Loading...

(photo source: dokumentasi pribadi)

Sudah hampir enam bulan kita nggak bisa merasakan ‘kebebasan’ untuk beraktivitas di luar rumah karena pandemi Covid-19 yang merebak ke berbagai wilayah bahkan dunia. Ribuan nyawa telah berpulang karena terinfeksi Covid-19, dampak adanya pandemi Covid-19 memang nggak bisa dianggap remeh. Penyebaran yang begitu masif dan nggak terlihat membuat kita mesti ekstra menjaga kebersihan, kesehatan, serta menerapkan protokol kesehatan sesuai standar. Barangkali dari Covid-19 kita bisa belajar bersabar untuk menunda berbagai hal termasuk traveling, meski tiket transportasi dan akomodasi sudah di tangan, namun semua wishlist traveling harus batal karena pandemi Covid-19. Nggak mengapa, kita nggak harus marah dengan keadaan kok, toh kita bisa merencanakannya kembali.

Kepulauan Karimunjawa merupakan wishlist travelingku yang terpaksa tertunda karena pandemi ini, aku berjanji kepada diri sendiri jika kondisi sudah membaik, tempat pertama yang ingin ku kunjungi setalah sekian lama di rumah saja adalah Kepulauan Karimunjawa. Meski sudah pernah menginjakkan kaki di pulau cantik ini, aku tetap ingin mengunjunginya lagi.

Mengapa Kepulauan Karimunjawa?

Kata siapa destinasi wisata di Jawa Tengah hanya itu-itu saja? Buktinya Kepulauan Karimunjawa ini menawarkan keindahan alam yang luar biasa. Hamparan laut, debur ombak, langit yang kebiruan, terpaan angin sepoi, serta berbagai keanekaragaman laut bisa kita saksikan secara langsung. Belum lagi saat kita tiba di Pelabuhan Karimunjawa akan disuguhi pemandangan gugusan tebing-tebing yang menjulang tinggi, apalagi saat kita melakukan island hoping. Bagiku, Kepulauan Karimunjawa merupakan kepingan surga karena keindahan alam dan keasrian masyarakat lokal masih sangat terjaga.

Cara Menuju Kepulauan Karimunjawa

(photo source: dokumentasi pribad)

Kepulauan Karimunjawa terletak di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Bagi kamu yang tinggal di Provinsi Jawa Tengah tentu saja nggak asing lagi ketika mendengar Kabupaten Jepara bukan? Untuk menuju Kepulauan Karimunjawa tersedia jalur udara dan jalur laut. Jika menggunakan jalur udara maka dapat ditempuh dari Bandara A. Yani Semarang – Bandara Dewadaru Karimunjawa.

Tapi, menurutku untuk ukuran backpacker akan lebih worth it jika menempuh perjalanan jalur laut. Selain karena harga tiket yang lebih terjangkau, sepanjang perjalanan kamu juga bisa menikmati suasana di kapal dengan pemandangan yang sangat eksotis terlebih jika kamu menyukai keindahan laut lepas.

Nah, jika memilih jalur laut, ada dua pelabuhan yang bisa membawa kamu sampai di Pelabuhan Karimunjawa. Kamu bisa memilih keberangkatan dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang atau bisa juga dari Pelabuhan Jepara. Untuk harga tiket kisaran Rp100 ribu sampai Rp250 ribu, tergantung kelas kapal yang kamu pilih.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Pulau Karimunjawa

Kala itu, setelah menempuh perjalanan sekitar 2,5 jam, kapal yang membawa rombonganku bersandar di Pelabuhan Karimunjawa. Aku bersiap mengenakan kacamata hitam sembari membetulkan tas ransel yang ku gendong. Kakiku perlahan menapaki lantai kapal sambil berjalan menuju pintu keluar, terpaan angin sepoi dan pesona laut di Pelabuhan Karimunjawa sungguh menggoda mata. Ku lempar pandangan ke segala arah, lalu aku melepas kacamata hitam untuk bersua langsung melihat biru dan jernihnya air di Pelabuhan Karimunjawa. Ah ya! Baru di Pelabuhan Karimunjawa saja bentangan lautan sudah sangat memesona.

Lantas seperti apa sih keindahan Kepulauan Karimunjawa? Yuk simak ceritaku selama 3D2N di Kepulauan Karimunjawa pada tahun 2018 lalu.

Day 1: Menikmati Keasrian Hutan Mangrove Taman Nasional Karimunjawa

(photo source: dokumentasi pribadi)

Setelah menaruh barang-barang di penginapan yang nggak jauh dari Pelabuhan Karimunjawa, kami langsung menuju hutan Mangrove yang merupakan taman nasional Karimunjawa. Hutan mangrove ini memiliki rute sepanjang kurang lebih 2 KM. Rindangnya pepohonan bakau mampu menghadirkan rasa sejuk dan damai.

Di sana kami juga menjumpai berbagai hewan lho. Selain itu, keunikan tracking Mangrove Karimunjawa adalah pengunjung bisa menikmati tiga view sekaligus (lautan, tanaman bakau, dan pegunungan) dari gardu pandang. Untuk tiket masuk wisatawan lokal hanya Rp10 ribu, sedangkan untuk turis mancanegara sekitar Rp150 ribu.

Syahdunya Sunset di Pantai Tanjung Gelam

Setelah puas menikmati keasrian hutan Mangrove Taman Nasional Karimunjawa, kami pun melanjutkan perjalanan menuju pantai Tanjung Gelam. Begitu turun dari mobil, kami disambut oleh butiran pasir putih yang sangat lembut. Aku membiarkan telapak kakiku berjalan tanpa alas, bermain dengan ombak, menikmati segarnya sebutir kelapa muda di bibir pantai, hingga mencoba menaiki ayunan di bawah rindangnya pepohonan. Jernihnya air pantai terpantul oleh cahaya keemasan matahari yang hendak terbenam membuat suasana terasa temaram.

(photo source: dokumetasi pribadi)

Oya, pantai Tanjung Gelam ini memiliki icon unik berupa pohon kelapa yang tumbuh miring melengkung lho. Kebayang nggak sih damainya duduk di hamparan pasir pantai yang beratapkan langit senja? Tiap kali menikmati matahari terbenam aku selalu merapal doa-doa, berharap semesta akan membawaku menuju janji-janji kehidupan di masa depan dengan lebih mudah. Fyi, untuk menikmati keindahan Pantai Tanjung Gelam nggak dikenakan tiket masuk lho, beneran free. Uhuy!

Day 2 : Bersua dengan Keindahan Alam Bawah Laut

(photo source: dokumentasi pribadi)

Hari ke dua di Kepulauan Karimunjawa kami berkesempatan mengeksplor keindahan bawah laut Pulau Menjangan Kecil yang terletak di bagian selatan Kepulauan Karimunjawa. Pulau ini biasa digunakan wisatawan untuk melakukan aktivitas snorkeling. Saat tour guide kami memberi aba-aba bahwa sebentar lagi akan sampai di area snorkeling, aku pun segera menggunakan perlengkapan dan melepas life jacket. ‘Byurrrrr’ aku meloncat dari perahu, sorak ramai rombonganku terdengar nggak begitu jelas memberi semangat. Ahahaha, sungguh baru kali ini aku memberanikan diri melakukan snorkeling di laut lepas.

Pulau Menjangan Kecil menyimpan keindahan alam bawah laut yang sangat memesona, aku sempat tak percaya bisa melihat indahnya terumbu karang yang dikelilingi barisan ikan yang begitu tenang secara langsung. Sungguh berasa sedang ada di dalam akuarium. Jika kamu ingin snorkeling di Pulau Menjangan Kecil pastikan menyewa perahu terdahulu ya, atau bisa langsung memilih paket snorkeling dengan harga mulai dari Rp200 ribu untuk 4-5 orang.

Barbeque di Pulau Geleang

(photo source: dokementasi pribadi)

Setelah puas bersua dengan terumbu karang dan berbagai ikan di Pulau Menjangan Kecil, rombongan kami menuju ke Pulau Geleang. Sepanjang jalan kami disuguhi oleh hamparan laut serta langit yang berwarna senada dengan laut.

Kami harus menempuh perjalanan menggunakan kapal kayu lagi sekitar 30 menit dari Pulau Menjangan Kecil. Nggak lama berlayar, dari kejauhan terlihat hamparan pasir pantai dan ratusan pohon cemara yang menjulang tinggi. Aku buru-buru turun dari perahu kayu, berjalan di atas pasir yang terendam air pantai lalu memilih berteduh di bawah pepohonan sebelum menuju ke bibir pantai.

Pulau Geleang memiliki air pantai yang begitu jernih dengan sapuan ombak yang cukup lambat serta angin sepoi yang bertiup pelan membuat suasana pulau ini sangat cocok untuk melakukan aktivitas barbeque-an. Lagi-lagi aku menikmati es kelapa muda di tepian pantai, lantas berguling ke sana ke mari di atas lembutnya pasir putih. Meski pengunjung nggak dikenakan biaya untuk menikmati Pulau Geleang ini, tapi banyak fasilitas yang disediakan lho seperti; toilet, mushala, warung makanan, kursi bambu, serta ayunan tali. 

Sunset Pelabuhan Karimunjawa

(photo source: dokumentasi pribadi)

Setelah makan siang di Pantai Geleang, kami pun kembali ke penginapan untuk bebersih dan istirahat sejenak, tepat pukul 17.00 WIB aku kembali mengunjungi pelabuhan Karimunjawa yang nggak begitu jauh dari penginapan kami. Buatku menikmati sunset di Pelabuhan Karimunjawa adalah momen yang nggak bisa terlupakan begitu saja. Masih terbayang hamparan air yang sangat jernih, bulatnya matahari yang hendak terbenam, serta cahaya keemasaannya memenuhi langit sana. Menikmati senja memang bisa dilakukan di mana saja, namun kala itu aku merasa bersyukur sekali bisa menikmati senja terbaik di Karimunjawa.  

Day 3: Bukit Cinta Karimunjawa

Setelah hari ke dua mengeksplor pulau, pantai, dan seisinya, tibalah hari ke tiga yang merupakan hari terakhir di Kepulauan Karimunjawa. Di hari ketiga kami gunakan untuk menikmati Kepulauan Karimunjawa dari atas Bukit Cinta Karimunjawa yang nggak begitu jauh dari Pelabuhan. Karena saat itu tiket kapal kepulangan kami pukul 14.00 WIB, maka kami menyempatkan mengunjungi Bukit Cinta Karimunjawa terlebih dahulu. Untuk trakingnya nggak begitu jauh kok, tinggal menaiki beberapa puluh tangga saja kami bisa menyaksikan keindahan laut. Lalu lalang kapal juga terlihat dari atas bukit, di bawah sana terlihat juga aktivitas di pelabuhan Karimunjawa serta hamparan lahan hijau yang ditanami pepohonan.

(photo source: dokumentasi pribadi)

Di kawasan Bukit Cinta Karimunjawa juga terdapat berbagai spot selfie yang iconic, untuk tiket masuknya Rp. 10 ribu/ orang. Sayangnya karena ke Bukit Cinta di siang hari, rasa terik begitu terasa. Next, jika berkesempatan menjelajah Kepulauan Karimunjawa lagi aku akan berkunjung ke Bukit Cinta saat matahari akan terbenam. Duh membayangkan saja sudah nggak kuasa. Ahahha

Menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Setelah makan siang dan melakukan check out dari penginapan, sungguh berat hati kami harus meninggalkan Kepulauan Karimunjawa dengan menyimpan banyak kenangan. Kepulauan Karimunjawa memberi pengalaman pertama island hoping yang nggak akan ku lupakan. Semoga pengalaman pertama ini akan menjadi pintu yang membawaku ke pengalaman island hoping selanjutnya khususnya di Kepulauan Karimunjawa, karena bagiku Kepulauan Karimunjawa adalah salah satu kepingan surga di Indonesia.  

Doaku semoga pandemi ini segera berakhir, supaya bisa segera mewujudkan berbagai hal yang tertunda termasuk traveling ke Kepulauan Karimunjawa.

 

Penulis: Nur Laela Fitriyani

Instagram: @ellafitria20

Twitter: @ellafitria20

Facebook: Ella Fitria

Press Enter To Begin Your Search
×