Loading...

(photo source: pixabay.com)

Haaaaiiiii…..

Perkenalkan aku Defi Angelina seorang mahasiswi yang berkuliah di salah satu sekolah tinggi di Balikpapan Kalimantan Timur. Aku berasal dari kota Bontang Kalimantan Timur, nggak jauh sih dari Balikpapan.

Kali ini aku mau sharing nih pengalaman liburan aku bersama teman-teman aku tahun lalu, tepatnya bulan mei tahun 2019.

Jadi, awalnya kami merencanakan untuk pergi berlibur ke suatu kota yang menurut kita seru untuk di kulik masalah kuliner dan tempat-tempat yang Instagramable. Sampai pada akhirnya kami menjatuhkan pilihan kami pada kota Jogja. Ya Jogja, yang menyimpan sejuta keindahan alam, sejarah kota, kuliner yang beragam dan enak enak, serta destinasi objek wisata yang menjadi ciri khas kota tersebut. Hmmmmm kami sangat sangat excited terhadap tujuan kami sampai kami membuat plan apa saja yang wajib di kunjungi nantinya. Kami berencana untuk berlibur selama 5 hari 4 malam.

(photo source: dokumentasi pribadi)

Hari pertama kami di Jogja, destinasi yang kami kunjungi adalah jalan Malioboro. Siapa sih yang nggak tahu jalan Malioboro yang menjadi salah satu ciri khas dari Jogja. Kami pun langsung mengulik area sekitar jalan malioboro sampai titik kilometer nol. Dan nggak lupa juga kami keliling untuk menikmati malam di alun alun keratin.

Senang banget rasanya bisa menikmati perjalanan hari itu. Dari mencicipi makanan yang tentunya enak-enak banget (gudeg, ronde, jajanan kaki lima) sampai belanja di sekitaran pasar Beringharjo. Kebayang nggak sih serunya bareng teman-teman mengelilingi area tersebut? Oke cukup untuk hari pertama.

(photo source: dokumentasi pribadi)

Hari kedua kami di JOGJA, pastinya nggak kalah serunya dong, kita udah mulai main agak jauh nih, ke pantai. Tepatnya pantai parangtritis. Tapi sangat disayangkan banget kami tidak sempat menikmati pantai karena pada saat itu cuaca tidak mendukung (gerimis). Akhirnya kami berteduh di dalam mobil sambil mencari warung untuk makan mie instan, biasa menghormati cuaca.

Tanggung nggak sih kalau udah sampe pantai tapi nggak mampir ke Paralayang? Tanggung kan? Ok kami mampir ke Paralayang untuk menikmati sunset yang hmmmm bagus banget. Nggak ada kata nyesal kita nunggu hujan reda supaya bisa menikmati sore di atas ketinggian sambil mandangin laut yang luas banget, rasanya adem banget kayak semua beban pikiran dan rasa lelah di badan itu rontok seketika. Baiklah, hari kedua ditutup dengan gorengan yang dimakan di atas puncak Paralayang.

(photo source: dokumentasi pribadi)

Hari ketiga kami di JOGJA, nggak kalah serunya nih. Ok habis dari puncak kita turun lagi ke destinasi yang menjadi salah satu ikon kota tersebut, apalagi kalau bukan candi Prambranan. Bener banget, candi Prambanan ini luas banget. Pada hari itu cuaca lagi terik-teriknya, matahari lagi di atas kepala banget, kita masuk ke candi Prambanan, kita kelilingin sambil nggak lupa untuk foto-foto.

Unik banget kalau kita ingat cerita terbuatnya candi tersebut. Banyak banget spot foto yang tersedia. Kalau udah di situ rasanya tiap sudut bisa di jadikan spot foto. Akhirnya kita kelilingi semua bagian dari candi tersebut. Karena pada saat itu kami datangnya pada waktu weekend. Jadi nggak sedikit juga orang-orang yang sama seperti kita, mengambil momen untuk dijadikan sebuah kenangan. Hari ketiga ditutup oleh mie ayam bu Tumini yang super lezaat banget.

Hari keempat kami di Jogja, udah sampe di hari terakhir aja nih sedih banget rasanya menikmati detik-detik akhir dari liburan ini. Hari terakhir di Jogja kita lebih milih untuk berwisata kuliner dan oleh-oleh nih. Saking excited-nya kita udah start dari pagi. Pertama kita mengunjungi pusat bakpia khas yang ada di Jogja.

Tempatnya random sih, pada saat itu aku lupa banget namanya apa, intinya kami beli bakpia kukus untuk oleh-oleh. Lalu setelah itu melipir sedikit ke oblong khas Jogja untuk beli beberapa baju kaos yang bercorak khas Jogja. Setelah itu kami lanjut untuk makan siang di warung makan yang aku sendiri udah lupa namanya. Lalu lanjut cari jajanan khas yang bisa dinikmati sembari menyusuri jalanan Jogja.

Setelah puas jajan kami lanjut untuk naik lagi ke puncak. Tapi puncak yang ini beda. Yups, bener banget, Bukit Bintang Jogja, destinasi terakhir sebelum akhirnya pulang kita memilih bukit bintang untuk menikmati senja dan malam. Indah banget Jogja dari puncak ini. Sangat indah, dalam hati berbicara “semoga kita dapat bertemu lagi ya, maybe tahun depan (2020) tetapi dengan cerita yang baru, aku akan selalu merindukan Jogja”. Rasanya tenang sekali kalau udah ada di puncak. Nggak lupa dong sambil menikmati malam sambil makan jagung rebus dan kacang rebus sambil menyeruput ronde.

Nikmat Tuhan mana lagi sih yang kamu dustakan? Sedep bener deh cobain aja.

Itulah akhir dari liburan saya dan teman-teman, berharap bisa kembali lagi ke Jogja untuk mengulik lebih banyak lagi. Mungkin yang belum banyak orang tau. Jogja adalah kota yang penuh dengan kenangan, benar-benar kota kenangan banget. Sampe sekarang aja aku masih belum bisa move on. Help, inginku menginjakkan kaki ku di Jogja lagi I miss you so much Jogja.

Penulis: Defi Angelina

Instagram: @defiangelinaa

Twitter: @nyedot_wc

Facebook: Defi Angelina Panggabean

Press Enter To Begin Your Search
×