Loading...

Berkebun masih menjadi salah satu hobi yang banyak diminati oleh masyarakat. Berkebun tidak selalu menanam tanaman berbunga atau tanaman berbuah, karena membudidayakan bonsai serut tidak kalah menarik untuk dicoba. Selain dijadikan sebagai hobi, bisnis tanaman hias satu ini dipatok dengan nilai jual tinggi. Cocok bagi anak kost Jakarta yang mencari uang saku tambahan. 

bonsai serut

Tanaman bonsai bisa dibudidaya dan jadi penghasilan tambahan untuk anak kost. (Foto: unsplash.com/Devin H)

Karakter Bonsai Jenis Serut 

Bonsai merupakan salah satu pohon yang hidup di daerah kering seperti Vietnam, India, Thailand, Malaysia, dan tentu saja di Indonesia. Pohon satu ini memiliki daun yang cukup rimbun serta memiliki tekstur kasar. Namun ketika pohon tersebut dibudidayakan menjadi bonsai, tanaman hias satu ini pun berubah menjadi lebih mungil yang membuatnya menarik dimiliki. 

Keunikan lainnya dapat ditemukan pada batangnya yang berwarna abu abu kehijauan ketika masih muda, sedangkan bonsai yang sudah cukup dewasa akan memiliki batang berwarna lebih gelap. Perbedaan warna batangnya inilah yang memudahkan penggemarnya untuk mengetahui umur sang bonsai indah satu ini. 

Jenis bonsai satu ini, termasuk tanaman meranggas yang akan menggugurkan daunnya untuk bertahan diri dari perubahan cuaca sekaligus mengurangi kebutuhan air untuk proses fotosintesis. Bahkan beberapa vegetasinya akan menggugurkan semua daunnya tanpa tersisa terutama ketika musim kemarau telah tiba. 

Karena termasuk tanaman meranggas, Kamu Tidak perlu panik ketika menyadari bonsai serut mini satu ini mulai menggugurkan daunnya ketika fajar menyapa. Sebab kondisi tersebut terjadi selama alami, dan bukan disebabkan oleh tanaman yang sakit karena hama dan faktor lainnya. Ketika iklim di sekitarnya mulai stabil, perlahan muncullah pucuk daun segar sebagai penggantinya. 

Tanaman bonsai serut berhasil memikat penggemar berkat keunikan yang dimilikinya. Keunikannya yaitu dapat hidup selama ratusan tahun lamanya, terutama jika sang pemilik dapat merawatnya dengan benar. Semakin senja usianya, maka semakin tinggi pula nilai jualnya yang membuat siapapun tertarik untuk membudidayakannya. 

Selain dikenal sebagai tanaman hias yang dapat hidup hingga ratusan tahun, bonsai serut batang lurus termasuk tanaman unik karena pertumbuhan batangnya dapat disesuaikan dengan keinginan. Semakin bagus pola yang dihadirkan, tentu saja nilai jualnya turut meroket bahkan hingga menyentuh jutaan rupiah. 

Cara Menanam Bonsai Jenis Serut

1. Mempersiapkan Bakalan 

Hal utama sebelum mulai menanam bonsai serut adalah mempersiapkan bakalan yang mudah didapatkan di toko jual benih tanaman. Pilihlah bakalan yang sehat dan bersih dari hama agar dapat tumbuh sehat hingga beratus ratus lamanya. Kemudian pangkas seluruh daun yang dimilikinya menggunakan gunting khusus. 

Setelah pemangkasan daun selesai dilakukan, Kamu Juga perlu memangkas akar bakalan bonsai secukupnya untuk membantu mengontrol pertumbuhan dari akar bonsai. Pastikan untuk tidak memangkas akarnya terlalu berlebihan, karena akar termasuk salah satu bagian tanaman yang memiliki peran penting untuk menopang sekaligus mengambil zat hara dari dalam tanah. 

Jika dirasa cukup, bersihkan akar menggunakan air bersih dan dilanjutkan dengan mengolesi bakar bonggol mengoleskan obat perangsang pertumbuhan akar. Pastikan setiap sudut akar dioleskan obatnya secara merata tanpa ada bagian yang terlupakan. Obat perangsang pertumbuhan akar tanaman ini dapat ditemukan di toko jual tanaman hias. 

2. Memilih Media Tanam 

Memilih media tanam yang tepat dan sesuai kebutuhan bonsai serut, adalah hal yang tidak kalah penting dipersiapkan agar tumbuh subur dan sehat. Sebab media tanam jenis bonsai satu ini tidaklah sama seperti tanaman hias lainnya, oleh karenanya Kamuharus menyiapkan media khusus sebagai solusi terbaiknya. 

Selain media tanam, ternyata komposisi dari media tanam bonsai tidak luput dari perhatian. Komposisi media tanam dari jenis bonsai satu ini yaitu tanah humus, tanah gunung, serta pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Jika komposisi media tanam sesuai ketentuan, maka bonsai dapat tumbuh sehat tanpa kekurangan nutrisi maupun sebaliknya. 

3. Memulai Proses Adaptasi 

Ketika semua persiapan telah dilakukan, kini saatnya untuk menanam bakalan bonsai menggunakan media tanam pada sebuah pot berukuran besar. Langkah penanamannya sendiri tidak jauh berbeda dengan menanam tanaman hias pada umumnya, dimana Kamu Harus meletakkan tanaman tersebut di bagian tengah lalu tutup menggunakan media tanam yang sudah dipersiapkan. Namun yang perlu ditekankan bahwa sang pemilik harus memberikan waktu, agar tanaman satu ini dapat beradaptasi dengan lingkungan barunya sebelum mulai membentuknya. Tanda jika tanaman berumur panjang ini dapat beradaptasi dengan baik, yaitu munculnya dedaunan segar dan terus tumbuh yang menandakan bahwa dirinya sehat dan siap dibudidayakan. 

Seiring berjalannya waktu, akar bonsai mulai tumbuh yang menandakan bahwa umur tanaman semakin matang dan cukup dewasa untuk membentuknya. Pembentukan bonsai serut dapat dilakukan dengan bantuan kawat stainless steel. Lilitkan pada batang pohonnya sesuai dengan keinginan, agar tanaman satu ini dapat tumbuh dengan bentuk yang menawan. 

4. Mulai Membentuk Bonsai

Ada beberapa bahan yang perlu disediakan ketika hendak membentuk bonsai, yaitu kawat stainless steel yang memiliki diameter 3 mm serta gunting kawat. Kamu Juga bisa memanfaatkan jenis kawat lainnya dengan ukuran minimal 3 mm, asalkan tidak mudah berkarat atau mudah terputus ketika dililitkan pada batang bonsai. 

Setelah semua alat sudah tersedia, mulailah dengan melilitkan kawat pada bagian bonggol hingga ke bagian dahannya. Pastikan lilitan kawatnya cukup kuat dan bentuk sesuai dengan pola yang diinginkan. Meski harus melilitkan kawat dengan erat, silahkan lakukan dengan penuh waspada agar dahan bonsai tidak patah. 

Setelah pemasangan kawat berhasil dilakukan, selanjutnya Kamu Hanya perlu menunggu untuk melihat pertumbuhannya sesuai dengan pola yang telah dibuat. Apabila pola yang dibentuk berhasil dilakukan, perlahan lahan lepaskan kawat tersebut dan lihatlah hasilnya. Agar tanaman ini tampak cantik dan menawan, tentu saja harus diimbangi dengan perawatan tepat. 

Namun penting diketahui bahwa cara menanam bonsai serut dongkelan sedikit berbeda dengan cara sebelumnya. Cara satu ini cukup mudah dilakukan, karena Kamu Hanya perlu menemukan pohon serut lalu gali tanahnya. Tidak perlu menggali tanah terlalu dalam, namun Kamu Bisa menggalinya hingga bagian akar yang dipenuhi serabut halus. 

Apabila akar berserabut mulai terlihat, silahkan potong bonggol atau akarnya yang mengarah ke arah bawah atau ke samping. Sebaiknya ambil bagian akar yang diinginkan saja tanpa terlalu banyak memotongnya. Sebab akar pohon unik satu ini terhubung dengan akar tanaman serut yang berada di sekitarnya. 

Pada langkah selanjutnya, Kamudapat memangkas pohonnya terlebih dahulu sebelum dilakukan pendongkelan. Hal ini perlu dilakukan, agar pohon bonsai serut tidak mengalami stres yang akan menghambat pertumbuhannya kelak. Bersihkan bagian akar dari tanah hingga bersih, dan potonglah beberapa bagian yang tidak penting. 

Tutorial selanjutnya, Kamu Bisa menerapkan serupa seperti cara membuat bonsai serut lainnya. Namun perlu diingat kembali bahwa dongkel merupakan bentuk awal dari bonsai yang hendak dibudidayakan. Oleh karenanya, pilihlah tanaman serut yang sehat dan baik agar menghasilkan bonsai yang indah pula. 

Cara Merawat Bonsai Jenis Serut 

bonsai serut

Ilustrasi merawat bonsai. (Foto: freepik.com)

1. Siram Tanaman Secara Rutin 

Layaknya tanaman pada umumnya, bonsai serut juga perlu disirami dengan air yang cukup setiap harinya agar tumbuh dengan sehat dan subur. Cukup lakukan penyiraman sekali dalam sehari, dan pastikan media tanamnya tetap lembab agar tanaman berumur panjang ini tidak kekurangan kadar air. Namun jangan biarkan terlalu basah karena mempercepat pembusukan akar. 

2. Lokasi Meletakkan Tanaman

Lokasi meletakkan pot bonsai seharusnya tidak luput dari perhatian, sebab perawatan bonsai bakalan dengan bonsai yang sudah beranjak dewasa berbeda. Khusus untuk bonsai bakalan, sebaiknya diletakkan di lokasi yang tidak terkena sinar matahari langsung namun juga dapat mencukupi kebutuhan fotosintesis. 

Kamu  juga bisa menambahkan kanopi atau tempat teduh khusus untuk bonsai, sehingga kebutuhan sinar mataharinya tetap terpenuhi tanpa berlebihan. Cara ini bisa menjadi solusi ketika tidak menemukan lokasi yang pas untuk meletakkan bonsai bakalan. Sedangkan untuk bonsai yang telah dewasa, Kamu Bisa meletakkannya di area yang terkena sinar matahari langsung. 

3. Tidak Lupa Memberikan Pupuk

Memberikan pupuk termasuk rangkaian perawatan bonsai yang tidak boleh dilupakan. Kamu Dapat memberikan pupuk organik dengan dosis yang tepat dan dilakukan secara rutin. Namun pastikan untuk tidak memberikan pupuk terlalu sering, karena hal tersebut justru membuat daun bonsai cepat kering hingga berguguran.

Pupuk untuk tanaman hias terdiri dari beberapa jenis, sehingga Kamu Harus memilihnya dengan tepat agar bonsai mendapatkan nutrisi sesuai kebutuhannya. Dari sekian banyak jenis pupuk yang ada, pemberian pupuk organik yang disemprotkan pada tanaman lebih disarankan jika ingin bonsai tumbuh subur dan sehat. 

4. Perlindungan dari Hama 

merawat bonsai serut

Ilustrasi hama. (Foto: unsplash.com)

Bonsai termasuk tanaman yang beresiko terserang hama dan berbagai penyakit tanaman hias lainnya. Bahkan resiko terserangnya penyakit sudah mengintaimu sejak proses penanaman baru selesai dilakukan. Sebab dalam tahap awal penanaman, bonsai dalam tahap adaptasi sehingga kondisinya masih rapuh dan membutuhkan perawatan lebih agar tumbuh lebih kuat dan subur. 

Menyadari hal tersebut, sudah menjadi tugas Kamu Mempersiapkan pestisida untuk mengusir sumber penyakit pada tanaman kesayangan. Kutu daun, merupakan salah satu jenis hama membandel yang kerap menyerang bonsai yang dapat memicu munculnya cendawan jelaga. Mengapa kutu daun begitu berbahaya ?

Sebab cendawan jelaga yang terus bertambah dan menutupi pucuk daun tanaman, menyebabkan daun tanaman hias satu ini menjadi hitam legam dan kurang menarik dipandang. Sebelum penyakit tersebut menyebar luas dan menyerang bagian daun lainnya, segera semprotkan pestisida dan fungisida secara rutin. 

5. Pemangkasan 

Pemangkasan termasuk salah satu perawatan bonsai yang perlu dilakukan secara rutin. Maksud dari pemangkasan disini bukanlah sekedar mempercantik tampilannya semata, namun memiliki tujuan untuk merangsang pertumbuhan daun agar lebih rimbun dalam waktu singkat. Inilah mengapa beberapa pemilik bonsai rajin memangkas daun hijaunya.

Pemangkasan dedaunannya juga tidak dapat dilakukan sembarangan, karena Kamu Harus menggunakan gunting khusus yang dapat dibeli di toko jual tanaman hias terdekat. Selain itu, Kamu Juga bisa melakukan pemangkasan sambil mengikuti pola tertentu agar tampilan bonsai tampak unik dibandingkan bonsai jenis serupa. 

Dewasa ini, membudidayakan bonsai sudah menjadi sebuah hobi unik yang banyak diminati oleh masyarakat urban. Dari sekian banyak tanaman bonsai yang ada, bonsai serut merah berhasil menarik perhatian berkat keelokannya. Harga bonsai serut pun tidak dapat dianggap remeh, karena Kamu Bisa mendapatkan uang saku tambahan untuk memenuhi kebutuhan harian. 

Menanam pohon dan tanaman hias di Kosan bisa jadi salah satu hobi anak kosan saat ini, selain bisa membuat otak refresh juga bisa juga jadi lahan usaha. Kamu juga bisa taro tanaman hias di dalam kamar kosan, kalau kamu butuh kamar kosan yang cukup lega, kamu bisa pilih KoolKost dari RedDoorz, caranya gampang, kamu bisa buka aplikasi RedDoorz dan cari kosan yang dekat dengan tempat yang kamu inginkan, seperti kota, daerah, atau kampus tempat kamu kuliah. Yuk cari kosan KoolKost terdekat dengan Aplikasi RedDoorz sekarang!

Press Enter To Begin Your Search
×