Loading...

Melihat angka pengangguran lulusan perguruan tinggi memang bisa jadi momok untuk para anak kost di penjuru Indonesia. Kuliah dengan tujuan mendapat pekerjaan yang lebih baik atau merintis bisnis kadang diikuti dengan keraguan. Tentunya tidak ada jalan yang mudah, terutama buat kamu yang ingin karir cemerlang. Untuk bantu kamu, simak deh tips berikut ini. 

tips karir

Sukses menata karir sejak lulus kuliah. (Foto: freepik)

Tips Meraih Karir Cemerlang Buat Kamu yang Baru Lulus Kuliah 

1. Memetakan Karir Sebelum Lanjut Pendidikan

Memikirkan pekerjaan di masa depan memang perlu perencanaan yang baik, termasuk buat kamu yang merasa butuh pendidikan lanjut. Yang perlu kamu tahu, tidak semua pekerjaan butuh pendidikan lanjut atau gelar tertentu. Selain itu, melanjutkan pendidikan lebih tinggi akan butuh waktu, perencanaan keuangan, dan juga usaha yang lebih keras. 

Petakan terlebih dahulu rencana pekerjaan yang kamu inginkan, kemudian renungkan dan cari tahu apakah jalan hidup itu butuh gelar lebih tinggi. Kamu bisa undur keinginan untuk kuliah lagi, karena ada banyak kemungkinan yang tersedia. Seperti melakukan kuliah kelas karyawan, sertifikasi khusus, atau hanya sekedar kursus daring.  

2. Jaga Performa Akademik 

Perencanaan karir tidak bisa dilakukan secara abrupt atau tiba tiba. Tidak sedikit yang akan bilang kalau kamu harus merencanakan dari jauh jauh hari, bahkan saat masih di bangku kuliah. Mengapa? Karena satu aspek yang tidak bisa dihindari adalah status akademik. Memang IPK bukan segalanya, bahkan mereka yang lulus cumlaude pun tidak selalu sukses. Tapi jangan kamu remehkan nilai tersebut.

IPK bisa jadi tolak ukur kemampuan, keseriusan, dan tanggung jawab kamu selama jadi mahasiswa. Biasanya saat seleksi pelamar atau kerja, nilai IPK kamu bisa jadi penentu lolos dan tidaknya kamu di sebuah perusahaan. Bila IPK kamu kurang memuaskan, bisa saja perusahaan akan menganggap kualitas kamu kurang memadai. 

3. Mengasah Soft dan Hard Skill 

tips karir

Mengasah skill penting sebagai modal utama untuk meniti karir setelah lulus. (Foto: freepik)

Sama dengan nilai IPK, pastikan kamu juga belajar sebanyak banyaknya sejak di bangku kuliah. Kalau tidak yakin soal akademik, asah saja soft dan hard skill kamu. Jangan cuma berpikir untuk masuk kelas, absensi, kerjakan tugas, dan dapat nilai. Tapi pelajari skill yang bisa beri nilai penting dalam hidup dan berfungsi untuk tujuan karir fresh graduate. 

Biasanya, hard skill masih nyambung dengan pelajaran dan jurusan yang kamu ambil. Seperti jurusan bahasa yang biasanya lebih unggul dalam kemampuan menulis, membaca, aturan penulisan, grammar, dan lain lain. Atau untuk jurusan komputer dan IT, kamu bisa belajar aplikasi pendukung, ilmu bongkar pasang, reparasi, sampai rig laptop. 

Di luar kemampuan itu, kamu juga wajib asah softskill yang biasanya berkaitan dengan ilmu yang lebih luas. Apa saja skill itu? Bisa saja ilmu komunikasi, belajar bahasa inggris, mengambil keputusan, manajemen, dan lain lain. Bagaimana caranya? Banyak sekali yang bisa kamu lakukan. Seperti contohnya adalah ikut komunitas, partisipasi dalam lomba, sampai ikut himpunan. 

Soft skill yang kamu pelajari selama gabung di kegiatan mahasiswa bisa jadi senjata rahasia  saat merintis  karir cemerlang. Bayangkan saja, partisipasi dalam berbagai lomba, kegiatan, atau bahkan waktu kamu dapat penghargaan, bisa dijadikan isi curiculum vitae yang memukau. Selain itu, kamu juga bakal lebih berpengalaman menghadapi cobaan. 

4. Kenali Potensi Diri 

Anggap saja sambil menyelam minum air. Kalau kamu aktif dalam organisasi, mencoba banyak hal selama kuliah, tekun belajar, dan tidak menyerah, bisa saja kamu menemukan potensi diri. Anggap saja dari iseng iseng bantu dekorasi acara, ternyata kamu tahu kalau passion dan potensi diri kamu berkaitan dengan desain ruang. 

Dari situ, kamu bisa mulai menemukan jalan karir yang mungkin saja jadi penentu jalan hidup. Perlu kamu ketahui, terkadang passion dan potensi diri ini bisa tidak berkaitan secara langsung dengan pendidikan yang sudah kamu tempuh. Bisa saja, mulai dari hobi kecil, iseng iseng pengalaman ikut organisasi, atau berkaitan dengan prestasi yang pernah kamu dapat. 

Mengetahui potensi diri juga bisa berkaitan dengan menetapkan target, tujuan kamu merintis karir, sampai menentukan pengembangan skill tertentu. Kalau kamu sudah tahu passion kamu, sudah pasti memilih pekerjaan atau karier akan lebih terarah. Kamu bisa hindari masalah seperti salah kerja, tidak cocok kerja, sampai terjebak kontrak kerja yang tidak sesuai harapan. 

Baca juga: Latihan Jawab Pertanyaan Interview Kerja di Kosan

5. Menetapkan Target dan Tujuan 

Tips yang satu ini akan semakin membuat kamu terarah dalam menentukan keinginan dalam hidup. Kenapa demikian? Karena ada perbedaan kerja dan karir yang akan membantu kamu mengukir masa depan. Sebenarnya konsep dari kata kerja lebih berkaitan dengan tujuan untuk mendapat bayaran yang digunakan untuk kebutuhan sehari hari. 

Berbeda lagi dengan konsep karier. Biasanya ide ini lebih mengarah ke kegiatan yang berkaitan dengan cita cita dan tujuan. Perlu kamu ketahui, tujuan dan target ini bisa saja berbeda dengan apa yang kamu pelajari di bangku kuliah. Jadi tidak melulu berhubungan dengan bidang dan jurusan yang kamu ambil dulu. 

Sebenarnya, target dan tujuan ini bisa kamu bentuk dari tips tips sebelumnya. Seperti saat kamu menemukan potensi diri, passion, atau berhubungan dengan skill yang kamu punya. Lalu apa tujuan membuat target dan tujuan? Jawabannya gampang, kamu akan mampu menemukan dan fokus dengan pekerjaan yang akan kamu lakukan. 

Setelah itu, tips karir ini akan membuat kamu lebih mengerti akan arah dari pekerjaan tersebut. Tetapi sebelumnya, ketahui dulu jenis pekerjaan apa yang harus kamu pilih. Biasanya jenis pekerjaan yang bisa dijadikan karier adalah PNS atau pegawai negeri sipil, karyawan swasta, CEO sebuah Startup, atau akademisi. 

Pilih salah satu dari keempat jenis tersebut, kemudian pastikan apa yang kamu lakukan memiliki jenjang dan kemungkinan memajukan karir yang ingin kamu gapai. Seperti contohnya adalah menjadi akademisi. Kalau passion kamu mengajar, langkah awal kamu bisa dimulai dari menjadi seorang guru les, guru honorer, dan akhirnya dengan status PNS.  

6. Pertajam Salah Satu Kemampuan

Saat kamu sudah menentukan tujuan dan target karir, beserta dengan jenis pekerjaan, sekarang waktunya untuk mengasah salah satu skill yang berkaitan. Sebelumnya, di bangku kuliah kamu sudah dijejali banyak sekali ilmu. Baik itu ilmu hard skill atau soft skill, biasanya akan ada salah satu yang sangat sesuai dengan passion, minat, dan juga potensi diri. 

Mengetahui potensi itu adalah tugas mutlak seorang fresh graduate. Meski akan memakan waktu dan tidak mudah, mengetahuinya akan membantu kamu lebih fokus dan menjadi profesional. Yang perlu kamu perhatikan tentang tips yang satu ini adalah mencari tahu manakah skill atau kemampuan yang sangat sesuai dengan kebutuhan kerja dan passion. 

Selain itu, akan lebih baik jika kamu bisa mengimbangi skill tersebut dengan kemajuan teknologi saat ini. Jadi kamu bisa jadi orang yang berkualitas dan up-to-date, bukan kudet. Banyak yang mengatakan kalau karir fresh graduate harus diikuti dengan kemampuan melibas para pesaing dan juga tantangan masa kini.

Baik itu dalam hal sosial, pekerjaan, atau teknologi, jangan sampai kalah dengan teknologi yang akan menggantikan peran manusia dalam operasional sebuah perusahaan. Tapi jadilah seorang yang mampu mengikuti dan melibas kecepatan teknologi tersebut. Dengan begitu, kamu akan memiliki suatu value yang akan mengangkat kamu dalam menjalankan tujuan hidup. 

Sebagai contoh, kamu tahu bahwa potensi yang dimiliki adalah berkaitan dengan akuntansi dan keuangan. Pikirkan dengan baik segala kemungkinan yang bisa terjadi dan segala skill yang akan dibutuhkan. Ikuti les, kelas online, dan terus belajar, supaya kamu bisa menunjukkan kalau kamu mampu menjadi individu yang lebih unggul. 

Dengan begitu, tujuan dan target karir yang kamu ambil bisa lebih terencana plus jelas. Mengimbangi skill tersebut dengan teknologi akan menjadi nilai plus. Karena kamu juga bisa menggunakannya untuk di kemudian hari dan juga memiliki potensi kerja yang lebih luas. Apalagi, jika kamu ada rencana untuk memperluas cakupan kerja dan bisnis. 

7. Bangun Jaringan 

karir sukses setelah lulus kuliah

Membangun jaringan saat bekerja akan membuat banyak kesempatan untuk sukses. (Foto: freepik)

Berbicara tentang masa depan dan jalan hidup yang cemerlang, pasti tidak akan jauh dari relasi. Jangan kaget kalau banyak sekali usahawan, pekerja, atau CEO di luar sana yang punya jaringan sangat luas. Karena setiap pekerjaan dan bisnis tidak akan bisa berkembang kalau tidak ada orang yang saling berbagi.

Tips sukses dalam karir yang satu ini tidak hanya berlaku untuk pekerja lepas, CEO startup, atau pelaku bisnis pribadi, tapi juga buat kamu yang harus kerja sebagai pegawai swasta. Gunakan softskill kamu dalam hal komunikasi dan buang rasa malu. Tanyakan, bagikan, dan juga bercakaplah dengan orang untuk membuka peluang yang lebih luas. 

Tidak akan ada yang tahu apa yang bisa diberikan oleh orang di sekitar. Baik itu orang yang sudah dikenal dengan dekat, orang yang baru kamu kenal, atau bahkan klien pekerjaan yang kamu lakukan. Efek mouth to mouth marketing kadang punya hasil yang lebih bagus dan menjadi penentu kesuksesan dalam usaha berkarier. 

8. Berani Gagal dan Pantang Menyerah

Sebagai generasi muda, tunjukkan kalau kamu itu punya semangat yang tidak akan pernah luntur. Sudah jelas sekali kalau tidak ada yang mudah di dunia ini, termasuk dalam hal pekerjaan, mencapai cita cita karir anak kuliah. Lihat saja dari angka pengangguran, puluhan surat lamaran yang disebar namun hanya 2 atau tiga orang saja yang diterima. 

Kegagalan dalam memasuki dunia kerja itu sudah sangat wajar, dan itu bukan sesuatu yang harus jadi penghalang. Lanjutkan perjuangan dan setiap usaha tidak akan mengecewakan hasil. Gunakan semua ilmu, koneksi, dan potensi yang sudah kamu bangun sebelumnya sebagai booster dan penyemangat. 

Jangan berhenti untuk belajar, dan gunakan kegagalan tersebut sebagai ilmu tambahan untuk merintis karir lebih baik. Jika mengalami kesulitan, tanya pada ahli dan tingkatkan ilmu yang sudah kamu dapat. Gunakan open mindset agar kamu bisa terima segala kemungkinan, berani melawan kegagalan, dan pantang menyerah melawan kondisi saat itu juga. 

Itulah beberapa hal yang wajib kamu siapkan sebelum melangkah ke jalan pekerjaan. Mempersiapkan diri jauh jauh hari sebelum lulus adalah cara yang terbaik. Kamu bisa pikirkan dengan matang segala keinginan, target, tujuan, skill tertentu, hingga membangun jaringan saat di bangku kuliah. Dengan begitu, jalan karier kamu akan semakin cemerlang.  

Tapi kalau kamu saat ini masih bingung mau ngekos dimana, lebih baik kamu cari KoolKost dekat dengan kampus kamu, karena sambil kuliah kamu bisa sambil melatih skill kamu dengan belajar di kosan yang nyaman dan punya fasilitas lengkap seperti kamar yang sudah lengkap dengan kasur yang nyaman, lemari pakaian yang cukup besar, meja kerja yang sudah tersedia untuk menunjang kamu saat belajar, dan juga ruangan ber AC agar nyaman saat belajar.  Untuk mencari KoolKost kamu bisa gunakan Aplikasi RedDoorz dan pilih Kost Houses, lalu masukkan kata kunci nama kota atau daerah, atau bahkan nama kampus tempat kamu kuliah agar kamu bisa menemukan kosan terdekat dengan empat yang kamu inginkan. Setelah itu tekan search dan kamu akan mendapatkan list kosan terdekat lengkap dengan harga sewa dan juga fasilitas yang diberikan. Jadi kamu bisa pilih yang sesuai dengan budget dan fasilitas yang kamu inginkan.

Press Enter To Begin Your Search
×