Loading...

taman-sari-yogyakarta

Kesultanan Yogyakarta merupakan salah satu kerajaan yang masih eksis hingga saat ini. Sri Sultan Hamengkubuwono didapuk menjadi raja Kesultanan Yogyakarta secara turun menurun.  Saat ini Yogyakarta dipimpin oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X. Panjangnya usia Kesultanan Yogyakarta tentu menyimpan kekayaan sejarah yang tak ternilai bagi masyarakat Yogya, salah satunya situs sejarah Taman Sari Yogyakarta. 

Taman Sari Yogyakarta menjadi tempat wisata yang sedang naik daun karena keindahannya. Banyak wisatawan yang menyempatkan diri untuk berkunjung ke Taman Sari saat berlibur ke Yogyakarta. Berbeda seperti tempat wisata pada umumnya yang menawarkan wahana yang seru, Taman Sari Yogyakarta justru menawarkan bangunan tua yang usang. Tapi justru itu sisi menariknya! Biar gak penasaran kenapa Taman Sari menarik buat para wisatawan kita kupas, yuk fakta-faktanya. 

Fakta-Fakta Taman Sari Yogyakarta

Berusia lebih dari 200 tahun

Situs Taman Sari Yogyakarta sudah berdiri sejak tahun 1785 pada masa kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono 1. Jika dihitung maka usia Taman Sari sudah lebih dari 200 tahun, lho. Berusia ratusan tahun membuat tampilan Taman Sari old school banget. Tapi justru tampilan tua itu yang menarik banyak wisatawan. Ketika kamu berkunjung ke sana kamu akan diajak berimajinasi membayangkan Taman Sari di masa keemasannya. Sebuah kebun istana Kesultanan Yogyakarta yang luar biasa megah dan indah. Kamu pasti akan merasakan vibe yang berbeda ketika melangkahkan kaki di tempat ini. . 

Mitos lorong yang langsung tembus ke Pantai Selatan

Namanya juga bangunan tua jadi pasti ada aja mitos yang menyelimutinya, tak terkecuali mitos seputar Taman Sari Yogyakarta. Konon ada dua lorong di sana yang bisa langsung tembus ke Pantai Selatan. Dua lorong tersebut yaitu lorong bawah tanah Urung-Urung Timur dan Urung-Urung Gumuling. 

Urung-UrungTimur memiliki panjang 45 meter yang menghubungkan Pulo Panebung dan Pulo Kenangan. Sedangkan Urung-Urung Gumuling lebih pendek yaitu hanya 39 meter. Namun menurut masyarakat keraton sebenarnya Urung-Urung Gemuling lebih panjang namun karena runtuh dan direnovasi pada tahun 1972 maka hanya menyisakan 39 meter. Konon Sri Sultan Hamengkubuwono sengaja membangun lorong-lorong ini untuk menghubungkan Gunung Merapi dan Pantai Parangtritis. Gimana, kamu percaya mitos ini nggak RedTraveler?

Tempat pemandian permaisuri di zamannya

Kamu pasti udah tau dong kalo Taman Sari Yogyakarta Punya kolam yang sering dijadikan tempat berfoto. Katanya ketika dibangun dulu, kolam ini berfungsi sebagai pemandian permaisuri dan putri-putri keraton. Meskipun bangunannya udah sangat usang, tapi nggak menutupi keindahan kolamnya. Gak heran tempat ini dulunya dijadikan tempat pemandian para bangsawan Yogyakarta. Meskipun dulunya tempat pemandian, tapi kamu gak boleh mandi di sini, ya!. Sekarang Taman Sari merupakan situs sejarah berharga masyarakat Yogya jadi kamu harus menaati segala aturan yang ada di sana, ya RedTraveler. 

Pernah rusak akibat gempa 

Meskipun terlihat masih kokoh namun sebenarnya Taman Sari Yogyakarta sudah mengalami beberapa kali renovasi, salah satunya renovasi yang dilakukan pada tahun 2006. Pada tahun 2006 terjadi gempa yang hebat di Yogyakarta dan sekitarnya, gempa ini membuat beberapa bagian Taman Sari rusak sehingga butuh direnovasi. 

Menarik kan fakta-fakta seputar Taman Sari Yogyakarta yang baru aja kita kupas! Biar gak cuma penasaran, kamu mesti mampir ke Taman Sari waktu berkunjung ke Yogyakarta. Kalo liburan ke Yogyakarta, jangan lupa nginepnya di RedDoorz. Banyak hotel RedDoorz yang lokasinya sangat dekat dengan Taman Sari sehingga kamu bisa kesana dengan mudah. Yuk, buruan buka aplikasi dan website RedDoorz terus booking hotelnya sekarang. Jangan lupa pakai kode unik ini TH1AXTLAAV5AG saat pesan di RedDoorz supaya dapat diskon!

Press Enter To Begin Your Search
×