Loading...

makanan khas jogja

Kalau ditanya makanan khas Jogja yang paling terkenal, pasti kamu akan menyebut gudeg. Makanan yang terbuat dari nangka muda itu memang sudah sangat terkenal di kalangan masyarakat Indonesia. Rasanya yang manis dan tekstur dari daging nangka muda yang unik membuat sensasi makan gudeg susah dilupakan. 

Namun Jogja juga punya banyak makanan khas lainnya yang nggak kalah menarik dibandingkan gudeg. Mungkin sebagian dari kamu belum pernah memakannya atau bahkan belum pernah mendengarnya sama sekali. Biar referensimu soal makanan khas Jogja makin luas, RedDoorz mau kasih tahu makanan khas Jogja yang anti mainstream. 

Makanan Khas Jogja yang Anti Mainstream

1. Gatot Gunung Kidul

Kalau baru pertama kali lihat Gatot mungkin kamu akan bingung ini makanan apa. Dari tampilan memang kurang menarik tapi kalau sudah coba rasanya pasti kamu akan ketagihan. Gatot adalah makanan khas Gunung Kidul, Yogyakarta. Gatot terbuat dari gaplek yaitu singkong yang sudah dijemur sampai kering. Agar bisa menjadi gatot, gaplek dikukus terlebih dahulu. 

Ketika sudah matang gatot akan terasa kenyal. Biasanya gatot disajikan dengan parutan kelapa. Terkadang ditambah garam atau gula sesuai selera agar rasanya lebih menggugah selera. 

2. Walang Goreng

Dalam bahasa Jawa, walang artinya belalang. Walang goreng berarti belalang goreng. Pasti kamu agak heran melihat makanan khas Jogja yang satu ini. Apa iya belalang enak buat dimakan? Ternyata, belalang punya rasa yang gurih dan renyah jika digoreng. Bukan cuma enak, belalang juga kaya akan protein. Namun untuk dapat menikmati kuliner ekstrem ini kamu harus menunggu musim hujan dulu. Belalang banyak dijumpai pada musim hujan sekitar bulan Januari sampai Mei. Di luar bulan itu mungkin kamu agak kesulitan menemukan walang goreng. 

3. Nasi tiwul

Nasi tiwul terbuat dari tepung singkong. Singkong yang sudah dijemur sampai kering kemudian ditumbuk sampai menjadi tepung. Tepung singkong dibuat menjadi gumpalan-gumpalan kecil kemudian dikukus. Dulu tiwul merupakan makanan masyarakat kelas bawah karena mereka nggak mampu beli beras yang harganya mahal. Namun saat ini tiwul digemari banyak orang karena menjadi alternatif makanan pokok selain nasi yang punya rasa enak dan gizi yang baik. 

Nasi tiwul cocok dipadukan dengan macam-macam laik seperti ikan asin, tahu, tempe, sambal, bahkan urap. Namun ada juga yang menambahkan parutan kelapa dan gula jawa, lho. 

4. Sayur Lombok Ijo

Yogyakarta terkenal dengan aneka makanan yang berasal dari olahan tempe dan tahu, salah satunya sayur lombok ijo. Sayur santan yang punya rasa pedan ini digemari banyak orang, lho. Meskipun makanan khas Jogja terkenal dengan rasanya yang manis, tapi sayur lombok ijo adalah pengecualian. Sayur lombok ijo terdiri dari tempe, tahu, cabai hijau, santan, dan aneka bumbu. Rasanya yang gurih pedas sangat lezat disantap saat kamu berlibur di Yogyakarta. 

5. Wedang Uwuh

Wedang Uwuh adalah minuman khas Bantul, Jogja. Minuman ini punya rasa yang unik karena terbuat dari campuran banyak rempah seperti kayu secang, jahe, kayu manis, daun pala, gula batu, dll. Semua rempah-rempah ini direbus kurang lebih 15 menit sampai warnanya menjadi merah kecoklatan. Wedang Uwuh punya rasa manis dan agak pedas. Sangat cocok diminum ketika cuaca dingin karena bisa menghangatkan badan. 

Liburan memang belum lengkap kalau nggak wisata kuliner. Daftar makanan khas Jogja tersebut bisa kamu masukkan ke dalam itinerary saat liburan ke Yogyakarta. Biar liburan berjalan lancar tanpa kendala kamu harus pesan hotel dari jauh-jauh hari. Pesan RedDoorz hotel dari sekarang dan dapatkan promo menariknya!

Cropped fav logo@2x
Press Enter To Begin Your Search
×