Loading...

Sam Poo Kong Temple, Semarang (photo source: dokumentasi pribadi)

Pandemik. Satu kata yang menjadi keresahan masyarakat dunia saat ini. Krisis ekonomi, social distancing, dan yang pasti keinginan untuk berlibur. Disaat-saat ini keinginan untuk berlibur sudah menjadi sebuah kebutuhan. Namun apa daya, kita hanya bisa berangan-angan untuk liburan. Bukan hanya liburan, bahkan kegiatan sehari-hari pun menjadi sebuah rutinitas yang tidak bisa dipungkiri sudah menjadi sebuah kebiasaan baru di masyarakat.

Work From Home, mengubah sistem dunia saat ini, sebuah kegiatan yang bagi sebagian besar masyarakat sangat-sangat menyebalkan. Selain berkurangnya penghasilan, ada juga masalah lain yang timbul akibat terlalu lama berada di rumah. Salah satunya adalah keinginan untuk melakukan perjalanan ke destinasi favorit masing-masing dari kita.

Penelusuran tempat baru untuk menjadi destinasi liburan selanjutnya masih dilakukan, dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan yang pasti kenyamanan.

Selain aspek di atas, situs-situs bersejarah menjadi kesenangan sendiri untuk dikunjungi. Dengan mempelajari cerita di balik bangunan tersebut akan menambah wawasan, sekaligus kekaguman akan peradaban manusia dari masa lalu, dan tentunya akan mempercantik feed Instagram kita. Itu juga bukan salah satu tujuan untuk mengunjungi bangunan bersejarah?

Selain itu juga kita dapat mendokumentasikan perjalanan kita di tempat tersebut yang dapat menjadi cerita di akhir perjalanan. Untuk diceritakan kepada teman-teman kita agar dapat menghargai peninggalan sejarah. Dikarenakan Indonesia memiliki sejarah yang cukup panjang, sudah pasti akan ada kepuasan tersendiri dibandingkan hanya mendengarkan dari kisah di buku atau dari mulut orang lain.

Lawang Sewu, Semarang (photo source: dokumentasi pribadi)

Satu yang menjadi tujuan favorit masyarakat, yaitu situs yang memiliki kisah misteri di dalamnya. Ya, siapa yang tidak penasaran akan kisah misteri di dalam suatu bangunan? Apalagi bangunan tersebut sudah berdiri sejak puluhan, bahkan ratusan tahun yang lalu.

Ditambah lagi, dengan adanya fenomena yang tidak bisa dijelaskan dengan logika manusia, tentunya menambah rasa penasaran sehingga kita pun akan menghilangkan rasa takut kita untuk mengunjungi tempat itu. Untungnya ada beberapa bangunan yang memiliki guide yang dapat menjelaskan kepada kita mengenai sejarah bangunan tersebut, beserta penjelasan dibalik peristiwa yang ada di balik fenomena tersebut.

Mie Kopyok Pak Dhuwur (photo source: dokumentasi pribadi)

Tidak lupa kuliner tradisional kota destinasi kita yang menjadi salah satu alasan kita untuk berlibur di daerah tersebut. Ada banyak ragam kuliner yang bisa kita kunjungi, dan tentunya memiliki keunikan tersendiri yang bisa membuat kita ingin mengunjungi tempat itu lagi. Walaupun di Jakarta sendiri sudah banyak kuliner yang dibawa dari tempat itu, akan tetapi lebih baik mengunjungi langsung daerah asal kuliner tersebut bukan?

Dibalik keinginan untuk berlibur terselip juga rasa cemas, kapan pandemi ini akan berakhir? Akan tetapi di setiap masalah yang kita hadapi, pasti ada hikmah yang bisa kita ambil. Berkumpul bersama keluarga, mengurangi populasi yang disebabkan oleh asap kendaraan, dan yang pasti pengurangan pengeluaran di sejumlah sektor yang bisa kita gunakan untuk menabung. Untuk apa tabungannya?

Apalagi kalau bukan berlibur. Untuk itu, mari kita semua mengikuti iimbauan dari pemerintah agar dapat menahan penyebaran pandemi. Semakin cepat pandemi ini diatasi, semakin cepat juga kita dapat dengan tenang bepergian ke manapun kita mau. Maka dari itu, mari kita semua melakukan kewajiban kita agar dapat segera pergi berlibur yah!

Penulis: James Fanuel

Press Enter To Begin Your Search
×