Loading...

Siapa sih diantara kita yang tidak kenal sama Candi Borobudur? Selain masuk ke dalam salah satu list keajaiban dunia, candi ini juga merupakan candi terbesar di dunia lho. Candi ini terletak di Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Rasanya hidup nggak komplit banget kalau nggak pernah nginjakin kaki ke candi peninggalan wangsa Syailendra satu ini.

Dulu pas masa sekolah, dipelajaran sejarah, candi ini sering bangat disebutin. Aku punya impian bisa ke sini saat itu. Impian tersebut sekaligus menjadi motivasi aku untuk menabung agar bisa ke Yogyakarta. Cerita punya cerita, akhirnya aku kesampaian ke Yogyakarta pada tahun 2016.

Sayangnya pas 2016 lalu, aku nggak kesampaian ke Candi Borobudur, karena aku baru tahu letaknya agak jauh dari pusat kota Yogyakarta. Pantang menyerah, aku pergi lagi ditahun 2017 dengan tujuan khusus yaitu ke Magelang. Tempat di mana candi ini berada.

Seriusan, sangking takutnya aku nggak bisa sampai ke sini, aku bela–belain dari bandara Yogyakarta langsung ke Magelang naik bus.

Sesampainya di Magelang, aku langsung mencari yang namanya candi Borobudur. Aku nggak peduli sama hal lainnya karena candi ini sudah menjadi impianku sejak kecil.
Sesampainya di pintu gerbang candi, karena aku jalannya ala backpacker alias tidak punya banyak budget, aku akhirnya mencari penginapan terdekat agar bisa menikmati sunrise di kawasan sini.

Kalian yang ke Magelang, nggak perlu cemas soal penginapan. Dari yang paling elite sampai home stay semuanya ada didekat kawasan candi lho! Kalau aku sih ketemu homestay yang jaraknya hanya beberapa KM dari candi Borobudur. Harga menginapnya hanya Rp200 ribu per malam plus peminjaman motor sama yang punya penginapan.

Nah, penampakannya kayak rumahan di belakang aku itu. Tapi nyaman kok, ada toilet, ada dikasih sarapan dan murah serta ramah. Nggak cuma segitu, pemiliknya juga baik bangat sama pengunjung. Pas aku bilang mau lihat sunrise, mereka subuh–subuh itu ngebangunin kita lho biar nggak tidur kebablasan.

Lanjut, setelah meletakkan barang bawaan yang cukup menyita tenaga, akhirnya kami kembali lagi ke candi Borobudur (aku sama teman 1 orang aja).

Buat tiket masuknya, kamu musti lihatin KTP sama petugas yang berada di sana. Di sana juga terdapat 2 loket, 1 buat wisatawan asing Rp150 ribu, dan buat WNI harganya Rp75 ribu.

Awalnya aku dikira non WNI karena mukaku agak Tionghoa. Tapi setelah ngomong bahasa Indonesia dan kasih lihat KTP, akhirnya aku cukup bayar sesuai harga WNI aja.

Disekeliling candi banyak jasa yang memberikan pinjaman payung.
Mereka cuma minta IDR 10.000,- saja / payung dan kamu bebas balikin pada siapa aja yang ada bawa payung lho.

Percayalah, kalau kalian tidak sewa payung or minimal make topi, diatas candi ini super panas !

Pastikan juga kalian tidak membawa makanan dan minuman dari luar kedalam kawasan candi ini ya. Dan kalau kalian makan permen, tolong sampahnya jangan asal dibuang.

Candi ini ada beberapa bagian yang sudah lapuk dan kamu hanya boleh melihatnya saja dari luar lho. Setelah asik berfoto ria, kamu bisa mengunjungi museum yang terletak tidak jauh dari kawasan candi ini (free jelasnya)

Wah, bagus banget ya. Selain bisa jadi spot foto, kamu juga bisa mempelajari beberapa peninggalan sejarah di dalam museum ini lho. Di sekitaran candi juga terdapat banyak kursi yang bisa kamu gunakan buat duduk santai menikmati angina sepoi–sepoi.

Spot makanan dan minuman juga banyak banget. Selain itu, yang bikin aku suka bangat ke Yogyakarta itu adalah warganya yang ramah bangat. Sudah ramah, makanan yang dijual juga enak dan murah.

Tunggu apalagi kan? Kalau kamu punya impian ke candi Borobudur seperti aku, kamu bisa laksanakan begitu pademi covid ini berakhir! Soal penginapan mahal? Nggak usah takut, di sini banyak banget penginapan yang pas buat kantong lho.

Cemas soal transport ?
Aku rental motor jenis beat / mio itu sehari hanya Rp75 ribu.

Makannya mahal ?
Percaya deh! Nggak ada yang lebih murah dibandingkan Yogya!

Tunggu apalagi!
Kalau ada tiket promo langsung booking. Soal lain – lainnya nanti aja guys! Tempat ini nggak bakalan nguras kantongmu !

 

Nama Penulis: Dewi Shanti

Instagram: https://www.instagram.com/ds_shanz/

Twitter: https://twitter.com/ds_shanz

Facebook: https://www.facebook.com/de.es.33

Press Enter To Begin Your Search
×