Loading...

 

GWK Bali

Patung Garuda Wisnu Kencana atau patung GWK merupakan salah satu obyek wisata yang wajib dikunjungi para turis kalau liburan ke Bali. Memiliki ukuran amat besar, patung ini sering dijadikan spot foto para turis karena detail ukiran yang luar biasa! 

Baca juga: Wisata Puncak Bogor Sudah Dibuka Kembali, Ini yang Bisa dan Aman Untuk Dikunjungi

Bukan sekadar patung, patung GWK Bali mengandung makna filosofis yang keren banget. Dalam kepercayaan Hindu, Dewa Wisnu berperan sebagai dewa pemelihara alam semesta dan burung garuda melambangkan kebebasan dan pengabdian. Konon, patung ini dibuat sebagai simbol untuk menyelamatkan lingkungan dan dunia. 

Seniman di balik pembuatan patung ini adalah I Nyoman Nuarta, salah satu pematung terbaik yang dimiliki Indonesia. Nggak main-main, beliau membutuhkan waktu 28 tahun sampai patung ini terlihat utuh, lho!

Nah, biar nggak cuma memandanginya dan sibuk foto-foto aja, ketahui yuk 5 fakta di balik kemegahan patung GWK ini!

5 Fakta Patung GWK Bali yang Harus Kamu Ketahui

Butuh 1000 Pekerja

Coba RedTraveler tebak, buat ukuran patung sebesar ini butuh melibatkan berapa banyak pekerja? Jawabannya, 1000 orang! Tapi memang nggak semua pekerjanya berada di Bali. Sebagian pembuatan Patung GWK dikerjakan di Bandung, lalu diterbangkan ke Bali satu persatu untuk kemudian disusun menjadi satu bagian utuh.

Mengalahkan Tinggi Patung Liberty

Patung GWK memiliki tinggi 121 meter, 28 meter lebih tinggi dari Patung Liberty yang ikonis di Amerika Serikat. Di desain awalnya patung ini direncanakan memiliki ketinggian 150 meter, namun pada realisasinya Patung GWK Bali ‘hanya’ memiliki ketinggian 121 meter. Nggak ada penjelasan resmi kenapa, namun kabarnya karena terbentur biaya. RedTraveler ada yang tau nggak, berapa biaya yang dihabiskan untuk membuat patung ini?

Terletak di Bekas Penambangan Kapur Liar

Garuda Wisnu Kencana dibangun di lahan bekas penambangan kapur liar. Walaupun judulnya bekas lokasi penambangan kapur, tapi kawasan GWK jadi terlihat estetik banget buat foto. Lokasi ini bahkan sering dijadikan lokasi untuk shooting atau foto pre-wedding, lho. RedTraveler yang akan menikah, mungkin tertarik untuk foto pre-wed di sana?

Punya Mata Air Abadi

Mata air itu bernama Pura Somaka Giri. Konon katanya mata air ini nggak akan kering meskipun lagi musim kemarau. Tapi kita nggak boleh sembarangan ambil airnya tanpa seizin pemangku. Mata air ini dipercaya bisa mengabulkan doa-doa yang kita ucapkan di sana. Percaya nggak percaya, ya!

Bahan Baku Ribuan Ton

Desainnya terdiri dari 24 segmen dan dibentuk dalam 754 modul. Sebagian modul tersebut dikerjakan I Nyoman Nuarta dan para pekerjanya di Bandung, baru kemudian dibawa satu persatu menuju Bali. Bahan pembuatannya sendiri adalah logam tembaga dan kuningan. Untuk keseluruhan patung, kabarnya pembangunan patung GWK Bali menghabiskan 3000 ton tembaga, sementara kuningan digunakan untuk beberapa bagian seperti mahkota Dewa Wishnu.

Karya seni yang menjadi ikon pariwisata Bali ini telah diresmikan presiden Joko Widodo pada 22 September 2018. Adanya patung megah ini menjadi bukti bahwa Indonesia dan senimannya mampu menghasilkan sebuah mahakarya baru, setelah peninggalan peradaban terdahulu seperti Candi Borobudur dan Prambanan.

Kalau RedTraveler belum pernah ke sini, wajib banget mampir kalau nanti ke Bali, ya! Jangan lupa booking RedDoorz sebagai tempat menginap andalanmu. Cek website dan aplikasinya sekarang untuk dapat berbagai promo menarik!

Cropped fav logo@2x