Loading...

Hallo guys aku mau cerita nih tentang pengalaman travelling berkesanku pertama kali nanjak Gunung, Ini salah satu gunung di Dieng, Namanya gunung Kembang. Gunung yang terletak di Dukuh Blembem Kaliurip, desa Damarkasihan, Kecamatan Kretek, Kabupaten Wonosobo. Ketingguiannya lumayan sih buat pendaki pemula seperti aku yang baru kali ini nanjak, sekitar 2320 mdpl guys. Gunung ini letaknya tepat berada di samping Gunung Sindoro sehingga biasa disebut anak Sindoro.

Aku nanjak bersama dua temanku cowo,cewe yang udah bukan pemula lagi, aku banget yang masih pemula. Aku berangkat dari Solo pagi banget sekitar jam delapan pagi sampai sana sekitar pukul 11.00 WIB, itu motoran yaa, disepanjang perjalanan disuguhkan oleh pemandangan alam Wonosobo yang masih asri banget, dijamin memanjakan mata pokoknya.

Sampai Basecamp kita disambut oleh pendaki lain yang mau nanjak, mereka disana ramah-ramah banget. Oiya tak lupa kita registrasi dulu untuk tiket masuk dan parkir, gamahal kok guys sekitar 20k tiap orang. Keamanan disana terjaga banget apalagi untuk peraturan pendakian, bener-bener di cek sampai di geledah sama ranger basecamp. Oiya disisni gaboleh ada tissue basah ya guys. Soalnya tissue basah memiliki kandungan plastik, sehingga sulit terurai.

Prepare nanjak

Gerbang Pendakian dimulai dari Kandang Celeng, sebelum sampai ke kandang celeng perjalanan di suguhkan dengan pemandangan yang sangat indah, mulai dari jalan setapak sampai kebun teh. Jangan lupa juga buat berdoa dan tetep berkelompok yah guys.

POS 1 (LILIPUT)

Setelah melewati perjalanan yang cukup melelahkan dari Basecamp dengan menggendong keril 45L isi logistik, wkwk maklum baru pemula yahh, sampailah di pos Liliput, menempuh kurang lebih 25 menit perjalanan dengan pemandangan hutan lebat ditemani rintik gerimis dan jalan menanjak khas gunung, rasanya kaki ini sedikit ngilu takut kepleset guys. Ohiya kalo dijalan ketemu pendaki lain jangan lupa sapa ya guys hehe biar keliatan ramah dan sopan.

POS 2 (SIMPANG 3)

Di pos dua ini masih sama seperti pos 1 masih dengan trek hutan dan jalan licin guys harus tetep fokus sama pijakan. Dinamakan simpang 3 karena disana ada pertigaan guys. Di pos 2 ini memakan waktu kurang lebih 20 menit buat yang udah pro buat yang masih noob seperti aku masih memakan waktu kurang lebih 40 menit guys, maklum ya masih pemula jadi lebih lama istirahatnya daripada jalannya. Oiya sedikit tips buat para pemula nih guys jangan mudah mengeluh ya guys, karena dengan mengeluh akan mempengaruhi psikis dalam diri kitadan bisa berimbas pada tubuh. Harus tetep ceria dan semangati diri sendiri agar perjalanan mengasyikkan.

POS 3 (AKAR)

Semakin nanjak semakin greget dong treknya, di pos 3 ini kita disuguhkan dengan trek berakar dan hutan lebat dengan jalan najak penuh akar, baik ditanah maupun yang menggantung. Dari pos 2 ke pos 3 hanya butuh waktu kurang lebih 20 menit guys. Tapi treknya mantap jiwa.

POS 4 (TANJAKAN MESRA)

Namanya tanjakan mesra ya guys tapi gada mesra-mesra nya sama sekali ini sebuah tanjakan curam banget gabisa ditulis hanya dengan kata-kata, entah kemiringan 90˚. Ditambah lagi dengan hujan gerimis dan itu aku sampai tanjakan udah adzan Maghrib. Bisa dibayangkan gimana rasanya hanya bermodalkan semangat dan sebuah senter untuk sampai di puncak Di tanjakan ini kurang lebih sejaman karena emang kita banyak berhentinya, capek iya, kagum liat pemandangan juga iya jadi satu rasanya rasa capek itu terbayarkan dengan pemandangan malam dari ketinggian 2320 mdpl.

Setelah sampai puncak buat tenda dan makan beberapa logistik buat ngisi perut dan nambah kekuatan buat tidur guys, disini aku benar-benar ngerasain dingin yang sangat dingin karena di puncak jadi anginnya lumayan kenceng guys, aku sempat hipo sampai aku di peluk sama temenku cewek. Entah malam itu begitu cepat kulalui sampai akhirnya Sunrise muncul dengan malu-malu dari timur, denga memancarkan warna indahnya serta gumpalan awan indah yang terasa sejajar dengan ketinggianku membuat aku terkagum dengan lukisan sang pencipta ini, rasanya dingin yang kuran lebih 1˚ tak terasa dengan melihat lukisan alam yang begitu mengagumkan.

Lukisan Sunrise Mt.Kembang

Ini tendaku tepat mengarah ke timur dengan pemandangan Mt. Sindoro yang sangat megah, dan kawah yang sejajar dengan gunung sindoro. Kawah ini adalah kawah mati yang diberi nama kawah Bhima Pengkok. Kawah ini akan berisi air dan menyerupai sebuah waduk saat hujan turun.

Kawah Bhima Pengkok (Sumber: www.instagram.com/basecampgunungkembang)

Jangan lupa sarapan ya guys tetep jaga kesehatan, disini aku buat sarapan roti bakar sama susu dengan 3 bungkus mie instan untuk 3 orang, lumayan buat ganjal perut. Kalo bisa makan nasi ya hehe, karena kita suka yang instan jadilah cuman bawa mie, jangan ditiru yah guys.

Setelah selesai berfoto kita istirahat sejenak nunggu mataharinya naik lalu berkemas dan turun ke basecamp, dan jangan sampai lupa bawa kembali sampahmu.

Puncak Kembang

Nah ini pengalaman berkesanku pertama kali naik gunung guys, jangan lupa ijin ke orang tua juga yahh, tetep jaga peraturan gunung, dan jangan lupa lengkapi peralatanmu. Oh iya guys ini aku turun udah capek banget karena sebelumnya belum persiapan fisik sama sekali mungkin yah, sampai sampai aku gakuat bawa kerilku guys dan akhirnya tas kerilku dibawain sama temen cowokku, kasian banget yah.

My Team hehehe

Terimakasih untuk pengalaman pertama kalinya, sudah mengajarkanku arti perjuangan yang sebenarnya hehehe, maafkan aku yang merepotkan. See U next Time.

#20Februari2019

#Mt.Kembang2320Mdpl

 

Nama Penulis: Vellin Ramadhani

Instagram: www.instagram.com/vellinrmdhn28/

Twitter: www.twitter.com/vellinellin

Facebook: Ellin

Cropped fav logo@2x
Press Enter To Begin Your Search
×