Loading...

(photo source: pixabay.com)

VENICE (bahasa Italia : VENEZIA) adalah Kota di Italia yang menjadi tujuan wisata yang paling populer di Eropa. Kota ini berulang kali menduduki peringkat teratas sebagai The MOST BEAUTIFUL CITY IN THE WORLD dan menjadi salah satu UNESCO World Heritage Site.

Venezia yang merupakan ibukota dari Venetian Region, dibangun di atas laguna dangkal seluas 550 km yang terdiri dari gugusan 118 pulau pulau kecil, dipisahkan oleh 117 kanal kanal dan di hubungkan oleh 400 jembatan. Venezia adalah kawasan perkotaan bebas mobil terbesar dan unik di Eropa, karena tetap menjadi kota yang berfungsi cukup besar di abad ke-21 sepenuhnya tanpa mobil atau truk.

Secara geografis lokasinya di ujung Laut Adriatik yang memisahkan Italian Peninsula dan Negara Balkan, Lautan ini merupakan bagian yang paling utara dari Laut Mediteranian. Venezia dikenal juga dengan sebutan Queen of the Adriatic", "City of Water", “City of  Masks", "City of Bridges", "The Floating City", dan "City of Canals"

Mestre

(photo source: dokumentasi pribadi)

Daratan di Venezia terdiri dari 5 wilayah, dan Mestre merupakan daratan yang paling padat di wilayah perkotaan. Tiba di Venezia kami check in di sebuah Hotel di MESTRE. 

Dari Mestre kami memulai perjalanan membelah lautan naik Rubber-tired Tramway melalui Ponte della Libertà (Liberty Bridge), jembatan jalan raya sepanjang 3.850 meter yang menghubungkan wilayah daratan dengan gugusan pulau pulau bersejarah Venezia. Ini adalah awal dari breath taking moments dalam amazing journey di Venezia.

Diujung Ponte della Liberta tibalah kami di sebuah alun alun yang merupakan pintu masuk kota, Piazzale Roma. Tempat ini dan pulau Tronchetto di dekatnya adalah satu-satunya tempat di pusat kota Venesia yang dapat diakses oleh kendaraan bermotor darat, seperti mobil dan bus. Alun-alun ini berfungsi sebagai terminal bus utama untuk Venesia, termasuk port water bus.

Piazza San Marco & St Mark's Basilica

(photo source: dokumentasi pribadi)

Piazza San Marco, Sering dikenal dalam bahasa Inggris sebagai St Mark's Square, adalah alun-alun utama di Venesia yang merupakan pusat sosial, agama, dan politik. Sebuah sumber menyebutkan Piazza San Marco sebagai "Ruang tamu Eropa".

Di ujung timur Piazza San Marco terdapat Basilika Santo Markus, Gereja Katedral dari Keuskupan Agung Katolik Roma. Ini adalah gereja kota yang paling terkenal dan salah satu contoh terbaik dari arsitektur Italo-Bizantium. Detail atap pelana yang menunjukkan Rasul pelindung Venesia, St. Mark, dengan malaikat malaikat. Di bawahnya ada Singa Santo Markus, mewakili Mark the Evangelist, digambarkan dalam bentuk singa bersayap memegang Alkitab, adalah lambang kota Venesia dan bekas Republik Venesia. Struktur bangunan ini berasal dari akhir abad ke-11.

RIALTO BRIDGE

(photo source: dokumentasi pribadi)

Menyusuri grand canal dalam CANAL TOUR dengan Waterbus atau Vaporetti menjadi acara wajib bila berkunjung ke Venezia. Menikmati keindahan arsitektur bangunan bangunan tua yang dikelilingi lautan dibawah langit yang megah membuat Venezia benar benar terlihat seperti mengapung (Floating City). Terlebih menjelang senja saat sinar matahari menyentuh permukaan laut, cahayanya yang berpendar berkilauan, awan awan berarak, langit kemerahan, sungguh sebuah maha karya yang sangat menyilaukan. Lukisan alam yang sangat exotis, membuat suasana auto romantis.

RIALTO BRIDGE adalah jembatan yang paling tua diantara 4 jembatan yang terbentang diatas Grand Canal. Jembatan ini menghubungkan antara Distric San Marco dan San Polo, konstruksinya dibangun pertama kali pada tahun 1173 dan menjadi salah satu point of attraction yang penting.

Sarana transportasi lain yang khas digunakan adalah GONDOLA sebuah perahu khas Venezia yang dikemudikan dari belakang oleh Gondolier. Melintasi kanal kanal yang lebih kecil Gondolier mengajak kita melewati rumah MARCOPOLO, seorang  pedagang, penjelajah dan penulis Venezia yang melakukan perjalanan melalui Asia di sepanjang Jalur Sutra antara 1271-1295. Marcopolo diabadikan menjadi nama international Airport di Venezia.

Para Gondolier jarang yang berbahasa Inggris, mereka menganggap bahasa Italia adalah yang paling tinggi kedudukannya hingga touristlah yang harus beradaptasi dengan culture mereka. Tak heran ketika melewati tempat tempat bersejarah, mereka hanya berteriak “MARCOPOLO!! MARCOPOLO!!!” atau “RIALTO RIALTO!!!” sambil berdiri tetap mendayung gondola dengan salah satu tangannya menunjuk ke bangunan itu, dan kita yang menterjemahkan sendiri maksudnya.

Carnaval Venezia

Festival tahunan yang sangat terkenal di dunia karena topengnya yang unik, sophisticated, yang membuat Venezia mendapat julukan City of Masks.. Karnaval diakhiri dengan perayaan Prapaskah Kristen, empat puluh hari sebelum Paskah, sehari sebelum Rabu Abu. 

Venice Film Festival

Festival Film Venesia adalah festival film tertua di dunia. Didirikan oleh Count Giuseppe Volpi di Misurata pada tahun 1932, festival ini berlangsung setiap tahun pada akhir Agustus atau awal September di pulau Lido. Pemutaran film berlangsung di Palazzo del Cinema yang bersejarah, di Lungomare Marconi. Ini adalah salah satu festival film paling bergengsi di dunia dan merupakan bagian dari Venice Biennale.

Tidak terasa sudah 10 tahun lalu berkunjung ke sana, masih teringat jelas ketika vaporetti kami melintasi kerumunan kru film yang sedang syuting film The Tourist yang dibintangi oleh Angelina Jollie dan Johny Deep, di bulan May tahun 2010. 

Begitu banyak yang ingin disampaikan, begitu sedikit waktu yang tersedia. Keindahannya tak akan habis untuk diceritakan. Singkat kata, dalam hidup jangan mati dulu sebelum berkunjung ke Venezia.

 

Penulis: Enggar Wahyuningsih

Instagram: Ms.enggar

Facebook: Enggar.Wahyuningsih

Press Enter To Begin Your Search
×