Loading...

candi borobudur

Foto: Shutterstock

Candi Borobudur merupakan salah satu candi tertua di Indonesia. Keindahan serta kemegahannya bahkan sempat dinobatkan sebagai keajaiban dunia. Hingga saat ini Candi Borobudur selalu jadi destinasi wisata sejarah yang diburu turis lokal hingga mancanegara. Namun tahukah kamu bahwa sebelum berbentuk kokoh seperti sekarang, Candi Borobudur hanya berupa puing-puing reruntuhan bebatuan tua, lho. 

Fakta dan Sejarah Ditemukannya Candi Borobudur yang Mungkin Belum Kamu Tahu

Menikmati keindahan wisata Candi Borobudur nggak cukup hanya memandangnya saja. Borobudur menyimpan sejuta misteri dan kenangan masa lalu yang sangat kaya. Biar liburan kamu ke Candi Borobudur lebih bermakna mending disimak dulu info di bawah ini. 

Kapan dan siapa pendiri Candi Borobudur dibangun?

Untuk membangun candi yang begitu megah tentunya butuh waktu yang sangat lama. Pembangunan Candi Borobudur sendiri diperkirakan memakan waktu hingga ratusan tahun dan baru selesai pada masa pemerintahan Raja Samaratungga sekitar tahun 825. 

Candi Borobudur dibangun oleh siapa? Hal ini agak sulit dijawab karena sampai saat ini belum ditemukan catatan sejarah yang dengan pasti menjelaskan siapa yang membangun candi megah ini. Namun jika ditelisik, pada masa itu di sekitar Candi Borobudur bermukim Dinasti Syailendra yang menganut agama Budha oleh sebab itu Candi Borobudur sering dikaitkan dengan dinasti ini.

Namun, pada masa yang sama terdapat penganut ajaran Hindu juga yang tinggal di sekitar Candi Borobudur sehingga siapa yang membangun Candi Borobudur masih perlu diteliti lebih lanjut. 

Bagaimana Candi Borobudur ditemukan? 

Sejarah Candi Borobudur mulai menggema pada tahun 1811 ketika Thomas Stamford Raffles, seorang Gubernur Jenderal Belanda mendengar kabar adanya sebuah bangunan tua yang terkubur di dalam tanah sehingga menyerupai bukit. Bangunan itu terletak di dekat Desa Bumisegoro. Kemudian Raffles menyuruh seorang insinyur Belanda bernama Christian Cornelius untuk memeriksanya, akhirnya ditemukannya Candi Borobudur. 

Mengapa Candi Borobudur bisa terkubur di dalam tanah? 

candi borobudur

Foto: Shutterstock

Sampai saat ini tidak diketahui secara pasti mengapa Candi Borobudur bisa ditinggalkan penduduk hingga terkubur di dalam tanah selama berabad-abad. Saking lamanya ditinggalkan, candi ini tertutup tanah dan abu vulkanik hingga ditumbuhi pepohonan, persis seperti bukit. Peneliti memperkirakan penyebab Candi Borobudur ditinggalkan masyarakat karena adanya erupsi Gunung berapi dan beralihnya kepercayaan penduduk dari Budha ke Islam. 

Fungsi Candi Borobudur saat ini

Memang kita lebih mengenal Candi Borobudur sebagai tempat wisata, namun sebenarnya Candi Borobudur punya fungsi lain yang lebih sakral, lho. Saat ini Candi Borobudur berfungsi sebagai tempat ziarah umat Buddha di seluruh dunia. Candi Borobudur mengajarkan umat Budha untuk meninggalkan nafsu duniawi dan mencapai pencerahan dengan menjadi manusia yang bijaksana. 

Selama ziarah di Candi Borobudur, para penganut ajaran Budha harus melalui lorong dan tangga yang ada di area candi. Selama perjalanan itu pula mereka akan melihat 1.460 relief yang terukir indah di dinding-dinding candi. 

Nah, itu dia fakta seputar sejarah dan penemuan Candi Borobudur. Biar nggak penasaran mending kamu langsung aja melihat kemegahannya. Cobain wisata ke Candi Borobudur! Biar semakin mudah ke kawasan candi, kamu bisa cari hotel yang lokasinya di dekat Candi Borobudur. Kamu bisa temukan hotelnya di RedDoorz! Download aplikasi RedDoorz dan lakukan perjalanan yang tak terlupakan. 

Press Enter To Begin Your Search
×