Loading...

Ilustrasi Foto: Pixabay

Hallo teman – teman perkenalakan saya Fandi oh iyah dimasa pandemic seperti ini aktifitas di luar rumah serba dibatasi, bagi saya yang suka aktifitas di luar rumah  dan traveling tentunya di rumah saja sangat membosankan tapi mau gimana lagi kita juga harus mematuhi anjuran pemerintah agar pandemic ini bisa segera berkahir dan kita bisa traveling lagi.

Ngomong – ngomong soal traveling saya punya cerita yang cukup berkesan di jogja dan membuat saya bener – bener kagum sama kota ini. Kejadianya waktu liburan kuliah 2018 lalu saya sama pacar saya Mega dan satu teman saya lagi Sholeh mutusin untuk jalan – jalan dan mengexpor kota jogja beberapa hari, selama di jogja kita bertiga menyewa motor untuk di pake keliling jogja. Hari pertama di jogja kita putusin untuk kunjungin pohon pinus magunan, pemadangan yg disugukan bener – benar luar biasa kerenya pohon pinus yang menjulang tinggi buat suasana di tempat tersebut terasa sangat sejuk, disana juga terdapat beberapa spot foto yang bagus, seperti orang – orang yang lain kita juga tidak mau ketingalan untuk mengabadikan moment di tempat tersebut.

Foto: Dokumentasi Pribadi

(Foto: Dokumentasi Pribadi)

Pada malam harinya di jogja kita bertiga jalan – jalan ke salah satu tempat yang pastinya orang semua tau yaitu malioboro, disinialah pusatnya untuk belanja oleh – oleh jogja kata orang belum ke jogja namanya klo belum kunjungin malioboro hehehe. Setalah memakirkan motor di Kantong Parkir  Besakalan kita bertiga jalan kaki menyuusuri malioboro sampai ke titik nol kilometer jogja, sepanjang jalan kita pindah dari satu toko ke toko yang lain untuk cari oleh – oleh buat di bawah pulang.

Singkat cerita setelah kita sudah capek menyusuri maliboro dan berfoto – foto di kilometer nol jogja kita putusin untuk segera pulang ke penginapan, sesampainya di parkiran saya mulai merogoh kantong celana untuk mengeluarkan kunci motor tetapi kunci motor tersebut tidak ada saya mikir mungkin ada di tasnya mega setelah saya periksa ternyata tidak ada juga saya Tanya ke sholeh kunci motor sayapun tidak ada sama dia , saya mulai berasa panik karena di cari berulang-ulang kunci motor saya belum juga ditemukan kita bertiga bertanya ke penjaga parikiran disitupun mereka juga tidak tau dan tidak menemukan kunci motor yang tertinggal atau jatuh disitu, saya bener – bener panik sekrang soal didalam gantungan kunci yamg berbentuk dompet tersebut terdapat STNK di tambah lagi motor yang saya pakai motor sewaan.

Kita bertiga akhirnya memutuskan untuk kembali ke malioboro dan mencari di tempat – tempat yang kita kunjungin sebelumnya, agar menghemat waktu kita bertiga berpencar saya sama mega mulai mencari dari jalan awal yang kita lalui dan sholeh mencari dari titik nol kemudian  kita bertiga nantinya ketemu di tengah- tegah malioboro. Tempat demi tempat kita masukin dan menayakan perihal kunci motor tersebeut tapi hasilnya nihil, saya bener – benar panik malam yang indah malam menjadi malam yang tidak mengenakan, saya sama mega akirnya putus asa setelah mencari kemana – mana akhirnya mutusin buat istirahat sambil menunggu sholeh, tidak lama kemudian sholeh menelpon dan memberi tahu jika kunci motornya udah ditemukan sama petugas penjaga malioboro dan meminta kita berdua untuk ketemu di tempat kunci motor saya ditemukan.

Sesampainya disana saya bertemu dengan sholeh dan petugas tersebut dan menyakan kronologi kunci saya bisa ditemukan oleh penjaga tersebut. Petugas tersebut saat berpatroli menemukan kunci motor yang tercecer di jalan, karena tidak tau siapa yang pemilik kunci motor tersebut petugas itu  kemudian dia memeriksa isi gantungan kunci tersebut dan menemukan STNK didalamnya, dalam STNK tertera nama pemilik motor tersebut dan petugas itu akhirnya mencoba mencari nama tersebut di instagram setealah merasa akun itu cocok dengan nama yang ada di STNK tersebut petugas itu langsung nge DM akun itu dan menayakan apakah kunci motornya hilang, tak lama kemudian dijawab sam pemilik akun itu jika bener dia pemilik motor itu tapi motornya sedang disewakan, pemilik motor itupun kemudian memberikan no hp  sholeh yang di pake untuk menyewa motor tersebut, akhirnya petugas tersebut menghubungin sholeh.

Saya senang banget akhirnya kunci bisa ketemu dan sangat berterimkasih kepada petugas tersebut dan sayapun berinisiatif untuk sedikit memberi uang sebagai tanda terimakasih saya tapi petugas tersebut langsung menolaknya dan berkata “ini sudah tangung jawab pekerjaan saya mas” saya terus memaksa tapi petugas itu terus menolaknya dan langsung pamit pergi. Ternyata masih ada orang baik yang mau menolong dan membantu tampa mengharapkan imbalan sedikitpun, malam itu saya menjadi sebuah pelajaran bagi saya untuk lebih hati – hati dan tidak ceroboh lagi, bersenang – senang boleh saja tetapi kita juga harus tetap berhati – hati apalagi saat berkunjung atau liburan ke tempat yang baru.

Itulah sedikit pengalaman saya selama liburan di jogja yang tidak bisa saya lupakan, selain wisata –wisatanya yg menakjubkan dan indah orang – orang di jogja juga sangat baik dan ramah dan  Betul kata orang jogja itu istimewa.

 

Penulis: Muh Rifandy A Mahmud

Instagram: Muh_rifandi

Twitter: Rifandi_az

Cropped fav logo@2x
Press Enter To Begin Your Search
×