Loading...

kota jakarta

Foto: Pixabay

Saat bulan Ramadan banyak orang memilih untuk fokus beribadah. Agar semakin semangat untuk menjalankan semua ibadah di bulan suci, kamu bisa cobain wisata religi sebelum Ramadan tiba. Ada banyak tempat di Kota Jakarta yang cocok banget untuk dijadikan destinasi wisata religi yang mudah dijangkau. Di mana aja sih tempatnya? 

Destinasi Wisata Religi di Kota Jakarta

Masjid Istiqlal

Masjid Istiqlal merupakan masjid termegah di Indonesia dan Asia Tenggara yang mampu menampung sampai 200 ribu jamaah. Sebelum dibangun menjadi masjid, area ini sebenarnya bekas Benteng Citadel milik Belanda yang luasnya mencapai 9,5 ha. Istiqlal sendiri diambil dari bahasa Arab yang artinya merdeka. Lokasinya yang persis bersebelahan dengan Gereja Katedral membuat dua tempat ibadah ini dijadikan simbol toleransi dalam keberagaman. 

Masjid Istiqlal sendiri dibangun pada 1950an atas inisiasi dari Presiden Soekarno. Ia sengaja membangun masjid di bekas benteng milik Belanda sebagai simbol bahwa Indonesia telah berhasil merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. Lokasinya yang dekat dari Taman Kota Jakarta membuat Masjid Istiqlal ramai dikunjungi para jamaah maupun wisatawan yang ingin melihat kemegahannya. 

Makam Habib Hasan Al Haddad (Mbah Priok)

Habib Hasan Al Haddad atau sering disebut Mbah Priok merupakan penyebar agama Islam yang berasal dari Palembambang. Ia sering melakukan perjalanan ke untuk menyebarkan ajaran Islam. Konon saat dalam perjalanan ia wafat di tengah laut kemudian jasatnya dibawa oleh lumba-lumba ke tepi pantai. Oleh orang-orang pesisir yang menemukannya Mbah Priok dimakamkan dan nisannya dibuat dari patahan dayung kayu. 

Untuk meneladani sosoknya sebagai wali yang menyebarkan agama Islam di Nusantara, banyak peziarah datang ke pesisir utara Kota Jakarta untuk mengunjungi makamnya. 

Makam Pangeran Jayakarta

Pangeran Jayakarta merupakan orang yang paling dicari VOC saat Indonesia dijajah Belanda dulu. Ia merupakan pangeran dari Kesultanan Banten yang berhasil mengusir VOC dari Banten. Namun sebab kematiannya sampai saat ini masih simpang siur. Kini makam Pangeran Jayakarta bersebelahan dengan Masjid As Salafiah, Jalan Jatinegara Kaum, Kota Jakarta Timur. Untuk mengenang perjuangan Pangeran Jayakarta, makamnya ditetapkan sebagai cagar budaya. 

Masjid Cut Meutia

Masjid Cut Meutia berada di Menteng, Jakarta Pusat. Dibandingkan masjid pada umumnya, bangunan Masjid Cut Meutia memang cukup unik. Masjid ini bergaya art nouveau dan merupakan peninggalan Belanda jadi sangat bersejarah. Namun, pada mulanya bangunan ini sebenarnya bukan masjid, lho. 

Pada awal 1910-an bangunan ini merupakan kantor biro arsitek Belanda dan merupakan bangunan bertingkat pertama di Indonesia. Kini Masjid Cut Meutia sudah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh pemerintah DKI Jakarta. Banyak wisatawan datang ke sini untuk beribadah sekaligus mengagumi bangunan masjid yang sekaligus menjadi saksi sejarah Indonesia. 

Masjid Al Azhar

Masjid Al Azhar didirikan pada tahun 1953. Awalnya masjid ini bernama Masjid Agung Kebayoran Baru namun pada 1960 diubah menjadi Masjid Al Azhar. Pada 1993 Masjid Al Azhar ditetapkan sebagai salah satu dari 18 situs tapak sejarah perkembangan Kota Jakarta. Di sekitar masji juga terdapat institusi pendidikan dari SD hingga perguruan tinggi. Masjid Al Azhar berlokasi di daerah Kebayoran, Kota Jakarta Selatan. 

Ada banyak tempat wisata religi di Kota Jakarta Barat, Selatan, Timur, Utara, maupun pusat. Setelah keliling Jakarta untuk wisata religi kamu bisa sekalian staycation, lho. Nikmati suasana bersantai di hotel sebelum menyambut bulan Ramadan. Nggak perlu takut repot untuk pesan hotelnya karena kamu bisa booking hotel melalui aplikasi RedDoorz. Ada banyak pilihan hotel di Kota Jakarta yang nyaman dan terjamin kebersihannya. Yuk pesan hotel RedDoorz sekarang. 

Press Enter To Begin Your Search
×