Loading...

pulau banyak

(photo source: Kumparan)

Liburan di tempat ini adalah salah satu perjalanan yg paling menyenangkan dan paling saya impikan pada tahun 2019 lalu. Saya sampai menabung hasil kerja saya selama beberapa bulan untuk bisa travelling ke tempat ini, and finally I did’it. Pada tanggal 25 juni 2019 saya dan teman-teman berangkat dari Medan menuju Singkil, Aceh dengan transportasi darat terlebih dulu. Setiba di pelabuhan penyebrangan kami langsung melanjutkan perjalanan menggunakan transpotasi laut dengan Kapal Tongkang.

Kebetulan transportasi di pelabuhan tersebut hanya kapal tongkang yang juga sering digunakan masyarakat di sana untuk mengangkut barang untuk dibawa ke Banyak Island atau Pulau Banyak. Kebetulan masyarakat di sana sangat ramah dan welcome, sehingga kami sempat berbincang-bincang dan bertanya seputar wisata-wisata favorit di pulau banyak sangat menyenangkan. Ekspektasi saya nyata tentang pulau banyak, belum sampai di tujuan saja sudah menyenangkan, pikir saya sambil tersenyum.

Perjalan dari Medan menuju Pulau Banyak kami berangkat di malam hari sampai di sana cuaca sudah siang dan memakan waktu 20 jam. Sesampainya di sana kami langsung menuju ke penginapan milik warga di sana. Oh ya, untuk masalah harga-harga dari makanan, penginapan dan lainnya di sana termasuk murah, memang Pulau Banyak ini adalah destinasi yang tepat dan cocok untuk segala golongan usia terutama anak muda.

Di hari pertama kami hanya beristirahat saja agar dihari kedua tubuh kami feet dan siap untuk berpegian ke tempat-tempat yang favorit di sana. Bersantai di waktu senja sore hari. Melihat matahari terbenam dari belakang penginapan wahhhh pikiran, semua beban-beban yang ada di Medan berasa hilang begitu saj. Disaat itulah saya menyadari bahwa setiap orang butuh yang namanya PIKNIK BIAR NGGAK PANIK. 

pulau banyak

(photo source: Kumparan)

Di hari kedua kami start dari pagi dan pergi ke tujuan pertama yaitu Mercusuar, Pulau Rangit.

Pemandangan di sekitaran mercusuar tersebut terlihat dengan jelas dari atas, wah betapa indahnya tempat ini. Itu yang ada di benak saya saat itu, semua kelelahan, jenu-jenuh yang ada di kota langsung hilang brooo. Kami pun mengambil foto di sana dan hasilnya sangat keren. Dan lanjut dari mercusuar kami jalan menuju pulau yang lain. Sangat ramai pengunjung disana pada saat itu, liburan kami pun semakin seru melihat wisatawan-wisatawan dari berbagai kota bahkan turis, luar negeri juga banyak yang liburan di sana.

Sampai waktu malam hari, kebetulan ada satu pulau yang ramai, bahkan ada satu kelompok anak muda seperti kami sedang mengadakan acara barbaque. Kami pun diajak gabung dengan mereka, yaaa akhirnya kami juga ikut meramaikan acara mereka. Ada banyak jenis makanan yang dibakar waktu itu. Ada daging, ayam, sosis dan karena itu di dekat pantai. Jadi lebih banyak jenis ikan yang kami bakar. Saya dan teman-teman sangat menikmati acara tersebut, suasananya yang tidak bisa dilupakan berjumpa orang-orang baru mengenal satu sama lain dan menceritakan hal baru, percayalah itu sangat seru gaessss. Waktu pun sudah larut malam, kami segera bergegas balik menuju penginapan kami. Itu adalah malam yang menyenangkan.

Hari ketiga adalah hari yang tepat untuk kami pergi snorkeling yaitu di Pulau Lamun. Di sana banyak terumbu karang dan ikan-ikan laut yang unyu serta biota laut yang lain. Tempat ini belum banyak diketahui wisatawan lain, bisa dibilang pulau yang satu ini masih sangat keren. Paling beruntung kalau kita ke sana waktu cuaca sejuk dan pagi hari. Menyelam beberapa jam lalu kami beristiharat disekitaran pulau.

Saat keliling di pulau tersebut ternyata ada turis dari Jerman yang ternyata sudah menetap di sana selama 3 bulan. Kami semua terheran heran, setelah kami bertanya kepada turis tersebut kenapa dia mau menetap di sana, karena satu alasan, yakni tempat ini cocok baginya untuk menetap karena tenang dan tempat ini seperti surga bagi saya. Saya sangat bangga mendengarnya sebagai warga Negara Indonesia sekali lagi saya bangga akan keindahan alam Indonesia yang kita cintai ini. Melanjutkan perjalan, kami menuju salah satu tempat yang nggak kalah kerennya dengan pulau sebelumnya yaitu Baby Island nah ini dia.

pulau banyak

(photo source: Tribun Aceh)

Berada di tengah tengah laut yang sangat indah, ini adalah tempat favorit wisatawan untuk mengabadikan liburannya yaitu berfoto-foto. Bisa dibilang tempat ini cukup jauh dari tempat kami menginap. Dan pulau ini hanya muncul pada saat pasang surut, jadi jika ingin kesana kita harus melihat kondisi cuaca dan pasang air laut pada saat itu.

Itu adalah hari terakhir kami di sana, setelah melakukan perjalan panjang 3D 2N pun berlalu, lelah kami pun terbayarkan melihat keindahan Pulau Banyak. Tidak ada dari kami yang menyesali akan perjalan itu, kami semua merasakan kegembiraan walaupun sedikit sedih karena waktu liburan kami sudah habis di sana. Singkat memang, namun cerita dibalik itu semualah yang membuat kesan untuk saya.

Inilah cerita pengalaman traveling paling berkesan saya. Sekian dari saya, semoga teman-teman semua bisa segera pergi ke sana untuk liburan dan mendapat pengalaman menakjubkan di Pulau banyak.

pulau banyak

(photo source: dokumen pribadi)

 

Penulis: Muhammad Marshall Gibran

Instagram: marshalgibran

Twitter: @Y0ourEx

Facebook: Marsalcinta

 

 

Press Enter To Begin Your Search
×