Loading...

(photo source: pixabay.com)

Pada tanggal 6 Agustus 2020 aku bersama sahabatku yang bernama Andi melakukan sebuah perjalanan keluar daerah kota Bengkulu, tepatnya di Kabupaten Lebong. Perjalanan dimulai dari kediaman ku tepatnya di Desa Tengah Padang Kecamatan Talang Empat Kabupaten Bengkulu Tengah.

Kami memulai perjalanan pada pukul 05:30 karena jarak yang kami tempuh lumayan jauh jadi kami memutuskan untuk berangkat pagi agar kami bisa menjelajah bebrapa destinasi wisata yang ada di kabupaten lebong. Jarak dari Bengkulu Tengah menuju Kabupaten Lebong memakan waktu kurang lebih 3 jam perjalanan.

Setelah 3 jam berlalu, kami pun memasuki kawasan perbatasan kabupaten lebong dengan kabupaten Bengkulu Utara. Setibanya di kota Muara Aman yaitu ibu Kota dari Kabupaten lebong kami langsung menuju Masjid Sultan Agung Lebong. Walaupun masjid ini bukan tujuan travelling kami, namun kami menyempatkan sedikit waktu untuk sekedar berfoto dan istirahat sejenak dari perjalanan yang lumayan melelahkan. Ya Masjid sultan Agung Lebong yang merupakan salah satu ikon Kabupaten lebong ini memang menjadi tempat yang wajib dikunjungi jika kita mau berwisata ke Kabupaten Lebong.

(photo source: dokumentasi pribadi)

Setelah selesai istirahat dan berfoto untuk mendokumentasikan perjalanan, kami pun melanjutkan perjalanan yang menjadi agenda tujuan kami ke lebong yaitu air terjun Ketenong, air terjun yang sangat indah terdapat di sebuah desa yang cukup jauh dari kota muara aman.

Jarak Desa Ketenong  dari Muara Aman adalah 17,8 km dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam 30 menit dari Pasar Muara Aman. Meskipun perjalanan yang jauh namun sangat sangat menyenangkan dan merupakan sebuah pengalaman yang tidak bisa dilupakan. Karena sepanjang perjalanan menuju desa ketenong kita akan melewati beberapa desa lainnya yang masih sangat tradisional dan asri. Terlebih lagi kita akan merasakan seperti bernostalgia dengan melihat bebrapa rumah panggung yang masih sangat tradisional. Bukan hanya susunan rumah yang masih tradisional kita juga akan melewati sebuah objek wisata yang sangat terkenal di Lebong yaitu wisata air putih.

Satu jam sudah dilewati dan kami pun tiba di desa Ketenong satu tempat lokasi air terjun nan indah itu berada. Setelah sampai kami pun berhenti di salah satu warung makan untuk makan siang sembari bertanya-tanya tentang Air Terjun Ketenong. Namun hal yang tak disangka sembari memesan makan kami disapa oleh seorang ibu-ibu yang bernama ibu Herlina. Ibu Herlina bertanya, apakah kalian mau ke Air Terjun Ketenong?

Aku pun menjawab, "iya bu!" Kemudian ibu Herlina menyarankan jika mau ke air terjun baiknya didampingi oleh warga sekitar karena berhubung kami yang belum pernah mengunjungi air terjun tersebut.

Karena kami belum memiliki kenalan di sana ibu Herlina meminta anaknya yang bernama Piter untuk mengantarkan kami ke air terjun dan sekaligus mengundang kami untuk mampir terlebih dahulu ke rumahnya, sangat beruntung nasib kami berdua. Setelah makan, kami pun begegas untuk mampir ke rumah ibu Herlina terlebih dahulu. Dan benar di rumah ibu Herlina sudah ada beberapa teman Piter yang juga mau ikut mengantarkan kami ke air terjun, sekali lagi kami diberikan keberuntungan dengan mendapatkan teman baru di sana.

Sebelum berangkat menuju air terjun kami juga di buatkan kopi oleh ibu Herlina. Setelah mengobrol dan berkenalan sembari menyeruput kopi panas buatan ibu Herlina kami pun mulai berangkat menuju Air Terjun Ketenon. Perjalanan dari desa Ketenong menuju air terjun memakan waktu kurang lebih 45 menit dengan melewati jembatan gantung, kemudian melewati persawahan yang hijau. Dengan pemandangan perbukitan yang hijau mengelilingi desa ketenong satu. Setelah melewati persawahan perjalan akan melewati anak sungai aliran dari Air Terjun Ketenong.

(photo source: dokumentasi pribadi)

Setelah melewati  anak sungai perjalanan dilanjutkan dengan memasuki hutan perbukitan yang sangat sejuk dan melewati dua anak Air Terjun yang juga sangat indah. Barulah kami sampai ketujuan utama kami yaitu air terjun ketenong yang sangat cantik. 

(photo source: dokumentasi pribadi)

Air terjun Ketenong ini memiliki ketinggian kurang lebih 50 meter, dengan air yang sangat segar. Aku pun berasa sudah tak sabar lagi ingin menceburkan diri. Namun masih sempat untuk ditahan untuk mengabadikan moment terlebih dahulu. Setelah selesai berfoto sana sini gaya ini gaya itu barulah aku menceburkan diri dan menikmati air yang sangat sejuk dari Air Terjun Ketenong ini .

Setelah selesai semua kami pun beranjak pulang kembali ke Desa

Sunggu sebuah pengalaman yang sangat tidak bisa untuk dilupakan.

 

Penulis: Trio Saputra

Instagram: sepatukusam_

Twitter: trio saputra

Facebook: trio saputra

Cropped fav logo@2x
Press Enter To Begin Your Search
×