Loading...

ogoh ogoh bali

Foto: Shutterstock

Pawai ogoh-ogoh Bali jadi pertunjukan yang menarik perhatian banyak wisatawan. Setiap tahun pawai ogoh-ogoh selalu rutin diselenggarakan sebagai salah satu ritual ibadah umat Hindu di Bali. Kenalan lebih dekat yuk dengan pawai yang satu ini. 

Festival menjelang Hari Raya Nyepi

Pawai ogoh-ogoh di Bali dilakukan rutin setiap tahun menjelang Hari Raya Nyepi. Saat merayakan Nyepi, masyarakat akan berada di dalam rumah seharian penuh dan tidak melakukan banyak aktivitas. Nah, sehari sebelum Nyepi dilakukan biasanya mereka mengadakan pawai ogoh-ogoh. 

Menampilkan Sosok yang Menyeramkan

Sehari sebelum Hari Raya Nyepi berlangsung biasanya masyarakat Hindu Bali melakukan ritual Buta Yadnya. Ritual ini merupakan rangkaian acara yang bertujuan untuk menghalau kehadiran Buta Yadnya, representasi sosok jahat dalam mitologi Hindu. Di dalam rangkaian ritual Buta Yadnya inilah pawai ogoh-ogoh dilakukan. 

ogoh-ogoh sendiri dibentuk menyerupai sosok besar dengan wajah yang menyeramkan. Sosok inilah yang dinamakan Buta Yadnya. Ia menjadi simpol unsur negatif, sifat buruk, dan kejahatan yang ada di sekitar kehidupan manusia. 

Asal muasal nama ogoh-ogoh

ogoh ogoh bali

Foto: Shutterstock

Boneka atau patung ogoh-ogoh kan menggambarkan sosok Buta Yadnya tapi kok dinamakan ogoh-ogoh? Dari mana nama itu berasal? 

Jadi nama ogoh-ogoh itu dipilih karena selama pawai orang-orang menggotong boneka raksasa Buta Yuda dengan cara menggoyang-goyangkannya. Nah, gerakan menggoyang patung ini yang mendasari penamaan ogoh-ogoh. Dalam bahasa Bali gerakan menggoyang itu disebut ogah-ogah, oleh karena itu ritual menggoyang boneka raksasa menjelang Hari Raya Nyepi ini disebut ogoh-ogoh. 

Pawai selalu dilakukan menjelang malam

Selain hanya boleh dilakukan sehari sebelum Nyepi, ternyata pawai ogoh-ogoh juga nggak bisa ditampilkan sembarang waktu, lho/ Pawai ini harus dilakukan saat petang menjelang malam, tepatnya sekitar pukul 18.00 hingga 19.00. Kenapa kok harus jam segini? Konon, waktu tersebut diyakini sebagai saat yang paling angker dimana Buta Yadnya sedang berkeliaran di sekeliling manusia. 

Pembuatan ogoh-ogoh cukup sulit

ogoh ogoh bali

Foto: Shutterstock

Meskipun dalam ritualnya patung ogoh-ogoh akan dibakar namun kamu tau nggak sih bahwa proses pembuatannya cukup sulit, lho. Dulu ogoh-ogoh biasanya terbuat dari kerangka bambu yang kemudian dilapisi kertas sampai membentuk sosok yang diinginkan. Namun seiring perkembangan zaman, kini banyak patung ogoh-ogoh yang terbuat dari styrofoam karena hasilnya terlihat lebih bagus. 

Meskipun hanya digunakan sehari sebelum Nyepi tiba, tapi proses pembuatan patung ogoh-ogoh ternyata membutuhkan waktu yang cukup lama. Biasanya masyarakat desa saling bekerjasama untuk membuat ogoh-ogoh. Mereka saling berlomba dengan masyarakat desa lainnya untuk membuat ogoh-ogoh yang paling keren. Momen pembuatan patung ogoh-ogoh juga sering dijadikan anak muda untuk menyalurkan kreativitasnya. Seru banget kan! 

Kalau kamu penasaran seberapa kerennya sih pawai ogoh-ogoh Bali, mending kamu langsung datang aja ke Bali. Rencanakan perjalanan menjelang Hari Raya Nyepi sehingga kamu datang di saat yang tepat dan bisa menyaksikan pawainya. Oleh karena itu kamu bisa rencanakan liburanmu di Bali dari sekarang. Agar nggak kehabisan hotel di Bali menjelang Hari Raya Nyepi, kamu bisa booking hotelnya dari sekarang. Booking hotel via aplikasi RedDoorz akan memudahkan kamu. Download aplikasi RedDoorz dan rencanakan perjalanan tanpa takut ribet. 

Press Enter To Begin Your Search
×