Loading...

(Sumber foto: Unsplash.com)

Perkenalkan nama saya Yudi, umur 31 tahun tinggal di Barabai Kalimantan Selatan. Pengalaman perjalanan atau traveling yang mengesankan bagi saya adalah pada bulan Agustus 2018.

Bermula dari ajakan dari seorang teman kerja saya, Alfi. Saya pernah cerita ke dia kalau saya belum pernah traveling keluar daerah saya (Kalimantan). Dan ternyata kami sama, saat itulah kami berencana untuk traveling berdua saja, tanpa cerita terlebih dahulu kepada teman kerja yang lain, persiapan demi persiapan kami lakukan dari menabung untuk biaya disana nanti dan searching daerah-daerah yang akan kami kunjungi. Pilihan destinasi pun kami tetapkan ke Surabaya dan Yogyakarta. Kita ikut paket travel wisata dari surabaya ke Yogyakarta.

yogyakarta

Bersama teman-teman wisata travel (Dokumentasi Pribadi)

Hari yang dinanti pun tiba, berbagai macam rasa dirasakan, deg-degan, senang, gelisah, campur-campur lah pokoknya karena ini juga pertama kalinya kami naik pesawat.

Dan sampailah kami di tanah Jawa. Dengan percaya dirinya kami melangkah, tidak ada rasa ragu dan takut hanya senyam senyum sendiri dan rasa tak percaya bisa sampai di tanah jawa yaitu Surabaya. Saya sudah inisiatif terlebih dahulu booking kamar di Surabaya lewat aplikasi, dan langsung pesan ojek online untuk menuju penginapan. Saya sengaja nyari yang di dalam kota agar mau ke mana tidak terlalu jauh, sampai di penginapan kami istirahat sebentar, dan malamnya kami menikmati indahnya kota surabaya dan juga makanannya.

Besoknya kami persiapan mau ke Yogyakarta, setelah check out kami langsung menuju Terminal bus dan sudah janjian sama pihak travel wisata dan kami pun berangkat. Perjalanan yang sungguh menyenangkan, walaupun berangkat nya malam tapi saya merasakan atmosfer yang sangat berbeda, udara Jawa dan kalimantan yang cukup berbeda.

Di sini kami pun berkenalan dengan teman-teman baru yang juga ikut dengan travel wisata, kami saling bercerita tentang daerah kami masing-masing, tak terasa kami sampai di Ygyakarta. 

Wisata pertama kami pantai Indriyati, air laut yang jernih, hamparan batu karang, luar biasa indah. Wisata kedua goa pindul, Kami pun menyusuri tiap ruang goa menggunakan ban pelampung, indah sekali. Wisata ketiga kami hutan pinus, Subhanallah pohon-pohon pinus yang tinggi menjulang sangat memanjakan mata sore itu. Dilanjutkan ke kebun buah Mangunan dan destinasi yang terakhir adalah rumah hobbit atau songo langit. Di atas puncak ini kami kemalaman dikarenakan ada kesalahan teknis dari pihak travel, tapi tak apa kami sangat menikmati malam di atas puncak songo langit. Dari sini kami bisa melihat indahnya pemandangan kota Yogyakarta di malam hari.

Oh iya waktu sore menjelang, kami juga melihat indahnya gunung merapi dari kejauhan. Waktunya selesai, kami pun bersiap untuk ke kota Yogyakarta. Saya dan Alfi memutuskan untuk tinggal beberapa hari di kota Yogyakarta dan teman-teman yang lain kembali ke Surabaya. 

Kami pun lekas menghubungi teman kami yang di Yogyakarta, teman kerja tapi dia pindah tugas kembali ke sini. Dan kejadian yang tak terduga pun terjadi. Nomor hpnya tidak bisa dihubungi sama sekali, kami bingung, saya langsung cari penginapan lewat aplikasi dan ternyata semuanya sudah full booking, karena saat itu juga weekend, kami pun memutuskan untuk berjalan kaki menyusuri jl. Malioboro untuk mencari penginapan.

Jam waktu itu menunjukan jam 11 malam, tau dong gimana rasanya lelah seharian jalan-jalan ditambah rasa bingung mau ke mana. Hingga akhirnya kami menemukan penginapan ala kadarnya, karena ini kaya mirip gudang yang di renov jadi kamar, ya lumayan si buat melepas penat dan capek seharian ini. 

yogyakarta

Bersama Alfi dan luis (Dokumentasi Pribadi)

Pagi di kota Yogyakarta sangat sejuk, rencana kami hari ini mau ke Candi Prambanan, kami berangkat bertiga lho. 

Ya kami dapat teman ekspatriat, nama nya Luis asal spanyol, kamar kami sebelahan, dia kesini juga sendiri, dengan bahasa Inggris kami yang terbatas dan ala kadarnya kami bisa komunikasi dengannya, ya walaupun sesekali saya buka translate Bahasa.

Luis adalah teman pertama asing saya dan Alfi, senang sekali bisa kenal dia. Orangnya ramah dan baik, kami pun bareng ke candi Prambanan, dengan naik bus parawisata kami meluncur, dengan hanya membayar 5.000/orang. Saya juga bayari punya Luis, dia terkejut dan sangat senang sekali.

Kami tiba di Candi Prambanan, berkali-kali saya mengucap syukur bisa melihat kekayaan Indonesia di pulau Jawa, Sangat indah. 

Setelah puas berkeliling candi, kami pun memutuskan untuk mencari makan di sekitaran candi. Kami menemukan warung yang menunya lumayan lengkap. Kami memilih menu yang sama yaitu masakan gudeg. Enak sekali, dan Luis nambah porsi lagi saking keenakannya.

Kami pun selesai makan, Luis pun mengutarakan keinginannya untuk membayar semua yang kami makan. Ya sudah kami nurut aja, kapan lagi ditraktir sama wisatawan asing.

yogyakarta

Foto saya sendiri di Candi Prambanan (Dokumentasi Pribadi)

Istirahat sebentar, kami pun bersiap-siap untuk kembali ke penginapan. Sesampainya di penginapan, saya dan Alfi istirahat di kamarnya Luis karena kami sudah check out dari pagi sebelum ke candi. Sedangkan Luis nginap dua malam karena besoknya dia mau ke Candi Borubudur dan kami balik lagi ke Surabaya karena waktu kami tidak memungkinkan untuk ikut dengan Luis.

Sembari kami menunggu taksi online kami sempatkan bercerita tentang daerah kami. Hingga waktu perpisahan pun tiba, Luis bilang sangat senang bisa kenal kami, dan kami pun juga sebaliknya, kami saling follow sosmed agar selalu bisa komunikasi. 

Saya sudah memesan penginapan lewat aplikasi, satu malam lagi kami di Yogyakarta, menikmati indahnya kota, keunikan dan budayanya. Jalan Malioboro selalu jadi tempat favorit untuk para wisatawan, terbukti malam itu sangat ramai sekali, saya dan Alfi menyempatkan untuk membeli beberapa barang untuk oleh2 keluarga dan teman. Hingga malam semakin larut kami pun kembali ke penginapan dan istirahat. 

Besoknya kami bersiap untuk kembali ke Surabaya, sebenarnya masih banyak tempat-tempat yang indah yang belum bisa kami kunjungi karena keterbatasan waktu, kami kembali ke surabaya menggunakan bus, perjalanan sekitar 10 jam. Sampai di Surabaya tepat pukul 4 pagi, kami bingung mau ke mana lagi, sedangkan pesawat kami jam 9 pagi. Akhirnya kami istirahat di mushola dekat terminal, tidur sebentar, mandi, sholat subuh lanjut cari sarapan, dan bersiap menuju airport. 

Mungkin segini aja cerita pengalaman perjalanan liburan pertama saya ke pulau Jawa, berbagai macam rasa yang bisa dirasakan, berbagai hikmah yang bisa diambil dari perjalanan ini. Untuk teman saya Alfi, terimakasih sudah sabar, mau mendengarkan, ya walaupun ada sedikit berantemnya semoga nanti kita bisa liburan bareng lagi.

Nikmatilah setiap momen liburan kalian, karena yang sudah terjadi saat itu mustahil untuk bisa diulang kembali.

Wassalam. 

Penulis: Yudi Heriansyah

Instagram: Yudi_hry

Facebook: Yudi

Cropped fav logo@2x
Press Enter To Begin Your Search
×