Loading...

Pada 17 Maret 2018, kami melakukan perjalanan menuju Yogyakarta menggunakan kereta ekonomi. Tujuan perjalanan ini ingin menyenangkan hati ibu mertua, sepanjang perjalanan ia terlihat begitu bahagia terpancar dari raut wajah ibu mertua. Setelah kami sampai di stasiun Yogyakarta, kami sempatkan berfoto di depan stasiun, terlihat raut bahagia terpancar di wajah ibu mertuaku yang berkaos merah.

Kami menginap di sebuah hotel yang sederhana namun bersih, dilengkapi dengan air hangat. Maklum bawa orang tua, butuh mandian air hangat, pada waktu itu kami menyewa 3  kamar, kamar untuk ibu mertua dengan ponakan, kamar untuk mertua dari saudara istri, dan 1 kamar lagi untuk kami, setelah bersih-bersih dan istirahat sebentar, lalu jalan-jalan sekitar malioboro sekalian cari makan malam.

Esok harinya tanggal 18 maret kami lanjutkan untuk jalan-jalan ke candi Borobudur, suasana ceria pada saat perjalanan menuju candi Borobudur, setelah membeli tiket masuk, kami tak lupa berfoto pada tulisan Borobudur, sepanjang kegiatan kami di candi Borobudur, ada perkataan dari ibu mertua yang membuat kami sedih dan sekaligus bahagia. “Umur sudah 72 tahun, baru bisa melihat candi Borobudur secara langsung," terlihat bahagia sekali dari raut wajahnya. Di lingkungan candi Borobudur kami melakukan sesi foto-foto, ritual wajib wisatawan.

Lalu dari candi Borobudur, kami lanjutkan wisata candi lainnya yang ada di wilayah Yogyakarta, tujuan akhir wisata candi adalah candi Ijo,seperti biasa mau melakukan sesi foto-foto, setelah itu kami menuju hotel tempat kami menginap, setelah bersih-bersih kita melakukan ritual makan malam.

Esok harinya setelah sarapan pagi, kami melakukan wisata keraton, kami mengunjungi keraton Yogyakarta, seperti biasa terlihat raut bahagia di wajah ibu mertua, setelah puas melihat-lihat keratin. Kami melanjutkan kegiatan makan siang, menikmati gudek daerah Wijilan, setelah ritual makan siang dilanjut dengan ritual belanja batik. Terlihat bahagia ibu mertua memilih-milih batik yang dia suka, para pembaca pasti mengetahui berapa lama para wanita kalu belanja, dari selepas makan siang ritual belanja selesai pada pukul 17:30, signifikan ha ha ha ha, yang penting ibu mertua senang.

Tanggal 20 berlanjut jalan-jalan berburu oleh-oleh, karena terlihat lelah, ibu mertua duduk-duduk di cafeshop, saya bersama istri mencari oleh-oleh, sambil menunggu jadwal pulang ke Jakarta jam 18:00, setelah semua oleh-oleh terbeli, pas jam 17, kami menuju stasiun Yogyakarta untuk menuju Jakarta.

Demikian cerita perjalanan kami yang sangat berkesan, membahagiakan ibu mertua.

 

Nama Penulis: Yudo Devianto

Instagram: Yudo Devianto

Twitter: Yudo Devianto

Facebook: Yudodev

Press Enter To Begin Your Search
×