Loading...

kota surakarta

Foto: Shutterstock

Bagi beberapa traveler tempat bersejarah jadi daya tarik tersendiri saat berkunjung ke suatu kota baru. Kota Surakarta merupakan salah satu kota di Indonesia yang punya banyak bangunan bersejarah serta museum. Tempat-tempat bersejarah di Surakarta kini disulap menjadi tempat wisata yang bisa dikunjungi siapa saja. Berikut ini daftar tempat wisata sejarah di Surakarta yang bisa kamu kunjungi. 

1. Museum Radya Pustaka

Museum Radya Pustaka merupakan museum tertua di Indonesia yang didirikan pada 18 Oktober 1890 oleh Kanjeng Raden Adipati Sosrodiningrat IV. Museum yang berlokasi di komplek Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ini sebelumnya merupakan rumah warga negara Belanda bernama Johannes Busselaar. 

Mulanya tempat ini menjadi lokasi penyimpanan surat-surat berharga milik keraton namun seiring berjalannya waktu tempat ini menjadi tempat pengarsipan banyak hal dari surat hingga barang-barang bersejarah. Museum Radya Pustaka memiliki koleksi patung Ronggowarsito, seorang pujangga terkenal di Surakarta. Ada pula aneka wayang, senjata tradisional, logam, hingga arca. 

2. Museum Fosil Sangiran

Wiayah Sangiran merupakan tempat yang cukup bersejarah bagi sejarah purbangkala bangsa Indonesia karena di sini lah tempat ditemukannya banyak fosil. Museum Fosil Sangiran menyimpan puluhan ribu fosil dari zaman pleistosen atau sekitar 2 juta tahun lalu. 

Museum ini juga menyimpan beberapa fosil manusia purba seperti Australopithecus Africanus, Pithecanthropus Mojokertensis, Meganthropus Palaeojavanicus, Pithecanthropus Erectus, Homo Soloensis, Homo Neanderthal Eropa, Homo Neanderthal Asia, hingga manusia modern Homo Sapiens. Selain manusia purba ada juga fosil hewan purba darat maupun air. 

3. Benteng Vastenburg

Benteng Vastenburg menjadi bangunan bersejarah yang paling terkenal di Kota Solo. Benteng peninggalan kolonial Belanda ini lokasinya terletak di Jalan Jenderal Sudirman. Benteng Vastenburg dibangun pada tahun 1745 oleh Gubernur Jenderal Baron Van Imhoff. 

Dulunya benteng ini digunakan Belanda untuk mengawasi aktivitas Keraton Surakarta. Setelah Indonesia merdeka Benteng Vastenburg berubah fungsi sebagai markas TNI. Meskipun sempat terbengkalai, sejak 2010 benteng ini telah ditetapkan sebagai situs cagar budaya sehingga ada renovasi di beberapa sudut benteng namun tetap mempertahankan bentuk aslinya. 

4. Museum Keraton Surakarta

Di area Keraton Surakarta ada museum yang cukup menarik perhatian, museum itu bernama Museum Keraton Surakarta. Museum ini terdiri dari 13 ruangan dan tiap ruangan menampilkan koleksi dengan tema yang berbeda-beda, namun semuanya masih seputar sejarah keraton dan kebudayaannya. Museum Keraton Surakarta memiliki koleksi foto-foto raja yang pernah berkuasa di Surakarta. Ada pula macam-maca, arca, patung kerajaan, relief, hingga alat kesenian tradisional.

5. Museum Monumen Pers Nasional

Museum Pers Nasional dibangun pada tahun 1918. Mulanya bangunan ini bernama Societeit Sasana Soeka, lalu pada tahun 1933 Sarsito Mangunkusumo dan rekan-rekannya melakukan pertemuan di gedung ini untuk mendirikan Solosche Radio Vereeniging, sebuah radio publik pertama yang dioperasikan oleh masyarakat Indonesia. Pada 9 Februari 1946 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) juga dibentuk di sini. Museum ini memiliki sejarah panjang serta memiliki koleksi yang lengkap tentang perjalanan pers nasional. 

6. Museum Keris Nusantara

Keris adalah senjata tradisional masyarakat Jawa. Berbeda dengan senjata modern pada umumnya, keris menjadi benda yang cukup sakral karena dilingkupi oleh aneka mitos. Ternyata ada banyak jenis keris di Indonesia dan kamu bisa menjumpainya di Museum Keris Nusantara. Museum yang telah diresmikan pada 9 agustus 2017 ini memiliki koleksi 409 keris dan 38 tombak. 

Itu dia beberapa tempat bersejarah di Kota Surakarta. Setelah puas berkunjung ke tempat bersejarah di Surakarta jangan lupa cari tempat menginap yang nyaman. Pilih RedDoorz untuk dapatkan penginapan terbaik. Yuk, download aplikasi RedDoorz

Press Enter To Begin Your Search
×