh lebih baik memesan penginapan di hari-hari sebelum keberangkatan jadi biar tidak mengalami kejadian seperti yang saya dan keluarga pacar saya alami. 

Sampai jumpa semuanya, maaf bila ada salah kata atau ada kata yang menyinggung, akhir kata saya ingin bilang jangan sia-sia kan hidup hanya dengan berdiam diri, tapi jalani hidup dan pergilah ke tempat yang jauh, agar bisa melihat betapa indahnya alam semesta ciptaan tuhan ini. 

Penulis: Teguh Sadewa

Instagram: Teguhsadewaa

Facebook: Teguhsadewaa

Cropped fav logo@2x
Press Enter To Begin Your Search
×