Loading...

(photo source: pixabay.com)

Tanah air tempat aku dan kamu sekarang menjalani hidup dikenal juga dengan sebutan zamrud khatulistiwa dan negara hutan hujan tropis terbesar ketiga di seluruh dunia. Suatu kebanggaan bersama bagi kita yang hidup sebagai anak bangsa Indonesia. Aku merasa ada yang kurang lengkap kalau hanya merasa berbangga, tapi ragaku belum pernah mengalami dan melihat sendiri alasan sebutan itu diberikan. Oleh karena itu, aku mulai menggali informasi agar bisa mendapatkan semua pengalaman itu dalam sekali perjalanan. Akhirnya kutemukan sudah jawaban itu dan kukemas menjadi suatu bucket list yang ingin aku wujudkan suatu hari nanti. Aku akan menuju Provinsi Kalimantan Barat!

1. Kota Pontianak

Tidak hanya sebagai pintu kedatangan dan ibu kota Kalimantan Barat, ternyata Pontianak juga menjadi sebagai penyimpan rahasia sebutan Zamrud Khatulistiwa. Rahasia itu disimpan dalam sebuah Tugu Khatulistiwa. Tugu ini sangat istimewa karena menjadi bukti bahwa Indonesia beruntung bisa merasakan berkah dari dilalui garis khayal ini. Indonesia salah satu dari total 13 negara yang dilalui.

Aku ingin ke sana sewaktu matahari tepat berada di atas garis khatulistiwa yaitu antara 21-23 Maret/September. Tujuanku adalah agar bisa melihat fenomena dimana benda yang berada tepat di bawah garis khayal ini tidak memiliki bayangan.

(photo source: news.pontianakite.com)

Selain mengunjungi Tugu Khatulistiwa, aku juga ingin mengenal kota dan warga Pontianak melalui kulinernya. Ada 2 yang menjadi incaranku, yaitu choi pan/chai kwe dan hasil olahan lidah buaya.

Aku memiliki teman yang berasal dari Pontianak. Dulu dia pernah membawakan choi pan untuk orang-orang sekantor. Aku berkesempatan mencicipi kuliner tersebut. Namun, aku merasa belum puas karena belum merasakan nikmatnya ketika kondisi masih hangat dan memakannya langsung dari daerah asalnya berada. Sedangkan lidah buaya menjadi incaranku karena disana terkenal sebagai pusatnya. Aku yakin pasti olahannya tidak hanya sebatas barang-barang kecantikan, sabun badan dan rambut, dan minuman es seperti yang sering ditemukan di tanah Jawa.

(photo source: pontibonticake.com)

2. Pendakian Gunung Bukit Raya

Langsung datang untuk merasakan dan melihat indahnya, liarnya, dan kayanya hutan Indonesia adalah cara terbaik untuk mengerti alasan sebutan negara hutan hujan tropis diberikan. Aku ingin menggabungkan unsur hutan dan pendakian menjadi satu perjalanan karena aku adalah penggemar pendakian gunung. Oleh karena itu, aku pilih tujuan selanjutnya adalah pendakian Gunung Bukit Raya.

Gunung Bukit Raya adalah gunung yang ingin dituntaskan oleh semua pendaki di Indonesia karena termasuk kedalam salah satu gunung dari Seven Summits of Indonesia. Aku baru berhasil melalui dua gunung, yaitu Gunung Semeru dan Gunung Rinjani. Jadi, pendakian Bukit Raya yang memiliki ketinggian 2.278 mdpl akan menambah pencapaianku menjadi tiga gunung.

(photo source: ayotraveling.com)

3. Mengunjungi Hutan Adat Suku Dayak Iban

Setelah merasakan dan mengenal hutan secara langsung di Gunung Bukit Raya, tidak lengkap rasanya apabila aku tidak mengenal mereka yang menggantungkan hidupnya dari hutan itu sendiri. Aku harus mengenal masyarakat rimba. Oleh karena itu, tujuan terakhirku adalah mengunjungi Suku Dayak Iban yang memiliki hutan adat. Hutan adat sudah dimiliki secara turun-temurun dari nenek moyang mereka dan sudah diakui oleh negara.

Aku ingin merasakan kehidupan sehari-hari mereka sebagai masyarakat rimba. Mulai dari tinggal bersama mereka di rumah panjang, melihat cara mereka mengolah hasil hutan, belajar pola berpikir masyarakat rimba terhadap hutan, dan belajar cara masyarakat rimba menjaga hutan agar terus lestari.

(photo source: mongabay.co.id)

Untuk mencapai tujuan kedua dan ketiga aku ingin menggunakan jalur darat saja. Tentunya keputusan itu aku buat dengan mempersiapkan diri akan resiko lelah dan pusing di perjalanan. Semuanya itu demi bisa merasakan liarnya medan di Kalimantan yang belum semuanya menjadi jalan aspal/beton yang mulus. Pasti akan menjadi suatu pengalaman perjalanan penuh cerita.

Inilah bucket list yang kubuat berdasarkan pengalamanku di tahun 2020 ini. Aku yakin kamu semua pasti juga mempunyai bucket list yang menanti untuk segera diwujudkan. Oleh karena itu, ayo bersama-sama kita jaga diri dan menerapkan protokol kesehatan agar pandemik Covid-19 bisa segera hilang dari tanah air tercinta kita dan kita semua bisa segera jalan-jalan lagi.

Tetap sehat dan tetap jalan-jalan. Sampai jumpa.

 

Penulis: Denny Sudjianto Wijono

Instagram: @dennysudji

Twitter: @den_suji

Facebook: Denny Sudjianto Wijono

Press Enter To Begin Your Search
×