Loading...

 

bukit lawang

(Source: Instagram.com/visitbukitlawang/SELANGPANGERANPARADISE)

Percaya nggak terdapat ratusan jenis satwa endemik yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia? Buat yang belum familiar dengan istilah ini, satwa endemik adalah satwa-satwa yang hanya bisa ditemukan di wilayah tertentu. Menurut data International Union For Conservation Nature (IUCN) tahun 2013, tercatat ada 259 jenis mamalia, 384 jenis burung, dan 173 jenis amfibi yang hidup di Indonesia. Sayangnya, seiring berjalannya waktu, jumlah hewan endemik ini terus berkurang akibat kerusakan habitat mereka. Orangutan adalah satu di antara satwa endemik asal Pulau Kalimantan dan Pulau Sumatera yang terancam punah.

Program rehabilitasi orangutan sejak tahun 1973 di Bukit Lawang, Sumatera Utara, demi keberlangsungan populasi mereka hingga generasi anak dan cucu kita nanti. Program ini dirancang agar orangutan dapat hidup mandiri setelah kembali ke alam liar. Disamping menjadi tempat pelatihan orangutan, wisata Bukit Lawang merupakan destinasi menarik bagi para wisatawan, terutama bagi yang penasaran sama wujud asli orangutan. Bukit Lawang memiliki banyak pilihan aktivitas yang dapat dilakukan.

Wisata di Bukit Lawang

Semenjak program rehabilitasi dan pusat pengamatan orangutan di Sumatera, wisata Bukit Lawang berhasil mendatangkan wisatawan domestik maupun mancanegara. Aktivitas apa ya yang seru dilakukan selama berada di Bukit Lawang?

1. Menyaksikan Orangutan

Ilustrasi: www.unsplash.com

Oleh pemandu wisata, kamu akan diajak menyusuri hutan yang masih terjaga keasriannya. Selama penyusuran inilah kamu akan berhadapan langsung dengan orangutan. Bahkan jika kamu datang di waktu yang tepat, orangutan bukan satu-satunya satwa yang kamu temui. Satwa-satwa lain seperti, musang dan monyet ekor panjang, juga antusias menyapa kamu.

2. Mampir di Goa Kelelawar

Ilustrasi: www.unsplash.com

Belum pernah melihat kelelawar sesungguhnya? Kalau begitu jangan lewatkan goa kelelawar di Bukit Lawang. Dapat ditempuh beberapa menit dari pintu masuk Bukit Lawang, goa kelelawar menjanjikan sensasi berwisata di tengah kegelapan. Selain kelelawar, jangan heran ketika melihat banyak stalaktit super besar menghiasi bagian dalam goa.

3. Bermain di Sungai Bahorok

Ilustrasi: www.unsplash.com

Ngaku pemberani? Coba susuri Sungai Bahorok menggunakan ban karet. Sekilas terdengar menyenangkan, tapi yakin masih berani jika kamu tau selama penyusuran ini kamu nggak akan difasilitasi pelampung. Aktivitas ini emang cocok banget buat yang suka menantang adrenalin. Tapi kalau kamu meragukan keselamatan diri, kamu bisa mengikuti arung jeram yang tentunya dilengkapi alat keselamatan lengkap.

4. Berfoto!

Ilustrasi: www.unsplash.com

Pengalaman berwisata di Bukit Lawang harus dikenang seumur hidup. Oleh karena itu, jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan eksotisme Bukit Lawang ya! Nggak perlu bingung mencari spot Instagramable di Bukit Lawang. Pemandangan Bukit Lawang selalu memberikan keindahan sejauh mata memandang.

Mendengar semua aktivitas ini pasti menggugah semangat bertualang kamu. Namun, wisata Bukit Lawang sedang ditutup sementara akibat pandemi Covid-19. Meski begitu, menurut pemantauan dinas pariwisata setempat, Bukit Lawang bisa kembali menerima wisatawan dalam waktu dekat selama mereka dan pihak pengelola wisata Bukit Lawang mematui protokol kesehatan. Gimana sih protokol kesehatan yang baik dan benar di wisata alam? Catat poin-poin berikut.

Menerapkan Protokol Kesehatan Selama Berwisata di Bukit Lawang

1. Pastikan Diri Dalam Keadaan Sehat

Kedengarannya sederhana sih, tapi fakta di lapangan mengatakan masih banyak orang yang mengabaikan datangnya gejala demam, batuk, atau pilek. Gejalanya memang menyerupai penyakit “masuk angin” pada umumnya. Tapi di kala pandemi seperti saat ini, gejala-gejala tersebut dapat mengindikasikan seseorang terserang Covid-19. Apalagi kalau gejala yang dirasakan udah memasuki radang tenggorokan hingga sesak nafas. Jika kamu atau kerabat terdekat yang hendak melancong ke Bukit Lawang mengalami gejala demikian, segera periksakan kondisi tubuh ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat ya! Jangan lanjutkan rencana perjalanan di tengah kondisi tubuh yang lagi nggak fit.

2. Jaga Kebersihan Diri

Setelah memastikan tubuh dalam kondisi prima, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan alat-alat kebersihan, seperti hand-sanitizer, tisu basah beralkohol, sabun cuci tangan, dan disinfektan. Mengingat wisata Bukit Lawang tergolong sebagai destinasi wisata alam, mungkin kamu sedikit mengalami kesulitan menemukan wastafel dan sabun cuci tangan. Maka sebaiknya, perlengkapan di atas harus selalu tersedia di tas kamu. Tapi RedDoorz tetap lebih menyarankan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir apabila memungkinkan.

3. Hindari Menyentuh Area Wajah

Area wajah adalah media penularan Covid-19 yang paling rentan. Hindari menyentuh bagian mata, hidung, dan mulut menggunakan tangan yang tidak steril, terlebih saat kamu berada di tempat wisata alam di mana pengunjung lainnya dan hewan-hewan liar acap kali berlalu lalang dan berpotensi mentransfer penyakit melalui benda-benda yang tak sadar kamu sentuh. Inilah yang menjadi alasan mengapa sembarangan menyentuh area wajah itu berbahaya banget!

4. Gunakan Masker Setiap Saat

Seperti yang udah diketahui, seorang pasien Covid-19 bisa menularkan virus kepada orang lain melalui droplets atau percikan yang diproduksi saluran pernafasan. Droplets sendiri dapat menyebar hingga 1-1,5 meter lho! Itulah sebabnya pemerintah kian galak menganjurkan masyarakat agar menggunakan masker setiap saat, karena masker mampu menangkal droplets yang dihasilkan orang orang lain maupun tubuh sendiri.

5. Jaga Jarak

Masih berhubungan dengan poin di atas, kamu harus selalu memerhatikan jarak antara dirimu dan pengunjung lain. Jarak aman yang dianjurkan pemerintah setidaknya 1 meter. Semakin besar jarak yang kamu berikan, kamu akan semakin terhindar dari droplets yang orang lain hasilkan. Berinteraksi dalam jarak yang terlalu dekat tentu amat meningkatkan risiko penularan Covid-19. Oleh karena itu, jangan lupa menjaga jarak demi kesehatan kamu dan sesama pengunjung di kawasan wisata Bukit Lawang.

6. Bersihkan Tubuh Secara Menyeluruh

Segera mandi usai puas berwisata di Bukit Lawang sebelum melakukan kontak dengan orang-orang di penginapan atau di rumah. Jangan dulu menyentuh barang-barang yang tidak ikut serta dalam perjalananmu ke Bukit Lawang selama kamu belum dalam keadaan bersih. Hal ini dilakukan supaya tubuh dan tempat kamu beristirahat terbebas dari segala kuman, bakteri, dan virus-virus yang bisa jadi belum terdeteksi.

7. Bersihkan Barang-barang Dengan Disinfektan

Sementara mandi membersihkan tubuh, disinfektan bakal membersihkan seluruh barang-barang kamu. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) disinfektan akan efektif membunuh virus setelah barang-barang dicuci menggunakan air dan sabun. Selain itu, pilihlah disinfektan yang mengandung alkohol, senyawa ammonium kuarter, sodium hypochlorite (pemutih), atau hidrogen peroksida. Bahan-bahan tersebut disebut oleh The Environmental Protection Agency (EPA) sebagai bahan-bahan disinfektan terbaik untuk membunuh virus.

Wisata Bukit Lawang di Medan, Sumatera Utara nggak perlu diragukan lagi soal kemampuannya menyuguhkan pengalaman wisata alam terbaik. Tapi, alangkah lebih baik lagi jika kamu selaku pengunjung dapat mematuhi protokol kesehatan selama berada kawasan wisata demi melindungi keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Press Enter To Begin Your Search
×