Loading...

(photo source: Unsplash.com/@Falaq Lazurardi)

Setiap orang tentu memiliki setidaknya satu tempat impian untuk traveling, entah dalam atau pun luar negeri. Sebagai seseorang yang tertarik dengan dunia pariwisata dan kebudayaan, aku memiliki beberapa tempat yang ingin sekali kukunjungi.

Namun, terkadang karena keterbatasan waktu, dana, dan izin orang tua membuatku sulit untuk mewujudkan semuanya. Apalagi untuk izin orang tua, karena tubuhku mudah sekali sakit membuat mereka khawatir jika melepasku pergi tanpa ada pendamping yang bisa mereka percayai. Tapi, meskipun begitu, aku tidak akan menyerah. Aku akan berusaha menunjukkan bahwa aku akan baik-baik saja.

Sampai saat ini, aku hanya bisa mendaftar tujuan wisata yang akan menjadi lokasi travelingku suatu hari ini. Beberapa di antaranya ialah sebagai berikut.

1. Puncak Mahameru, Gunung Semeru

Wisata pertama yang ingin sekali aku kunjungi ialah Puncak Mahameru. Keinginanku untuk bisa menapaki puncak tersebut ialah setelah membaca sebuah novel yang menceritakan pengalaman enam orang sahabat yang berhasil sampai di atasnya. Aku merasa terhipnotis dengan keindahan alam yang tersembunyi di dalamnya. Banyak tempat-tempat menarik yang akan dilewati sebelum menuju ke puncaknya.

Mahameru merupakan puncak dari Gunung Semeru dengan ketinggian mencapai 3.673 mdpl. Sebelum sampai ke puncaknya, kita bisa melihat danau di atas gunung, yaitu Ranu Kumbolo. Jika aku memiliki kesempatan untuk bisa mewujudkan mimpiku, rasanya ingin sekali menginap di pinggir Ranu Kumbolo sembari menyeruput teh hangat dan semangkuk mi kuah. Tak lupa pula saling bertukar cerita dengan teman seperjalanan.

Tidak hanya Ranu Kumbolo, terdapat pula padang sabana yang luas sepanjang mata memandang. Bahkan, ada juga tanjakan cinta yang konon katanya jika kita mendakinya sembari memikirkan orang yang dicinta tanpa sekali pun menoleh ke belakang, cintanya akan abadi. Itu hanya sebatas mitos, sih. Kebenarannya aku pun tidak tahu. Mau tahu? Coba saja. Nanti ceritakan ya hasilnya.

2. Perkebunan Teh

(photo source: Pixabay.cpm/@Syahirhakim)

Tampak terdengar sederhana wisata impianku yang satu ini. Tapi, sampai usiaku 20 tahun dan meskipun saat ini aku tinggal di tempat yang bisa menjangkau perkebunan teh, aku belum bisa mengunjunginya barang sekali pun. Padahal, wisata ini telah aku impikan sejak usia sepuluh tahun. Saat itu aku menonton sebuah serial televisi anak-anak yang salah satu latar tempatnya berada di perkebunan teh. Setiap hendak dan pulang sekolah, mereka selalu melewati tempat tersebut.

Daya khayalku langsung berkeliaran, membayangkan bisa berlari-lari di sela-sela tumbuhan teh yang berwarna hijau menyegarkan mata. Aku juga bisa mencoba memetik daun teh, sambil mengenakan topi lebar dan keranjang yang tersampir di punggung. Aku tidak terlalu peduli lokasi perkebunannya di mana, yang penting aku bisa ke sana.

3. Tugu Khatulistiwa, Pontianak, Kalimantan Barat

Kalimantan memiliki sejumlah tempat wisata yang sayang untuk dilewatkan, mulai dari Pasar Terapung hingga Pantai Derawan menjadi beberapa yang dibanggakan. Namun, jika bisa berkunjung ke Kalimantan, aku lebih tertarik untuk bertandang ke Tugu Khatulistiwa yang terletak di Pontianak. Seperti yang kita ketahui, Kalimantan merupakan pulau yang dilewati oleh garis khatulistiwa. Tugu yang dibangun pada 1928 ini bisa ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit dari pusat kota Pontianak.

Aku ingin berkunjung ke sana terutama ketika menjelang hari tanpa bayangan, yaitu kondisi di mana matahari tepat berada di equator atau khatulistiwa. Sepertinya akan menarik melihat tubuh sendiri tidak memiliki bayangan.

4. Tokyo Tower, Jepang

(photo source: Pixabay.com/@Duchikai)

Traveling impian kali ini berada di luar negeri. Jepang menjadi salah satu negara yang ingin aku kunjungi. Bahkan, kalau bisa aku ingin melanjutkan studi di Negeri Sakura tersebut. Banyak kebudayaan dan kebiasaan di Jepang yang membuatku kagum, seperti kedisiplinan dan tata kramanya. Aku pun ingin sekali menikmati bunga sakura yang berguguran di sana. Kalau lihat di film-film rasanya terlihat romantis saja bisa berjalan di bawah bunga yang berjatuhan.

Selain itu, aku pun berharap bisa berkunjung ke Tokyo Tower. Sebab dengan menaiki menara setinggi 332,9 meter tersebut aku bisa melihat Tokyo dari ketinggian. Terdapat dua titik untuk melihat pemandangan Tokyo dari atas menara ini, yaitu di 150 meter dan 250 meter.

Jika malam hari, lampu-lampu di Tokyo Tower ini akan mengeluarkan sinarnya. Warna jingga akan menyinari menara yang terletak di area Minato Shiba- Koen, Tokyo. Untuk sampai ke lokasi bisa menggunakan kereta kemudian berjalan sekitar 5-10 menit dari stasiun. Pun, bisa pula dengan menaiki Toei Bus dan dilanjut dengan berjalan sekitar satu menit.

Sebenarnya masih banyak sekali tempat yang ingin aku kunjungi, namun keempat lokasi tersebut menjadi yang paling ingin aku datangi. Semoga aku segera diberikan rezeki dan dimudahkan izinnya oleh orang tuaku. Jadi, nanti aku bisa menceritakan pengalamanku kepada kalian mengenai tempat-tempat indah yang ada di Indonesia dan luar negeri tentunya.

 

Penulis : Tri Ayu Lutfiani

Instagram : lutfianni

Facebook : Tri Ayu Lutfiani

Twitter: lutfianni

Press Enter To Begin Your Search
×