Loading...

jelajah desa

Desa Wisata menjadi ujung tombak untuk memperkenalkan potensi wisata lokal sekaligus memberdayakan masyarakat setempat. Untuk mewujudkan Desa Wisata berkelas Internasional dan berkelanjutan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menetapkan 4 pilar utama yaitu kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan. 

Kini sudah ada 16 desa wisata di Indonesia yang telah mendapatkan sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan dari Kemenparekraf dan jumlah ini akan terus bertambah di masa mendatang. Pengembangan desa wisata diharapkan mampu menghidupkan kembali wisata domestik serta meningkatkan ekonomi masyarakat pasca situasi pandemi Covid-19. 

Menyadari potensi besar dari ribuan desa wisata yang ada di Indonesia, Kemenparekraf bekerjasama dengan RedDoorz menghadirkan program Jelajah Desa. Program ini bertujuan untuk membantu pengelolaan akomodasi penginapan di desa wisata agar lebih berkualitas dari segi pelayanan, fasilitas, serta kebersihan. 

Untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap akomodasi di desa wisata, RedDoorz membantu para pemilik penginapan di desa wisata untuk mengelola propertinya dengan lebih profesional. Selain fasilitas yang dimiliki, setiap properti juga telah tersertifikasi HygienePass. 

HygienePass adalah sertifikasi yang  diberikan oleh IAKMI (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia) untuk menjamin penginapan telah dibersihkan secara berkala dan higienis. Prosedur operasional hotel juga menerapkan protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah sehingga kenyamanan dan keamanan konsumen menjadi tujuan utama dari Jelajah Desa. 

Untuk menjangkau konsumen lebih luas, RedDoorz menyediakan platformnya yang membantu mempromosikan potensi desa wisata di Indonesia. Berbagai channel yang dimiliki RedDoorz akan membantu mengenalkan daya tarik setiap desa wisata dan keunikannya. Melalui aplikasi dan website RedDoorz, akomodasi di desa wisata bisa dipesan secara online kapan saja dan di mana saja. 

Press Enter To Begin Your Search
×