Loading...

Foto: Pixabay

Setiap orang, pasti mempunyai perjalanan impiannya masing-masing. Ingin pergi ke mana dan bersama dengan siapa, itu pasti telah ada didalam impiannya. Karena memang setiap orang berhak untuk memiliki dan menentukan mimpinya. Ya, benar, tak ada larangan tentang itu.

Begitu pun denganku, aku mempunyai perjalanan impian. Bagaimana denganmu? Apakah kamu pun mempunyai perjalanan impian? Semoga, perjalanan impian kita dapat tercapai, ya. Tak ada yang salah dengan mimpi itu. Selama kita terus berusaha dan berdoa juga tentunya.

Sedari dulu, aku selalu bermimpi agar bisa pergi ke tanah suci. Ingin rasanya menginjakan kaki di sana. Berjalan-jalan melihat keadaan kotanya yang indah. Bersama dengan keluarga, pergi ke sana. Melaksanakan ibadah umrah dengan tenang dan nyaman. Melaksanakan ibadah haji dengan tenang dan nyaman, itu juga adalah perjalanan impian.

Foto: Canva

Bahagianya diri ini, bila bisa salat di depan Ka’bah, Masjidil Haram yang selama ini menjadi patokan kiblat seluruh umat islam yang ada di dunia. Ketika melihat gambar atau videonya saja, air mata mengalir, aku menangis merindukannya. Mendengar pengalaman dari keluargaku atau dari orang-orang yang telah pergi ke sana, membuat diri ini semakin merindukannya.

Keluargaku bilang, orang yang sudah pergi ke sana, jauh lebih merindukannya dibandingkan aku yang belum pernah pergi ke sana. Benar, mereka ingin bisa kembali pergi ke sana. Ya, alhamdulillah sebagian dari keluarga besarku telah menginjakan kakinya ke tanah suci.

Melihat dan berziarah ke tempat peristirahatan terakhir manusia yang paling mulia yaitu Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam. Beliau adalah makhluk Allah yang paling sempurna. Bisa salat di Masjid Nabawi bersama dengan keluarga. Sungguh sangat bahagia, bila seperti itu.

Pergi ke Jabal Abu Qubais merupakan tempat yang ingin aku kunjungi juga di sana. Pasalnya, tempat itu memiliki nilai sejarah. Ya, berjalan-jalan dan mengunjungi kota ataupun tempat bersejarah yang ada di sana. Mengunjungi pasar dan mencicipi makanan khas yang ada di sana, itu pun adalah keinginanku juga.

Foto: Canva

Melihat secara langsung Menara Abraj Al Bait atau Zamzam Tower, Makkah, Saudi Arabia. Mencatatkan rekor menara jam tertinggi di dunia dengan ukuran 601 meter. Bentuk muka dari Makkah Royal Clock Tower ini sedikit mirip dengan Big Ben di Inggris namun ukurannya lebih besar 3 kali lipat. Itulah informasi yang aku dapatkan dari google.

Ya, melihat dari gambar saja sudah sekeren itu. Apalagi kalau diri ini bisa melihat aslinya secara langsung. Walaupun adakalanya eksepektasi tak seindah realita. Namun, menurut keluargaku yang sudah melihatnya secara langsung, itu memang benar-benar keren.

Membayangkan itu semua saja, membuat hati ini begitu tenang dan nyaman. Apalagi jika itu menjadi kenyataan. Tanpa terasa, air mata mengalir, aku menangis. Ya, aku merindukan tempat-tempat itu, meski belum pernah ke sana. Pesonanya begitu luar biasa. Aku telah dibuatnya jatuh cinta.

Benar, perjalanan itu adalah impianku. Impian yang sedari dulu aku mimpikan. Semoga, suatu saat nanti aku bisa pergi ke sana. Tidak hanya aku, begitupun dengan keluargaku. Ya, aku ingin pergi ke sana bersama dengan keluarga. Harapanku, sih, secepatnya bisa pergi ke sana. Karena bila Allah berkehendak, tidak ada yang mustahil. Biarpun logika berkata tak mungkin. Terlepas dari itu, kita pun harus berusaha. Berusaha menggapai itu semua dan diiringi dengan doa tentunya. Teringat satu kutipan, ‘’Doa tanpa usaha sombong. Usaha tanpa doa bohong.” Mudah-mudahan aku bisa mewujudkan mimpi itu, aamiin.

Namun, untuk kondisi sekarang  ini, itu semua tak memungkinkan. Karena adanya pandemi ini, akses menuju ke sana pun telah ditutup. Bahkan, tahun 2020 ini ibadah haji pun ditiadakan. Tidak seperti biasanya, itu maksudnya. Semoga, pandemi ini segera berakhir. Agar bisa beraktivitas seperti biasanya lagi.

 

Penulis: Neng Tuti Alawiyah

Instagram: @nengtutia

Facebook: Neng Tuti Alawiyah

Cropped fav logo@2x
Press Enter To Begin Your Search
×