Loading...

candi ratu boko

Foto: Pixabay

Bagi kamu yg sudah nonton film Ada Apa Dengan Cinta (AADC) 2 pasti tempat yang satu ini nggak asing lagi. Candi Ratu Boko adalah salah satu lokasi yang dikunjungi Cinta dan Rangga. Berlokasi di Yogyakarta, Candi Ratu Boko sempat naik daun karena film AADC 2. Penonton nggak cuma kagum sama akting pemeran utamanya, tapi juga keindahan latar tempat yang yang dipilih. Wajar aja setelah penayangan AADC 2, tempat wisata ini jadi buruan traveler saat berkunjung ke Yogyakarta

Jadi Tempat Syuting AADC 2, Apa Istimewanya Candi Ratu Boko?

Menjadi salah satu tempat wisata yang recommended buat dikunjungi saat ke Jogja, Candi Ratu Boko punya beberapa hal menarik yang patut kamu ketahui. Yuk, cari tau, apa sih istimewanya Candi Ratu Boko?

Sejarah Candi Ratu Boko

Pada tahun 1790 Van Boeckholzt menemukan sebuah reruntuhan di area perbukitan Bokoharjo. Ia mencurigai reruntuhan itu adalah bekas peninggalan sejarah kerajaan, bukan reruntuhan bangunan biasa. Lalu seratus tahun kemudian, orang Belanda bernama H.J. De Graff melakukan sebuah penelitian untuk mencari asal usul reruntuhan itu. Penelitian itu dinamakan FDX Bosch dan hasil penelitiannya dilaporkan dengan judul Keraton van Ratoe Boko. Hasil penelitian tersebut menyatakan bahwa reruntuhan di Bokoharjo adalah sisa-sisa bangunan keraton. 

Di situs Ratu Boko ditemukan prasasti Abhayagiri Wihara yang menjadi bukti tertulis tentang sejarah Ratu Boko. Prasasti itu menyebut seorang tokoh bernama Tejahpurnapane Panamkarana atau Rakai Panangkaran yang hidup pada masa 746-784 M. Prasasti itu juga menyebut tentang sebuah vihara di atas bukit yang dinamakan Abhyagiri Wihara. 

Prasasti Abhayagiri Wihara bercerita tentang Rakai Panangkaran yang mengundurkan diri sebagai raja karena ingin memusatkan pikirannya pada urusan rohani agar lebih tenang. Oleh karena itu ia mendirikan Abhayagiri Wihara. Rakai Panangkaran disinyalir sebagai penganut agama Buddha dengan ditemukannya bukti Arca Dyani Buddha yang terdapat di situs Ratu Boko. Namun, di situs Ratu boko juga ditemukan arca lain yaitu Arca Durga, Ganesha dan Yoni yang justru menunjukkan unsur agama Hindu. Jadi, masih belum pasti apakah situs Ratu Boko peninggalan ajaran Hindu atau Buddha.

Seiring berjalannya waktu komplek Ratu Boko ini kemudian diubah menjadi bagian keraton yang dilengkapi dengan benteng pertahanan. Sejarawan memperkirakan bahwa tempat ini berubah menjadi tempat kubu bertahan saat terjadi perang. 

Fungsi Candi Ratu Boko

Situs Ratu Boko sebenarnya adalah komplek yang menyerupai candi oleh karena itu orang-orang lebih familiar menyebutnya Candi Ratu Boko. Meskipun awalnya dibuat untuk tempat bertapa Raja Rakai Panangkaran, namun setelah diambil alih keraton, Candi Ratu Boko berubah fungsi. Biasanya candi-candi peninggalan purbakala berfungsi sebagai tempat peribadatan, namun berbeda dengan Candi Ratu Boko. Situs ini merupakan komplek yang tidak ada kaitannya dengan keagamaan. Di sini terdapat gerbang masuk, pendopo, tempat tingga, pagar pelindung, sampai kolam renang. 

Hal unik lainya, Candi Ratu Boko terletak di atas bukit padahal biasanya candi dibangun di daerah yang landai. Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa Candi Ratu Boko merupakan tempat berlindung dari serangan lawan saat terjadi perang karena lokasinya yang sulit dijangkau. 

Terbuka bagi wisatawan

Info di atas pasti bikin kamu tertarik buat berkunjung ke Candi Ratu Boko, kan? Meskipun menjadi salah satu situs sejarah yang wajib dilindungi, kamu tetap bisa berkunjung ke sini kok. Pemerintah Indonesia telah memasukkan komplek situs Ratu Boko ke dalam otoritas khusus yang dikelola bersama Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Ketiga candi ini dikelola oleh BUMN bernama PT Taman Wisata Candi. Sekarang Candi Ratu Boko telah dikelola secara profesional, lho. Selain melihat kejayaan kerajaan di bawah bayang-bayang keruntuhan  candi, tempat ini juga dijadikan sarana untuk kegiatan edukatif dan kegiatan budaya. 

Candi Ratu Boko terletak di Gatak, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Untuk masuk ke sini kamu bisa membeli tiketnya di loket Candi Prambanan dengan harga sekitar Rp30 ribu sampai Rp40 ribu. Ini termasuk jenis tiket terusan, jadi kamu bisa menikmati keindahan Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko sekaligus. Kamu juga akan disediakan shuttle bus yang akan mengantarkan kamu mengelilingi situs-situs yang akan dituju. 

Nggak perlu diragukan lagi, Candi Ratu Boko memang tempat yang istimewa. Kamu boleh banget masukin tempat ini ke daftar wisata yang akan kamu kunjungi saat ke Yogyakarta nanti. Kalo itinerarynya udah dibuat, jangan lupa rencanakan juga tempat menginapnya. Ada banyak hotel RedDoorz yang lokasinya dekat Candi Ratu Boko. Buruan cek aplikasi RedDoorz dan pilih hotel yang kamu mau. 

Press Enter To Begin Your Search
×