Loading...

yogyakarta

(photo source: dokumentasi pribadi)

Sudah sejak seminggu lalu aku dan sahabatku berencana untuk mengisi kekosongan libur kami dengan liburan bersama di Jogja dan kami pun berencana untuk mengendarai sepeda motor untuk perjalanan ke sana, sekaligus kami ingin mengunjungi sahabat kami yang sekarang menetap di Jogja untuk bekerja. Oiya kami bersabahat dengan jumlah sembilan orang dengan tiga orang perempuan dan enam laki laki. Saat kami mengadakan obrolan via chat ternyata yang bisa pergi liburan hanya lima orang, tiga orang tidak bisa ikut karna ada acara lain dengan keluarganya dan satu orang menunggu di Jogja, kami juga menentukan titik kumpul dan waktu keberangkatan, dikarenakan kami mahasiswa Bandung jadi dominan sahabatku tinggal di Bandung sedangkan aku satu satunya yang tinggal di Bekasi akhirnya kami sepakat untuk berkumpul di kosTanku dan kami akan berangkat pada hari Rabu pagi.

Selasa pagi, ya tepatnya satu hari sebelum pergi ke Jogja aku berangkat dari Bekasi menuju kostanku di Bandung, sesampainya di Bandung sahabatku yang juga perempuan ikut menginap dikostan ku. Keesokan harinya teman-temanku yang lain juga sudah berkumpul di depan kostanku dengan membawa tas mereka yang seperti sudah siap untuk berperang menghadapi liburan yang menyenangkan.

Kami membagi siapa yang membawa motor dan orang yang akan dibawanya satu motor, aku dibawa oleh Irsyad, sahabat perempuanku, sedangkan Sabil dibawa oleh Agung dan satu lagi temanku Hendry membawa motor sendiri. Saat semuanya sudah bersiap dan kami pun langsung berangkat dengan bermodalkan maps di handphone, seperangakat earphone dan lagunya serta dengan tekad yang kuat.

Pemberhentian pertama kami di salah satu supermarket di Cibiru untuk membeli air mineral dan beberapa cemilan untuk dijalan. Setelah semua selesai, kita pun melanjutkan perjalanan untuk menghindari datang terlalu larut malam di Jogja karena jam sudah menunjukan pukul 9 pagi. Pada pukul 1 siang, kami sampai di Banjar dan kami memutuskan untuk berhenti sholat dan istirahat sekaligus makan siang, kami berhenti di salah satu tempat makan. Saat sampai, kami langsung makan dan bercerita tentang salah satu teman kami yaitu Hendry yang tadi tempat bagasi motornya terbuka karena bautnya lepas.

Setelah kami makan, kami pun langsung sholat dengan bergantian. Saat semuanya selesai kami pun melanjutkan perjalanan. Selang satu jam kami pun tiba di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Timur. Kami pun berhenti dan berfoto-foto di perbatasan serta membuat story di media sosial kami masing masing bahwa kami sudah berada di perbatasan. Dan setelah semuanya puas berfoto dan membuat story di media sosial masing masing kami pun melanjutkan perjalanan.

Aku kira karna kita sudah melewati perbatasan maka kita akan sampai Jogja dengan cepat tetapi ternyata aku salah, aku masih harus melewati setengah perjalanan lagi untuk sampai Jogjakarta. Tapi kami semua melewatinya dengan hati senang karena kami melewati perjalanan dan rintangan baru saat di perjalanan dan kami juga senang dengan pemandangan sawah-sawah indah yang memanjakan mata ketika kami di perjalanan. Saat semua sedang menikmati indahnya pemandangan di perjalanan, ternyata kami mendapatkan lagi musibah, Hendry temanku yang tadi motornya sempat diperbaiki juga karena baut bagasi motornya yang lepas sekarang selang bensinnya lepas sehingga bensinya keluar.

Jadi kami berhenti lumayan lama sambil menunggu teman-temanku membantu Hendry memperbaiki motornya. Aku dan Sabil berfoto di dekat sawah karena kami kurang mengerti bagian mesin. Akhirnya motor Hendry bisa diperbaiki dan kami pun melanjutkan perjalanan dan berhenti sejenak di mushola terdekat untuk sholat magrib. Selesai sholat kami melanjutkan perjalanan dan saat jam sepuluh lebih kami sampai di Wates kami beristirahat makan dan menghela nafas sejenak setelah melewati perjalanan yang cukup melelahkan. Aku sempat mengeluh karena aku cukup lelah dan ingin cepat-cepat tiba di penginapan untuk merasakan tempat yang nyaman untuk berbaring.

Singkat cerita akhirnya kami sampai Jogjakarta pukul dua belas malam, mungkin karena tidak terpikirkan oleh aku dan teman-temanku untuk menyiapkan penginapan dijauh jauh hari, jadi saat sampai kami pun tidak menemukan penginapan yang kosong dan sesuai dengan budget kami. Saat itu memang sedang musim libur pula sehingga penginapan yang sesuai dengan yang kami ingin cepat sekali penuh, sambil terus mencari akhirnya kami memilih untuk menyantap wadang ronde sekaligus istirahat sejenak sambil memikirkan di mana kami akan mencari penginapan kembali.

Karena waktu sudah menunjukan pukul setengah dua kami pun mulai lagi untuk mencari penginapan, tetapi karena kondisi kami yang sudah tidak memungkinkan untuk berjalan kembali kesan ke sini mencari penginapan akhirnya salah satu temanku yaitu Irsyad memutuskan untuk membawa kami ke salah satu supermarket yang buka 24 jam dan ya kami tidur di sana dengan posisi duduk. Sebenarnya ini menjadi pengalaman pertama aku juga tidur di luar atau di kursi supermarket. Karena kami tetap menjaga barang bawaan, agar tetap aman kami pun memutuskan untuk bergantian tidur. Karena aku sudah sangat lelah, jadi aku tidak ikut bergantian menjaga barang bawaan.

Saat pagi tiba, aku dikejutkan oleh berita bahagia bahwa kami sudah menemukan penginapan dekat alun alun selatan. Aku dan sahabatku sambil bergegas ke masjid terdekat untuk mandi dan mengganti pakaian kami. Setelah semuanya siap kami pun menuju penginapan. Sesampainya di penginapan ternyata penginapan di sana memang ada yang kosong tetapi harus menunggu sampai orang yang mengisi kamar tersebut check out, tanpa basa basi lagi kami pun langsung membayar saja penginapan tersebut.

Karena kami takut ada oran lain yang mengisinya. Sambi menunggu, kami bisa masuk ke kamar kami. Aku dan teman temanku duduk di bawah pohon dekat penginapan sambil bercerita dan membuat rencana kemana kami akan pergi. Ya akhirnya aku dan teman temanku bisa masuk kekamar kami masing masing dan kalian tau saat aku berbaring dikamarku rasanya itu seperti orang yang sudah lama kehilangan tempat tidurnya jadi merasa sangat nyaman yang teramat dalam mungkin karna efek aku tidak berbaring dihari kemaren. Aku dan teman teman ku memutuskan untuk tidak pergi kemana mana hari ini, karna kami ini menghilangkan Lelah dengan akan berbaring dengan nyaman seharian, malampun tiba aku dan teman temanku akan mencari makan di malioboro sekaligus kami akan bertemu dengan sahabat kami yang di jogja yap ia Raihan. Kami berjalan dari penginapan ke malioboro. Setibanya disana kami langsung bertemu dengan Raihan dan mulai mencari makan. Saat makan kami sambil bercerita pada sahabat kami itu Raihan bagaimana pengalaman kami yang tidur disalah satu supermarket tadi malam. Sambil tertawa haha hihi akhirnya perut kami pun sudah terisi dengan sempurna. Tidak ingin menyia nyiakan waktu kami hanya untuk rebahan dipenginapan akhirnya kami pun beranjak dari tempat makan dan pergi kesalah satu emperan didekat stasiun Jogja yaitu kopi areng. Kami memesan apa yang kami ingin lalu mencari tempat duduk, aku tidak memesan kopi areng karna aku tidak yakin untuk bisa meminumnya jadi aku hanya memesan susu. Kami mengahabiskan waktu sambil bercanda tawa dan tak terasa waktu sudah cukup larut akhirnya kami memutuskan untu pulang.

Keesokan harinya kami bangun dan bersiap untu pergi ke Bukit Paralayang. Sebenarnya aku ingin ke pantai dan temanku juga menjajikan akan kepantai.tapi yang aku temukan disana bukan pantai kami malah menikmati sunset dari atas Bukit Paralayang, memang sangan indah melihat sunset dari atas sana tapi karena ekspetasi aku yang tinggi ingin kepantai tidak sesuai realita akhirnya aku kecewa dan tidak menikmati pemandangan itu seutuhnya. Memang temanku mengajak kami turun kepantai usai kami melihat sunset, lagi lagi yang aku lihat hanya pemandangan gelap dan deru ombak beserta angin yang dihasilkan dari ombak itu. Karna tidak ada yg bisa kami nikmati disana akhirnya aku memutuskan untuk pulang kepenginapan.

Paginya kami masih tidur dan untuk hari ini yap hari sabtu kami berniat sore ini untuk berangkat melihat tugu Yogyakarta dan lanjut ke Maliboro untuk malam minggu. Bersama sekaligus menikmati malam terakhir kami, karena besok kami harus kembali lagi ke Bandung. Kami bangun cukup siang karena Lelah kemaren menempuh perjalanan yang cukup lama untuk sampai Bukit Paralayang. Siang hari saat kami semua sudah bersiap, tetapi cuaca yang tidak memungkinkan untuk kami berjalan karena cukup terik, akhirnya kami memutuskan untuk mencari makan terlebih dahulu setelah kami selesai mengisi stamina baru kami berjalan kembali ketempat yang ingin kami kunjungi hari ini yaitu Tugu Jogja.

Sepanjang perjalanan, kami bercanda gurau bersama setiap menemukan benda yang kami nilai cukup aneh, maka dari salah satu kami pasti segara mencari gurauan yang nyambung dengan benda tersebut, karena kami asyik bercanda sambil berjalan tidak terasa akhirnya kami sampai juga di Tugu Jogja di sana kami juga melihat ada buku buku bacaan yang bisa kami baca secara gratis dan ada juga buku-buku yang bisa dijual. Temanku Raihan yang berantusias untuk melihat-lihat buku sedangkan aku dan sambil sibuk membuat story di media sosialnya.

Singkat cerita waktu malam pun tiba Kota Jogja tepatnya Maliboro mulai ramai dikunjungi oleh berbagai macam orang, kami sibuk mencari oleh-oleh untuk dibawa pulang besok kami juga mencicipi makan seperti gudeg mencoba juga wedang rode membeli pernak pernik seperti gelang untuk kami pakai kapel dengan semuanya termasuk dengan sahabat kami yang tidak ikut. Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul setengah satu walaupun Malioboro masih banyak pengunjung yang berlalu lalang tapi kami memilih untuk kembali ke penginapan untuk beristirahat menyiapkan stamina untuk kembali menempuh waktu 14 belas jam perjalanan pulang

Keesokan harinya kami sudah chek out jam 7 pagi, beranjak dari penginapan kami menuju alun-alun selatan untuk mencari sarapan. Dan saat kami check out pun sahabat kami Raihan berpamitan untuk kembali ke kostannya. Selesai sarapan, kami langsung berangkat untuk kembali ke Bandung. Di perjalanan kami melewati airport Yogyakarta kamu memutuskan untuk berfoto dan berhenti sejenak, ini fotoku saat aku di airport.

Saat di perjalanan kami melihat salah satu objek wisata pantai dan temanku Irsyad yang merasa bersalah kepadaku karena aku tidak jadi melihat pantai berinisiatif membawa kami kebanta dan yak akhirnya aku melihat pantai dengan sempurna dan aku juga mengabadikannya loh. Ini dia, 

Bagaimana indah kan pemandannya?  

yogyakarta

(photo source: dokumentasi pribadi)

Setelah kami melewati perjalannya dengan beberapa kali istirahat akhirnya kami sampai di Bandung pukul setengah dua pagi. Mereka mengantarkan aku dan sahabat perempuanku ke kostanku dan kami pun beristirahat

Ini foto yang aku rakai dalam perjalanan singkat kami di Jogjakarta.

yogyakarta

(photo source: dokumentasi pribadi)

Suka duka saat kami liburan:

Sukanya karna kami bisa berkumpul bercanda gurau menambah pengalaman pergi keluar kota yang jauh dengan mengendarai sepeda motor dan hanya mengandalkan maps di handphone serta tekad yang kuat.

Dukanya kami tidak mempersiapkan dengan begitu matang seperti Penginapan, sehingga saat tiba bukanya bisa merasakan nyamannya. Kasur tapi kami malah tidur di emperan salah satu supermarket, kami tidak menyiapkan acara dan tempat destinasi sehingga saat kami tiba baru terpikir kami akan ke mana dan tempat yang paling kami sering kunjungi Malioboro.

Dari suka dan duka di atas bisa dijadikan pelajaran untuk saya dan untuk semua orang yang membaca ini agar mempersiapkan segala sesuatu dengan baik agak hemat waktu hemat tenaga dan hemat uang. Terima kasih.

 

Penulis: Widya Putri

Instagram: Widyaputri513

Facebook: Widya Putri

 

Press Enter To Begin Your Search
×