Loading...

Foto: unsplash.com

Belakangan ini, media sosial diramaikan oleh pantun yang berbunyi, “ikan hiu, makan tomat,” sejak video seorang penjual odading yang sedang mempromosikan dagangannya beredar luas di internet. “Odading Mang Oleh. Rasanya seperti anda menjadi iron man,” begitu cara pria bernama asli Ade Londok mengajak orang-orang mencicipi odading. Nada bicaranya yang “ngegas” dan terkesan “ceplas-ceplos” menuai banyak komentar netizen. Bahkan selebgram Anya Geraldine tak mau ketinggalan informasi soal demam odading ini. “Pagi, mo serius nanya, odading apasi?” cuit Anya di akun Twitter pribadinya.

Pertanyaan Anya barangkali terbesit juga di benak kamu: sebenarnya, apa sih odading?

Apa Itu Odading?

Foto: instagram.com/ridwankamil

Odading adalah camilan khas kota kembang, Bandung, yang empuk dan memiliki rasa manis di setiap gigitan. Pada dasarnya, kue sejenis odading udah dari dulu dinikmati masyarakat. Hampir setiap daerah punya nama khusus untuk menyebut odading, seperti di Yogyakarta yang lebih akrab dengan nama “Galundeng”, “Gembukan” bagi wilayah Solo, atau “Kue Bantal” apabila berada di Jakarta. Nggak cuma di Pulau Jawa, odading juga cukup terkenal di Medan dengan nama “Kue Bohong” atau “Kue Untuk-Untuk” di Banjarmasin. Terlepas dari perbedaan nama, kombinasi tekstur yang renyah di luar dan lembut di dalam itu berhasil merebut banyak hati masyarakat Indonesia.

Pernah nggak kamu kepikiran darimana sih awal mula nama “odading”? For your information, nama “odading” pertama kali berasal dari celetukan orang Belanda lho! Jadi pada saat itu ada seorang anak dari keluarga Belanda yang menginginkan sang ibu agar membelikannya kudapan kecil. Karena penasaran akan keinginan anaknya, ia meminta orang pribumi yang menjajakan kudapan kecil tersebut membuka daun pisang yang menutupi kue jualannya. Saat dibuka, sang ibu spontan mengatakan ungkapan dalam bahasa Belanda, “O, dat ding,” yang berarti, “O, barang itu,” berangkat dari peristiwa itulah kue berbahan dasar tepung terigu, gula, dan ragi yang berpuluh-puluh tahun kemudian menjadi viral tersebut dinamakan “odading” dari Bandung.

Foto: instagram.com/ridwankamil

Masyarakat biasanya selalu dibuat penasaran sama hal-hal yang lagi viral, tak terkecuali saat fenomena odading lagi hangat-hangatnya diperbincangkan. Saking viralnya, beberapa waktu lalu muncul foto antrian di kios Odading Mang Oleh. Walau di tengah pandemi Covid-19, ternyata nggak menyurutkan antusiasme masyarakat memburu panganan viral ya. Nah, kalau lokasi kamu saat ini berada jauh dari Kota Bandung, kamu juga bisa kok nyobain odading di rumah. Cukup ikuti resep dan tahapan-tahapan membuat odading ala Mang Oleh yang udah RedDoorz rangkum berikut ini!

Resep Odading Ala Mang Oleh

Bahan-bahan:

  1. 500 gr tepung terigu
  2. 200 gr gula pasir
  3. 2 butir telur ayam
  4. 2 sdm ragi instan
  5. ½ sdt garam
  6. 200 ml air hangat
  7. Wijen putih secukupnya
  8. Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat:

  1. Masukkan tepung terigu, gula pasir, ragi instan, dan garam ke dalam sebuah wadah.
  2. Siapkan wadah berbeda untuk mengocok telur.
  3. Campur kocokan telur ke dalam adonan tepung dan aduk hingga merata.
  4. Setelah adonan tercampur rata, uleni dengan tangan sambil menambahkan air hangat sedikit demi sedikit.
  5. Pastikan adonan sudah kalis. Lalu tutup wadah tersebut dan biarkan mengembang selama kurang lebih setengah jam.
  6. Ambil sedikit adonan odading dan bentuk bulat-bulat. Taburkan biji wijen dan lakukan tahap ini sampai tak ada adonan tersisa.
  7. Goreng odading dengan api sedang. Jika adonan mulai menguning kecokelatan, angkat dan tiriskan dari minyak panas.
  8. Odading ala Mang Oleng sudah siap disantap.

Terbukti ‘kan kalau resep odading Mang Oleh terbuat dari bahan-bahan yang gampang banget ditemukan di pasaran. Gimana? Berhasil nggak bikin odading Mang Oleh?

Press Enter To Begin Your Search
×